CLOSE

Richard Lee Sebut Barang Bukti White Tomato Palsu di Sidang

Richard Lee Sebut Barang Bukti White Tomato Palsu di Sidang
Richard Lee (credit: KapanLagi.com)

Kapanlagi.com - Richard Lee mengungkap dugaan kejanggalan terkait produk White Tomato yang dijadikan barang bukti dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (29/10/2026). Ia menyebut produk yang sebelumnya diuji laboratorium oleh Dokter Detektif (Doktif) itu bukan berasal dari perusahaannya.

Keyakinan tersebut, kata Richard, menguat setelah ia membandingkan keterangan yang muncul di persidangan dengan catatan transaksi dari toko tempat produk itu dibeli.

"Yang bisa saya sampaikan di sini adalah dari awal saya bilang itu bukan produk saya. Tapi setelah persidangan berbulan bulan, saya bisa pastikan bahwa itu produk adalah palsu. Saya sekali lagi bilang, produk tersebut adalah produk palsu," ujar Richard Lee di PN Tangerang, Kamis (29/10/2026).

1. Pembelian Bukan dari Distributor Resmi?

Richard menjelaskan produk White Tomato yang dipegang pihak lawan tidak dibeli melalui jalur distributor resminya. Ia menyebut ada dua toko yang menjadi sumber pembelian, yakni Graba Shop dan Rachel Shop.

"Karena satu, Doktif tidak beli dari tempat saya, beli dari tempat orang lain, Graba Shop dan Rachel Shop. Saya enggak tahu itu punya siapa, saya enggak tahu itu punya siapa," jelasnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Soroti Stok dan Alur Penjualan

Tidak hanya mempertanyakan asal pembelian, Richard menyoroti keterangan soal persediaan White Tomato di Graba Shop. Ia mengacu pada jumlah yang dibeli, yang sudah terjual, serta sisa stok yang kemudian dihadirkan di persidangan.

"Yang lebih anehnya lagi, Graba Shop didatangin nih, Grabah Shop, beli 13 boks. Terjual 10,5, 2,5 ada di hakim, terus ada dimakan. Lah berarti nambah dong, beranak ini berarti boksnya, WT-nya," ucap Richard.

3. Jejak Transaksi di Shopee

Menurut Richard, ketidaksesuaian jumlah juga terlihat pada catatan transaksi di Shopee. Ia menyebut Graba Shop tercatat menjual 21 produk, sementara pembelian awal yang diketahui hanya 13 boks.

"Terus, terjual di Shopee 21. Beli 13 boks, terjual di Shopee tadi 21. Artinya ada 8 produk palsu," bebernya.

4. Keaslian White Tomato Dipertanyakan

Perbedaan angka tersebut membuat Richard menduga ada delapan produk yang tidak berasal dari stok awal Graba Shop. Ia pun mempertanyakan asal-usul dan keaslian White Tomato yang dibeli Doktif serta yang kini dijadikan barang bukti.

"Delapannya produk apa nih? Produk palsu dong. Berarti yang dibeli Doktif ataupun juga barang bukti yang ada di sini palsu," tandasnya.

Perkara ini bermula dari konten Doktif yang mempublikasikan hasil pengujian laboratorium terhadap produk kecantikan milik Richard Lee, dengan sejumlah dugaan terkait kandungan bahan, proses produksi, hingga praktik pengemasan ulang.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/pit)

Rekomendasi

Trending