8 Kombinasi Tanaman Daun dan Bunga untuk Membuat Teras Kecil Terasa seperti Taman

Kapanlagi.com - Teras berukuran kecil bukan alasan untuk membatasi keinginan memiliki taman yang cantik dan asri. Area yang tidak terlalu luas tetap bisa disulap menjadi sudut hijau yang menyenangkan melalui penataan tanaman yang tepat. Salah satu caranya adalah memadukan tanaman daun dengan tanaman bunga agar tampilannya lebih berwarna dan tidak monoton.

Kombinasi kedua jenis tanaman tersebut dapat menciptakan kesan taman yang lebih hidup. Tanaman daun menghadirkan variasi warna, bentuk, dan tekstur, sedangkan tanaman bunga memberikan sentuhan cerah yang mampu menarik perhatian. Perpaduan ini juga membuat teras terlihat lebih menarik meskipun hanya menggunakan beberapa pot.

Agar hasilnya maksimal, pilih tanaman yang memiliki kebutuhan cahaya dan penyiraman relatif serupa. Perhatikan pula ukuran tanaman serta penempatan pot supaya teras tidak terasa penuh. Berikut delapan kombinasi tanaman daun dan bunga yang bisa menjadi inspirasi untuk menghadirkan suasana taman di teras kecil.

Advertisement

1. Aglaonema dan Bunga Impatiens

Aglaonema dan Bunga Impatiens (Foto: AI Generated)

Aglaonema memiliki daun dengan corak menarik, mulai dari perpaduan hijau dan putih hingga merah muda. Tanaman hias ini cocok dijadikan elemen utama untuk mempercantik teras yang tidak mendapatkan banyak sinar matahari langsung. Bentuk daunnya yang rimbun juga memberikan kesan segar pada sudut ruangan terbuka.

Untuk melengkapinya, letakkan bunga impatiens di pot berukuran lebih kecil. Bunga ini memiliki pilihan warna cerah seperti merah, merah muda, putih, dan ungu. Keduanya dapat ditempatkan di area teduh dengan cahaya terang tidak langsung sehingga cocok untuk teras yang terlindung dari paparan matahari terik.

2. Sirih Gading dan Bunga Tapak Dara

Sirih Gading dan Bunga Tapak Dara (Foto: AI Generated)

Sirih gading memiliki daun berbentuk hati dengan corak hijau dan kuning yang membuat tampilannya terlihat menarik. Batangnya dapat dibiarkan menjuntai dari pot gantung atau rak tanaman sehingga membantu memanfaatkan ruang vertikal di teras kecil. Tanaman ini juga relatif mudah dirawat dan dapat tumbuh baik di tempat dengan cahaya terang tidak langsung.

Sebagai pasangan, bunga tapak dara bisa memberikan sentuhan warna melalui kelopak merah muda, putih, atau ungu. Berbeda dari sirih gading yang lebih menyukai cahaya tidak langsung, tapak dara membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk berbunga optimal. Karena itu, keduanya sebaiknya menggunakan pot terpisah dan ditempatkan sesuai kebutuhan cahaya masing-masing.

3. Keladi Hias dan Bunga Begonia

Keladi Hias dan Bunga Begonia (Foto: AI Generated)

Keladi hias dikenal karena bentuk daunnya yang menyerupai hati dengan kombinasi warna unik. Beberapa varietas memiliki perpaduan hijau, merah muda, putih, hingga merah yang membuatnya tampak seperti tanaman dekoratif alami. Kehadirannya dapat menjadi daya tarik utama pada teras yang memiliki area teduh.

Padukan keladi dengan begonia berbunga untuk menghadirkan tampilan yang lebih berwarna. Begonia memiliki bunga kecil hingga sedang dengan pilihan warna merah, merah muda, dan putih. Keduanya dapat menjadi kombinasi menarik untuk teras yang terlindung dari matahari langsung, selama media tanam tetap lembap tetapi tidak tergenang air.

4. Puring dan Bunga Kertas Mini

Puring dan Bunga Kertas Mini (Foto: AI Generated)

Puring mempunyai daun dengan perpaduan warna hijau, kuning, jingga, dan merah. Variasi warna tersebut membuatnya tetap menarik meskipun tidak sedang berbunga. Tanaman ini cocok dijadikan penghias teras yang mendapatkan sinar matahari cukup agar warna daunnya berkembang dengan baik.

Untuk memberikan sentuhan bunga, tambahkan bunga kertas mini atau bougainvillea kerdil dalam pot tersendiri. Bunganya memiliki warna mencolok seperti merah muda, ungu, dan putih. Kedua tanaman ini sama-sama menyukai cahaya matahari yang cukup, sehingga bisa ditempatkan berdekatan pada area teras yang terbuka.

5. Lili Paris dan Bunga Petunia

Lili Paris dan Bunga Petunia (Foto: AI Generated)

Lili paris memiliki daun panjang dan ramping dengan garis putih di bagian tengah atau tepinya. Bentuk daunnya yang menjuntai membuat tanaman ini cocok ditempatkan di pot gantung maupun rak bertingkat. Kehadirannya memberikan variasi bentuk yang menarik sekaligus membuat penataan tanaman di teras kecil terasa lebih dinamis.

Di sampingnya, petunia dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan bunga berwarna cerah. Tanaman ini memiliki bunga berbentuk terompet dengan warna merah muda, ungu, putih, hingga kombinasi beberapa warna. Namun, petunia membutuhkan sinar matahari langsung selama beberapa jam agar rajin berbunga, sedangkan lili paris lebih fleksibel terhadap kondisi cahaya. Gunakan pot terpisah dan sesuaikan penempatannya.

6. Paku-pakuan dan Bunga Peace Lily

Paku-pakuan dan Bunga Peace Lily (Foto: AI Generated)

Tanaman paku-pakuan, seperti pakis Boston, memiliki daun kecil yang tumbuh rapat dan menjuntai. Bentuknya memberikan kesan rimbun sehingga cocok untuk menciptakan suasana taman yang lebih alami. Tanaman ini juga dapat ditempatkan di pot gantung agar tidak banyak memakan ruang lantai.

Untuk melengkapi tampilannya, gunakan peace lily yang memiliki daun hijau mengilap dan bunga putih menyerupai layar. Kombinasi keduanya cocok untuk teras teduh yang memiliki kelembapan cukup. Pastikan media tanam tidak dibiarkan terlalu kering, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar membusuk.

7. Miana dan Bunga Zinnia

Miana dan Bunga Zinnia (Foto: AI Generated)

Miana atau coleus dikenal dengan bentuk dan warna daunnya yang beragam. Ada varietas yang memiliki perpaduan merah, ungu, hijau, hingga kuning sehingga tampilannya tetap mencuri perhatian meskipun tidak memiliki bunga mencolok. Tanaman ini cocok digunakan sebagai pengisi area pot untuk membuat teras terlihat lebih berwarna.

Padukan miana dengan bunga zinnia yang memiliki bentuk kelopak bertumpuk dan pilihan warna cerah. Keduanya dapat tumbuh baik di tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup, meskipun miana juga dapat membutuhkan perlindungan dari matahari siang yang terlalu terik. Gunakan pot terpisah agar kebutuhan air dan pertumbuhan masing-masing tanaman lebih mudah dikontrol.

8. Sirih Gading Variegata dan Bunga Anggrek

Sirih Gading Variegata dan Bunga Anggrek (Foto: AI Generated)

Sirih gading variegata memiliki perpaduan warna hijau dan kuning keemasan yang membuat daunnya terlihat lebih dekoratif. Tanaman ini bisa diletakkan pada rak bertingkat atau pot gantung agar batangnya tumbuh menjuntai. Penataan seperti ini cocok untuk teras kecil karena memanfaatkan ruang bagian atas tanpa memenuhi area lantai.

Sementara itu, anggrek dapat memberikan sentuhan elegan melalui bentuk dan warna bunganya. Pilihan seperti anggrek bulan memiliki bunga yang menarik dengan warna putih, merah muda, atau ungu. Keduanya dapat ditempatkan dalam satu sudut teras dengan pot berbeda. Pastikan anggrek memperoleh cahaya terang tidak langsung dan sirkulasi udara yang baik agar dapat tumbuh optimal.

9. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kombinasi Tanaman Daun dan Bunga untuk Membuat Teras Kecil Terasa seperti Taman

Tanaman apa saja yang cocok dikombinasikan untuk menghias teras kecil?

Beberapa kombinasi yang bisa dipilih antara lain aglaonema dan impatiens, sirih gading dan tapak dara, keladi hias dan begonia, serta puring dan bunga kertas mini.

Bagaimana cara menata tanaman daun dan bunga di teras yang sempit?

Manfaatkan ruang vertikal menggunakan rak bertingkat, pot gantung, atau ambalan dinding. Pilih pot dengan ukuran bervariasi dan sisakan ruang gerak agar teras tidak terasa sesak.

Apa yang perlu diperhatikan saat mengombinasikan tanaman daun dan bunga?

Perhatikan kebutuhan cahaya matahari, penyiraman, dan kelembapan setiap tanaman. Gunakan pot terpisah agar perawatan lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tanaman.

    (kpl/rmt)

 

Topik Terkait