SELEBRITI

Jadi Gajah Mada di Pembukaan Asian Games 2018, Maruli Tampubolon Minta Doa Keluarga

Senin, 20 Agustus 2018 13:15 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Maruli Tampubolon

Kapanlagi.com - Masih saja membekas dalam ingatan masyarakat Indonesia bagaimana kemegahan Pembukaan Asian Games 2018, Sabtu (18/8/2018). Berbagai pertunjukan pun disuguhkan dengan begitu menakjubkan. Salah satunya adalah saat pertunjukan kolosal.

Ya, dalam kolosal tersebut Maruli Tampubolon yang berperan menjadi Gajah Mada. Diketahui Gajah Mada adalah seorang patih dari Kerajaan Majapahit. Ia adalah sosok pemersatu bangsa lewat sumpahnya yang terkenal, Sumpah Palapa.

Maruli lakukan yang terbaik dan lakukan dengan maksimal menjadi sosok Gajah Mada. Ini adalah kebanggaan tersendiri baginya. Maka dari itu ia pun tak ingin mengecewakan semua yang telah mendukungnya.

1. Kekuatan Doa

Bahkan sebelum dirinya berangkat ke Stadion Gelora Bung Karno, ia meminta doa dari keluarganya, termasuk juga istri dan anaknya. Hal ini dilakukan agar restu yang mereka memberikan kelancaran baginya. Sebelum pertunjukan kolosal di mulai ia pun juga berdoa dan menyerahkan semuanya pada Tuhan.

"Istri dan anak pasti, karena itu spiritual. Sebelum berangkat saya minta doa ke bapak, ibu, abang, istri saya. Minta doa, saya senang dan saya resapi," ungkap Maruli Tampubolon ditemui di kantornya, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/8).

"Sebelum kapal datang, saya sudah di red form itu. Kita melihat itu, setelah Tulus nyanyiin Indonesia Raya. Gelap tapi semua cahaya terang, saya melihat itu lah puluhan ribu manusia. Di situ saya resapi dan berdoa, 'Tuhan tanpa kekuatanmu tidak akan terjadi. Saya hanya media dan refleksi dari kekuatanmu. Jadi pakailah aku untuk kekuatanmu', " lanjutnya.

2. Jadi Kebanggaan Tersendiri

Maruli Tampubolon selama ini dikenal sebagai salah satu penyanyi berbakat Tanah Air. Akan tetapi, ketika mengisi acara opening Asian Games 2018 yang digelar pada hari Sabtu (18/08) kemarin, ia justru menunjukkan hal yang berbeda dengan bermain teater.

"Kemarin adalah bagian yang menurut saya jadi kehormatan. Saya bisa memerankan seorang tokoh yang memiliki nilai historis yang tinggi di nusantara kita. Saya memerankan sosok Gajah Mada, sosok pemersatu saat nusantara terpecah belah dan lain sebagainya. Dengan keberadaan Gajah Mada bisa pemersatu bangsa," ujar Maruli Tampubolon, saat ditemui di kantornya, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/8).

Untuk bisa maksimal memerankan tokoh Gajah Mada, Maruli harus melakukan pendalaman karakter. Selain itu, ia juga latihan berkali-kali dengan tim koreografer dan dancer.

"Dilihat Head Talent yang ada, dari artis-artis Indonesia yang kepilih, saya paling banyak latihannya, 15 kali lebih. Dari mulai latihan di lapangan bola, bukan lapangan GBK sampai ke GBK nya. Ketemu koreografer Indonesia ternama seperti Denny Malik dan crew lainnya, ada tim dancer, ada anak muda dari berbagai SMA pilihan," jelasnya.

 

3. Terpilih Tanpa Proses Casting

Selain merasa terhormat karena memerankan tokoh Gajah Mada, Maruli Tampubolon patut berbangga karena dirinya didapuk langsung oleh sang creative director, Wishnutama. Padahal menurut Maruli, ada beberapa aktor kenamaan Indonesia yang memiliki potensi untuk berperan sebagai Gajah Mada.

"Mungkin itu suatu kebanggaan yang tidak bisa diungkapkan. Saya langsung dipilih, tidak ada casting. Pertimbangannya saya tidak mengerti kenapa mas Tama bisa pilih saya. Tapi saya mendapatkan itu, saya dalami dan merasakan bagaimana jadi pemersatu bangsa. Gimana karakter orang yang bisa menyampaikan sumpah secara lantang di depan ribuan orang. Tidak boleh memiliki keraguan di situ. Karena dari tutur bahasa, gerak tubuh itu membuat kita dipercaya," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING