Kronologi Arafah Diduga Ditipu Ratusan Juta Saat Beli Mobil Bekas

Jum'at, 07 Juli 2017 15:15 Penulis: Ahmat Effendi
Kronologi Arafah Diduga Ditipu Ratusan Juta Saat Beli Mobil Bekas Arafah Rianti ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Stand up comedian Arafah Rianti dikabarkan menghadapi masalah penipuan ketika membeli mobil bekas. Bersama kakaknya, cewek berusia 19 tahun itu baru saja membeli mobil dari seorang wanita bernama Kima Melati pada bulan Maret 2017 lalu.

Namun setelah melunasi harga sesuai yang disepakati, BPKB mobil yang dibeli Arafah tidak kunjung diberikan. Bahkan setelah diselidiki, ternyata BPKB mobil itu tengah digadadaikan di satu leasing.

"Kronologi Arafah membeli Mobil Mobilio 2014. Setelah dibayar, BPKB sampai hari ini belum diserahkan. Kami sudah berusaha meminta BPKB tersebut. Sudah dibayar, rupanya itu ada di leasing Buana. Sudah kami telepon leasingnya untuk klarifikasi, rupanya belum ditebus. Uang yang sudah dibayarkan 138 juta, belum dibayarkan ke leasing tersebut. Ternyata uangnya dipakai buat usaha," ujar Henry Indraguna, kuasa hukum Arafah di kawasan Permata Hijau, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/7).

Beli mobil bekas secara online, Arafah tidak segera mendapatkan BPKB. ŠKapanLagi.com/Agus ApriyantoBeli mobil bekas secara online, Arafah tidak segera mendapatkan BPKB. ŠKapanLagi.com/Agus Apriyanto

Karena BPKB mobil tidak juga diberikan, pihak pengacara Arafah menyebut ada dugaan penggelapan dana dan juga penipuan dalam proses jual beli itu. Saat ini pihak Arafah telah memberikan somasi sebelum melangkah ke proses pelaporan. "Dugaan di sini yaitu pasal 372 (penggelapan) dan 378 KUHP (penipuan)," ujarnya.

Arafah pun curhat bagaimana Kima tidak segera memberikan BPKB mobil tersebut setelah dibayar. Hingga saat ini Arafah dan kakaknya telah mengeluarkan setidaknya Rp 138 Juta dalam 3 bulan. 

"Arafah beli mobil bekas. Pembayaran pertama nggak dikasih, kedua juga nggak dikasih, eh ketiga BPKB nggak dikasih. Sampai berbulan-bulan akhirnya nggak dateng juga," tuturnya. 

"Pembayaran pertama Rp 38 juta untuk DP 20/3/2017 kepada Kima Melati.
Seminggu kemudian transfer 55 Juta. Ketiga pada 17 April 45 juta. Jadi total yang sudah dibayarkan Rp 138 juta rupiah untuk Mobilio tahun 2014. Kami sudah menghubungi Buana Finance. Mereka bulang kalau mau dilunasi jumlahnya Rp 103 Juta Rupiah mobilnya. Padahal sudah Rp 138 juta dibayar," tandas sang pengacara. 

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli

REKOMENDASI
TRENDING