CLOSE

Zul Zivilia Anjurkan Polisi Untuk Bertindak Lebih Tegas

Zul Zivilia Foto: Budi

Kapanlagi.com - Pelantun tembang Aishiteru, Zul mengungkapkan bahwa dia sangat prihatin dengan tindak kekerasan di Indonesia yang semakin merajalela saat ini, seperti kejadian Ampera yang hingga mengakibatkan 5 orang tewas.

"Saya prihatin banget karena setiap hari tindak kekerasan di Indonesia semakin merajalela. Kita enggak tahu apa kurang personil polisi, atau kesadarannya masyarakat yang kurang," ujarnya saat ditemui di studio Penta, Jakarta Barat, Rabu (29/9).

“Sebenarnya Polisi harus bertindak harus lebih tegas lagi ya. Sebelum terjadi korban harus bertindak lagi lebih tegas lagi dan Polisi juga harus berhati-hati dalam menindak pelaku kriminalitas.„


Aksi premanisme serta kerusuhan yang marak belakangan ini menurut Zul terjadi karena faktor ekonomi dan kurangnya lapangan pekerjaan hingga membuat pengangguran saat ini bertambah.

"Kalau menurut saya ini terjadi karena faktor ekonomi sekarang pengangguran semakin bertambah, saya ingat waktu di Jepang. Kebetulan di sana banyak banget lapangan kerjanya sehingga angka kriminalitas berkurang," terangnya.

Untuk mengurangi korban yang dikhawatirkan akan bertambah, Zul menganjurkan Polisi harus bertindak lebih tegas lagi namun juga berhati-hati dalam menindak pelaku kriminalitas.

"Sebenarnya Polisi harus bertindak harus lebih tegas lagi ya. Sebelum terjadi korban harus bertindak lagi lebih tegas lagi dan Polisi juga harus berhati-hati dalam menindak pelaku kriminalitas," urainya

Vokalis Zivilia Band juga menambahi agar masyarakat jangan terlalu mengkritik kinerja polisi terus-menerus.

"Masyarakat juga jangan terlalu sering mengritik polisi karena polisi akhir-akhir ini tidak bisa bertindak juga karena serba salah. Jadi biarlah kita bersama-sama saling menahan diri biarlah penegak hukum polisi yang menindak," imbuhnya.

Penyanyi asal Kendari ini juga memberikan saran untuk mengantisipasi kejadian ini agar patroli lebih ditingkatkan dan dibantu peran serta dari masyarakat juga orang-orang yang dituakan.  

(kpl/buj/faj)

Rekomendasi

Trending