Kabar Terbaru Anak Bungsu Shireen Sungkar & Teuku Wisnu, Rutin Terapi 5 Kali Seminggu

instagram.com/shireensungkar
Kapanlagi.com - Shireen Sungkar membagikan kondisi terbaru putri bungsunya, Cut Shafiyyah Mecca Al Fatih, yang didiagnosis mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD). Ia menjelaskan bahwa Shafiyyah saat ini menjalani terapi intensif secara rutin demi mendukung tumbuh kembangnya.
"Ya terapi aja, seminggu lima kali terapinya ya. Dijalani aja, Allah tahu yang terbaik," ujar Shireen Sungkar saat ditemui di Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).
Shireen menyebut terapi dilakukan konsisten setiap minggu. Selain membahas penanganan, ia juga menuturkan perkembangan yang kian positif dari waktu ke waktu dan mengajak publik mendoakan agar terapi yang dijalani memberi manfaat.
Advertisement
1. Terapi Intensif Lima Kali Sepekan
Cut Shafiyyah Mecca Al Fatih merupakan anak bungsu dari pasangan Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu. Setelah didiagnosis ASD, Shafiyyah menjalani program terapi yang terstruktur dan intensif.
Menurut Shireen, jadwal terapi dilaksanakan konsisten setiap minggu dengan frekuensi lima kali sepekan. Komitmen pada rutinitas ini dijaga untuk mendukung proses tumbuh kembang sang anak.
"Insya Allah perkembangannya banyak banget, aku bersyukur sama Allah juga banyak banget perkembangannya makin bagus. Mohon doanya aja mudah-mudahan bermanfaat," katanya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Penyesuaian Menu: Shafiyyah Picky Eater
Di luar sesi terapi, Shireen juga menyesuaikan pola makan harian Shafiyyah. Kebiasaan makan sang putri disebut berbeda dibandingkan dua kakaknya, Adam dan Hawa.
"Adam sama Hawa itu kalau Shafiyyah kan emang picky eater banget ya. Kalau Adam sama Hawa itu lebih kayak nyerahin ke aku sih. Paling kadang-kadang request, 'Mami aku mau ini, aku mau ikan ya'," katanya.
"Tapi kalau bumbunya aku mau dipilihin apa terserah Maminya. Shafiyyah yang picky eater, makannya beda sendiri dia. Jadi dia nggak bisa lunch box kayak kakak-kakaknya, karena kan dia picky eater banget, bumbunya harus yang kering, beda-beda sedikit," sambung Shireen.
Penyesuaian tersebut membuat Shireen menyiapkan menu yang berbeda untuk Shafiyyah agar sesuai dengan preferensi dan kebutuhannya.
3. Memberi yang Terbaik untuk Anak
Kondisi Shafiyyah yang picky eater membuat menu harian disiapkan secara terpisah. Shireen menekankan bahwa langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sang anak.
Ia menyebut penyesuaian itu tidak menjadi beban selama semuanya ditujukan bagi kebaikan putrinya.
"Mencoba untuk kasih yang terbaik aja, karena setiap Ibu pasti tahu yang terbaik buat anaknya. Dan semuanya nggak bisa dikomparasi, pasti semuanya yang terbaik buat anaknya," pungkas Shireen.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng

- Update DangdutRobi DA7 & Dewi Hani Jayanti Rilis Duet 'Aku Terjatuh'











































