Hamidah Rachmayanti Klarifikasi Soal Lesti, Minta Maaf ke Izara Aishah
Hamidah Rachmayanti buka suara usai namanya terseret dalam momen konser Siti Nurhaliza di Malaysia. Ia disebut sebagai bagian dari tim Lesti Kejora yang bersikap tidak ramah kepada keluarga Siti.
Lewat akun Threads, Hamidah menyampaikan klarifikasi setelah Lesti lebih dulu menjelaskan bahwa pihak yang dimaksud bukan anggota timnya dan Lesti tidak berada di lokasi saat kejadian. Hamidah juga menyampaikan permintaan maaf kepada Izara Aishah.
Hamidah mengawali klarifikasi dengan menyebut dirinya tak ingin gegabah merespons karena khawatir masalah melebar. Ia mengaku sudah mencoba menghubungi Izara lewat pesan langsung Instagram namun belum mendapat balasan, dan tak bisa mengirim pesan melalui Threads. “Bismillah karna sepertinya impactnya akan besar, sebisa mungkin aku tidak ingin gegabah dan niatku ini tidak ingin menjadi kesalapahaman berkepanjangan,” tulisnya.
Ia menegaskan tak berniat membawa perkara ini ke ranah publik. Namun, Hamidah merasa perlu menjelaskan setelah melihat Lesti menerima hujatan atas kejadian yang menurutnya tidak diketahui sang penyanyi. Dalam dokumen kronologi yang dibagikan, ia juga menyampaikan permintaan maaf apabila dirinya memang orang yang dimaksud Izara. “Jika saya adalah orang yang Kak Izara maksud, saya dengan tulus meminta maaf jika ekspresi wajah saya saat itu membuat Kakak merasa tidak nyaman. Tidak pernah ada niat dari saya untuk bersikap tidak sopan atau membuat Kak Izara merasa tidak dihargai,” ungkapnya.
Menurut penuturannya, momen itu terjadi ketika Lesti mengajaknya masuk ke ruang VIP untuk berfoto dan menyapa Siti Nurhaliza. Hamidah datang sebagai tamu undangan dan teman, bukan staf Lesti. Ia masuk bersama putra Lesti yang digendong suaminya, sementara dirinya berjalan tepat di belakang. Saat hendak masuk, putra Lesti mencoba menyapa Izara. Seorang pengawal di dekatnya disebut berkata tegas, “Tak boleh sentuh,” sebelum Izara kemudian, menurut ingatannya, menyampaikan bahwa anak Lesti diperbolehkan dalam situasi tersebut.
Hamidah mengaku sempat terkejut dan khawatir kehadiran mereka disalahartikan sebagai upaya memasuki area VIP tanpa izin. Karena merasa sungkan, ia memilih tidak terlalu menatap ke arah Izara, sementara suaminya tetap berusaha menyapa dan berbincang. Ia lalu duduk agak menjauh di tangga karena merasa sangat lelah dan sedang hamil trimester pertama. Hamidah membutuhkan sandaran untuk duduk dan merasa tidak enak jika harus duduk di area VIP. Tak lama, Lesti kembali memanggil mereka untuk berfoto. Ia pun kembali meminta maaf bila perilaku atau ekspresi wajahnya membuat Izara merasa tidak nyaman serta berharap masalah selesai lewat komunikasi dan saling memahami.
Selain memaparkan kronologi, Hamidah berharap persoalan ini tak merusak hubungan baik masyarakat Indonesia dan Malaysia. Ia mengingatkan pentingnya tabayyun atau memastikan kebenaran informasi sebelum menarik kesimpulan. Selama di Malaysia, ia juga merasakan banyak kebaikan dan kehangatan dari masyarakat setempat. Dalam unggahan lainnya, Hamidah menyebut dirinya berusaha ramah kepada siapa pun yang menyapa, dan meminta maaf jika pernah tak menyadari keberadaan orang atau tak sempat membalas sapaan. “Sebagai manusia biasa, aku mencoba sebisa mungkin bisa baik dan ramah untuk siapa aja yg menyapaku tanpa pandang bulu. bahkan mungkin tak jarang aku sapa duluan kl memang aku rasa aman bagiku menyapa orang itu. aku usahakan untuk bisa berbagi senyuman bagi siapapun yg membutuhkan senyumanku,” tulis Hamidah.