SELEBRITI

Pernikahan dengan Denny Sumargo Batal, Dita Soedarjo Tinggalkan Gaun di Tex Saverio

Senin, 17 Desember 2018 19:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Dita Soedarjo dan Denny Sumargo ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Setelah melangsungkan lamaran pada 4 Agustus 2018 lalu, Dita Soedarjo dan Denny Sumargo langsung mempersiapkan keperluan pernikahan mereka. Gedung sudah dipesan, demikian pula dengan gaun pernikahan.

Ketika rencana tersebut batal, Denny dan orangtua Dita langsung mengurus soal sewa gedung. Lalu bagaimana nasib gaun pernikahan Dita yang kabarnya sudah hampir jadi itu.

"Bajunya saya tinggalin tuh di desainernya. Tex Saverio sama Yogi," ujar Dita ketika jumpa pers soal batalnya pernikahan mereka, Minggu, (16/12).

1. Undangan Belum Jadi

Selain gedung dan gaun, Denny dan Dita tidak banyak mengurus hal lain. Dan sampai detik ini, mereka belum mencetak undangan pernikahan.

"Kebetulan kita belum bikin undangan," ujar Denny.

"Dia belum liat aja. Aku udah bikin contohnya," sahut Dita.


2. Sepakat Putus

Keputusan Denny dan Dita untuk berpisah menjadi kesepakatan bersama. Namun Denny lah yang membuat pilihan dan kemudian disepakati Dita.

"Akhirnya aku mutusin. Aku ngobrol ke Dita. Alot sih. Tapi akhirnya kita sama pada satu kesepakatan bahwa, sudahlah. Bahwa kita harus putus. Lagipula kita kan masih bisa berteman. And saya senang sekali ketika hubungan walau sudah selesai, gak harus musuhan dong," ujar Denny.

Meski demikian ia tetap kecewa, dan merasa bahwa telah gagal mendapatkan pendamping yang ia idamkan. "Sebagai laki-laki saya menganggap diri saya nggak mampu. Anak ini sangat tepat untuk perjalanan hidup saya. Tapi kok gak ketemu, gitu," tukasnya.

 

3. Denny: Salahkan Saya

Tidak sedikit yang memberikan dukungan kepada Denny Sumargo dan Dita Soedarjo agar kembali bersatu. Namun Denny dan Dita sudah mantap untuk mengakhiri pertunangan mereka, dan sudah berpamitan kepada keluarga masing-masing.

Menurut Denny, dirinyalah penyebab bubarnya hubungan yang tinggal selangkah menuju pernikahan tersebut. Tetapi tak ada yang disesali, baik oleh Denny maupun Dita.

"Sebenarnya yang harus lebih disalahkan ke saya sih. Karena saya yang harus lebih mengambil keputusan. Dita ini sebenarnya sudah sangat lebih cukup baik lah buat saya. Cuma ada beberapa jal yang saya tidak akan jabarnya, karena jatuhnya udah pastinya nyerempet ke mana-mana. Dan saya penginnya perjalanan kami ini, Dita punya perjalanan yang indah tanpa kita harus saling mengecilkan dan menjatuhkan. Akhirnya kita malah bersepakat di situ. Dan itu aneh. Harusnya kan kita bersepakat untuk...(tidak dilanjutkan). Tapi gapapa, karena...," ujar Denny.

(kpl/aal/phi)

Reporter: Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING