'BANGKAI BERNYAWA' Serial Misteri Baru di TPI
Kapanlagi.com - Berangkat dari cerita-cerita yang pernah didengar di masyarakat, sebuah sinetron terbaru dari Lunar Jaya Film kini hadir. Ceritanya yang sederhana, ternyata menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih secara tidak langsung sinetron yang bertajuk BANGKAI BERNYAWA ini sarat dengan pesan moral yang patut untuk diketahui.
Sinetron berdurasi 90 menit ini tayang perdana di TPI pada Rabu, 19 Januari 2005 pada pukul 19.30 WIB. Skenarionya ditulis oleh S.Dalimunthe dan disutradarai oleh Purnomo A.Chakil yang sebelumnya juga sukses menggarap sinetron misteri JANTUNG PISANG BATU.
Sinetron ini dibintangi sejumlah bintang-bintang baru diantaranya yakni M Ridwan Muslan (sebagai Nurdin), Suci Hangga Wijaya (Ipah), Sintha Muin (Ibu Nurdin), Ki Kusumo (Kyai Bahar), Yoes Astawan YS (Pak Sakir), Tono Sakapati (Maman), Jaya Noin (Jaja), Teguh Bule (Parlan) dan masih banyak lagi.
Nurdin seorang pria yang ulet dan pandai dalam berbisnis. Semua bisnis yang ditanganinya selalu saja berhasil. Tapi sayang kepandaian Nurdin dalam berbisnis tidak diiringi oleh moral yang baik. Dalam berbisnis, Nurdin selalu melakukan tindakan yang tidak terpuji yaitu dengan cara berdusta.
Advertisement
Bahkan dalam kehidupan sehari-hari pun Nurdin seringkali berdusta. Pada istri dan orang tuanya Nurdin juga tidak segan-segan berdusta. Karena sudah dikenal suka berdusta, lama kelaman para rekan bisnis Nurdin pun mulai menjahuinya hingga kehidupan Nurdin makin lama makin susah.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari Nurdin dan istrinya membuka warung sayur dan sembako. Meski hidupnya susah, kebiasan Nurdin berdusta tidak juga hilang. Bahkan agar lebih meyakinkan, Nurdin berdusta dengan menyebut nama Allah. Setiap kali Nurdin bersumpah demi Allah dia merasa tidak berdusta, hukuman Allah pun datang kepadanya.
Berbagai musibah secara beruntun menimpanya. Dari mulai mulutnya tidak bisa bicara, tangannya patah, badannya lumpuh sampai akhirnya perutnya busung dan menggeluarkan bau yang sangat busuk. Sudah berbagai cara dilakukan untuk mengobati Nurdin namun penyakitnya tidak sembuh juga. Keadaan Nurdin sangat mengenaskan. Kesadarannya pun perlahan hilang. Dalam keadaan mati suri, arwah Nurdin mendatangi orang-orang yang pernah dibohonginya untuk meminta maaf. Namun orang-orang tidak mau memaafkannya. Arwah Nurdin gentayangan tidak tentu arah. Mau masuk kembali ke tubuhnya yang masih bernyawa dia tidak bisa. Arwah Nurdin menangis histeris untuk menyesali perbuatannya. Suaranya sangat menyayat hati membuat orang-orang kampung menjadi takut.
Suatu hari seorang ustad datang menjenguk Nurdin. Melihat keadaan Nurdin yang sangat menyedihkan, ustad menyuruh istri Nurdin untuk mendatangi orang-orang yang pernah dibohonginya guna minta maaf. Walaupun mengalami banyak kesulitan, caci maki dan rintangan akhirnya orang-orang yang pernah dibohongi Nurdin mau juga memaafkannya.
Setelah itu, arwah Nurdin pun masuk kembali ke jasadnya dan dia pun meninggal dengan tenang. Namun begitu ia meningal dari dalam perutnya cairan yang sangat bau membuat orang-orang tidak ada yang mau mendekati mayatnya. Akibatnya tidak ada yang mau memandikan jenazah Nurdin. Selama tiga hari mayat Nurdin dibiarkan begitu saja. Istri Nurdin sangat sedih. Suara erangan dan tangisan Nurdin kembali menghantui kampung.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(dst/erl)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor










































