Sinopsis 'CINTA KEDUA' Episode 46 Tayang Jumat, 11 Mei 2018

Jum'at, 11 Mei 2018 15:35 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis 'CINTA KEDUA' Episode 46 Tayang Jumat, 11 Mei 2018 Dude Harlino (Credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Sania menyindir Berlian, ia bilang “Jadi karyawan kepercayaannya Ilham dan Mutiara, ternyata mata matanya Reno? Hm, gimana kira-kira kalau Mutiara tau soal ini ya?”. Mendengar itu Berlian malah balik mengancam Sania. “Sebenernya aku malah lagi mikir pertanyaan lain Sani. Gimana kira-kira kalau Polisi tahu bahwa kamu udah sekap Ilham di Singapore dan di Jakarta? Kamu bakal mendekam di penjara Sania” tukas Berlian.

Sania geram, ia tak menyangka Berlian berani mengancamnya. “Apa mau kamu sebenernya, Berlian?! Kenapa kamu lakuin ini?!” lolong Sania. Sania dengan tegas mengatakan “Aku punya alasan yang nggak bisa aku ceritakan ke kamu, tapi yang jelas, kita punya kepentingan yang sama. Memisahkan ilham dan Mutiara. Jadi aku rasa, sebaiknya kita bekerja sama”.

Reno membuang bakso pesanan Mutiara dengan dalih bahwa itu makanan tidak sehat.Reno membuang bakso pesanan Mutiara dengan dalih bahwa itu makanan tidak sehat.

Sementara kedua orang itu saling mengancam, Mutiara sedang sibuk di toko. Tak berselang lama, datanglah Reno. Ia datang sembari membawa buah, sayur, dan vitamin untuk Mutiara. Kedatangan Reno tidak disambut baik oleh Mutiara, ia malah meminta Arman untuk mengusir Reno. Tentu saja, Reno menolak pergi.

Kemudian seorang tukang bakso masuk toko. Ia mengantarkan semangkuk bakso pesanan Mutiara. Melihat itu, Reno berang. Ia lantas membuang bakso itu sambil bilang “Kamu nggak boleh makan kayak gini lagi, banyak micin! Nggak sehat. Ini kamu sarapan apel aja!”. Seorang pelanggan yang tengah berbelanja memuji Reno. Ia bilang bahwa Reno adalah seorang suami yang perhatian sekali.

Mutiara bersedih dengan kelakuan Reno. Ia jadi teringat Ilham yang selalu lemah lembut terhadapnya.Mutiara bersedih dengan kelakuan Reno. Ia jadi teringat Ilham yang selalu lemah lembut terhadapnya.

Mendengar itu Mutiara bertambah geram. Ia mengusir Reno lagi. Akhirnya Reno pergi sambil meninggalkan semua buah dan vitamin untuk Mutiara. Padahal Mutiara sendiri juga nggak mau menerima pemberian Reno itu.

Di tempat lain, Ilham tengah bersedih. Ia yang duduk di teras sendirian tetiba dihampiri oleh Wanda. Wanda membawakan sarapan. Melihat Ilham yang murung, Wanda memberi simpati. Ilham akhirnya bercerita bahwa ia merindui istrinya. “Saya sedih. Saya kangen. Saya ingin ketemu dia. Ingin peluk dia, tapi saya nggak bisa lakuin itu karena saya nggak ingin dia tau kalo saya masih hidup” papar Ilham sendu. Sampai kapan rindu Ilham akan bertahan?

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING