SELEBRITI

Kenang Kebaikan Ani Yudhoyono Semasa Hidup, Emil Dardak Berdoa Agar SBY Tabah

Minggu, 02 Juni 2019 10:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Emil Dardak © dok.pri/Agung Dien

Kapanlagi.com - Kenang Ani Yudhoyono, Emil Dardak Mengaku Kagum dan Berdoa Agar SBY Tabah

Kepergian Ani Yudhoyono membuat Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak merasa sangat kehilangan. Ia mengenang sosok Ani sebagai pendamping SBY yang bisa mencairkan suasana.

"Kalau rapat nggak ada bu Ani dan hanya ada pak SBY saja, mungkin akan tegang banget," ujar Emil ketika ditemui di Lanud Halim Perdana Kusuma, Sabtu (1/6).

Suami artis Arumi Bachsin ini pun mengenang momen terakhirnya dengan Ani yang berlangsung beberapa bulan lalu. Kala itu Ani sudah dinyatakan terkena sakit kanker dan dirawat di Singapura.


 

1. Komunikasi Terakhir Emil dengan Ani

Mengetahui bahwa Emil Dardak terpilih menjadi Wagub, Ani menyampaikan selamat. Ucapan tersebut disampaikan melalui video call dari Singapura.

"'Selamat Mas Emil, maaf saya tidak bisa hadir di pelantikan'. Saya bilang, 'Makasih'. Beliau ingat betul," ujar Emil yang sebelum melayat ke Jakarta sempat melakukan salat jenazah gaib dari Jawa Timur untuk mendiang bu Ani.

Kenang Sosok Ani

Di mata Emil, Ani adalah sosok istri yang memiliki kepedulian tinggi. Ani selalu mendukung perjuangan suami dan anak-anak serta kader partai.

"Sangat ramah kepada siapapun, energik. Sosok menginspirasi untuk kita semua. Tak lepas dari kekurangan, tapi sangat inspiratif. Jadi catatan positif ya," kenang Emil.


2. Romantisme SBY dan Ani di Mata Emil

Kisah romantis Ani dan SBY pun menjadi sorotan Emil. Ia kagum pada romantisme pasangan yang menjadi salah satu keluarga teladan di Indonesia ini.

"Itu yang nohok banget. Gimana gitu, pak SBY selalu nemenin dia. Karena semua lihat ya, ditemenin pakai kursi roda, juga sama mantunya. Momen itu jadi insprasi masyarakat Indonesia bahwa keluarga adalah segalanya. Siapapun yang kita cintai, jangan nunggu besok untuk mengapresiasikan, karena kapan saja bisa dicabut (nyawanya). Saya juga merasakan, adik saya meninggal tiba-tiba, lansgung pulang (ke Tuhan). Saya lihat pak SBY memaksimalkan momen terakhirnya. Tadi katanya sebelum peti ditutup kalau bisa dicium sekali lagi. Wow, baca berita gitu saya laki-laki, tentunya trenyuh sekali. Terutama SBY sebagai suami. Semoga kehilangan ini membuat pak SBY mengambil hikmah dan mendapatkan yang terbaik dari Allah," tukasnya.

(kpl/far/phi)

Reporter: Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING