CLOSE

Syaharani Nangis Tak Bisa Ikuti Sinden Tarian Gandrung Banyuwangi

Syaharani © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Selain keindahan dan keramahan Banyuwangi, Syaharani juga terpukau dengan keunikan musik dari kota di ujung timur Pulau Jawa itu. Semisal, musik jazz, di sana mempunyai ciri yang berbeda dengan tempat-tempat lain. "Jazz itu fashion di sana, karena banyak campuran di dalamnya. Ada Bali, Indonesia Timur namun tetap mengedepankan budaya lokal," katanya di Jakarta, Sabtu (8/3). Syaharani mengaku sempat menangis karena tidak bisa mengikuti suara sinden yang ada dalam tarian Gandrung Banyuwangi.

Syaharani © KapanLagi.com/DeniSyaharani © KapanLagi.com/Deni
"Sempat juga lihat tarian Gandrung. Saya sempat nangis karena nggak bisa ngikuti sindennya. Cengkok suaranya yang beda. Pola yang nggak bisa saya ikuti. Keren," katanya kagum. Kehadiran Syaharani bersama Queenfirework di Banyuwangi beberapa waktu lalu terkait pembuatan video klip Morning Coffee, salah satu single di album Selalu Ada Cinta.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/dis/dar)

Rekomendasi

Trending