CLOSE

Said 'Bajuri' Akan Selalu Siap Untuk 'BAJAJ BAJURI'

Kapanlagi.com - Tampang Arab satu-satunya di sitkom Bajaj Bajuri, tak pelak membuat wajah Said sangat familiar bagi para pecinta Bajaj Bajuri. Maka tak heran, dirinya sekarang punya embel-embel nama baru, menjadi Said Bajuri. Sitkom Bajaj Bajuri, diakui olehnya membawa berkah.

"Makanya, selama penonton masih ingin melihat Bajaj Bajuri, saya selalu siap," ujar Said, saat disambangi di acara pembukaan 'Turnamen Futsal City Cup 2006', di bilangan Duren Sawit, Jaktim, (22/6).

"Tentunya keinginan penonton harus diimbangi dengan peningkatan kualitas," kata Said. Rupanya lelaki berpostur tinggi besar ini, mengerti betul akan sebuah mutu dari tayangan. Kalau tidak ada kualitas, pasti akan ditinggal penonton. Dan tentu akan berpengaruh juga pada karir bintang-bintang pendukungnya.

"Tapi rejeki tak akan lari kemana. Kalau sudah rejeki, dia akan datang, tapi kalau belum rejeki, dikejar sampai rontok rambut belum tentu dapat," selorohnya.

Apa yang dikatakan Said tak lebih merupakan bagian dari perjalanan hidupnya. Sebelum direkrut di Bajaj Bajuri, nasib Said belum tentu semujur ini. "Maka syukur dan ucapan Alhamdullillah, aku selalu panjatkan," ungkapnya serius.

Dan kemujurannya ini tidak membuat Said lantas besar kepala. Dia masih ingat dengan masa susahnya. Untuk itu dia mencoba untuk usaha lain dengan modal yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Said berjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga, semacam sembako di Rawamangun.

Tak hanya berhenti situ, ia juga membuka warung makan 'Tenda Casablanca'. "Isinya kebab, sate sampai 'the poci'. Tapi tidak ada sate unta," jelasnya berseloroh.

Dari semua usaha Said itu, satu hal yang tak pernah dia lupakan, membantu orang tua. Karena menurutnya itu sebuah kewajiban.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(wwn/bun)

Rekomendasi

Trending