Ikan menjadi salah satu sumber protein yang mudah ditemukan dan kaya manfaat bagi tubuh. Selama ini, cara paling umum mengolah ikan adalah dengan menggorengnya karena praktis dan cepat. Namun, jika diolah dengan cara yang sama terus-menerus, rasa bisa terasa monoton dan kurang variatif.
Padahal, ada banyak cara memasak ikan selain digoreng yang tak kalah lezat dan bahkan lebih sehat. Mulai dari dikukus, dipanggang, hingga dimasak berkuah dengan aneka rempah, setiap metode menghadirkan cita rasa yang berbeda. Lalu, apa saja pilihan cara memasak ikan selain digoreng yang bisa dicoba di rumah? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Selain metode menggoreng yang populer, terdapat banyak cara memasak ikan selain digoreng yang lebih sehat dan tetap mempertahankan kelezatan serta kandungan gizinya.
Mengolah ikan dengan metode selain menggoreng dapat membantu menjaga kandungan nutrisi penting seperti omega-3, vitamin, dan mineral. Teknik memasak seperti mengukus, merebus, atau memanggang mampu menghasilkan hidangan yang tidak kalah nikmat dengan tekstur dan aroma yang khas.
Variasi cara pengolahan ikan ini juga memberikan pilihan menu yang beragam untuk keluarga setiap hari. Dengan menguasai berbagai teknik memasak, konsumsi ikan tidak akan terasa membosankan dan dapat disesuaikan dengan selera serta kebutuhan kesehatan masing-masing anggota keluarga.
Mengukus adalah salah satu cara memasak ikan selain digoreng yang paling direkomendasikan untuk menjaga kandungan nutrisi. Metode ini tidak menggunakan minyak sehingga lebih rendah kalori dan lemak, cocok untuk menu diet sehat. Proses pengukusan menggunakan uap air panas yang mematangkan ikan secara perlahan tanpa merusak struktur protein dan vitamin yang terkandung di dalamnya.
Untuk mengukus ikan dengan sempurna, pastikan air dalam dandang sudah mendidih sebelum memasukkan ikan. Lapisi tutup dandang dengan kain bersih agar tetesan air tidak jatuh ke permukaan ikan yang dapat mengubah rasa dan tekstur masakan. Waktu pengukusan bervariasi tergantung jenis dan ukuran ikan, umumnya berkisar antara 15-25 menit untuk ikan berukuran sedang.
Bumbu dan rempah berperan penting dalam menghilangkan bau amis saat mengukus ikan. Tambahkan irisan jahe, serai, daun jeruk, bawang putih, dan daun kemangi untuk memberikan aroma harum dan rasa yang kaya. Ikan mas, kakap, bawal, dan kembung adalah jenis ikan yang sangat cocok diolah dengan metode kukus karena tekstur dagingnya yang lembut dan mudah menyerap bumbu.
Ikan kukus dapat disajikan dengan berbagai variasi saus seperti saus tiram, saus tauco, atau bumbu kemangi. Teknik ini memungkinkan ikan tetap utuh dengan tekstur daging yang lembut dan juicy, menjadikannya pilihan ideal untuk menu keluarga yang menyehatkan tanpa mengurangi kenikmatan rasa.
Membakar ikan di atas arang atau grill memberikan cita rasa smoky yang khas dan disukai banyak orang. Cara memasak ikan selain digoreng ini menghasilkan tekstur luar yang sedikit crispy sementara bagian dalam tetap lembut dan juicy. Proses pembakaran juga membantu mengurangi kadar lemak pada ikan karena minyak alami akan menetes selama proses pemanggangan.
Sebelum dibakar, ikan perlu dimarinasi dengan bumbu pilihan minimal 30 menit hingga 1 jam agar bumbu meresap sempurna. Bumbu dasar biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, dan merica yang dihaluskan. Tambahkan air jeruk nipis atau asam jawa untuk mengurangi bau amis dan memberikan rasa segar pada ikan.
Untuk ikan panggang oven, suhu yang ideal adalah 180-200 derajat Celsius dengan waktu pemanggangan sekitar 20-30 menit tergantung ukuran ikan. Olesi ikan dengan sisa bumbu marinasi atau minyak zaitun secara berkala agar tidak kering. Ikan salmon, tuna, tongkol, dan kembung sangat cocok untuk dipanggang karena kandungan lemak alaminya yang cukup tinggi sehingga tidak mudah kering.
Ikan bakar dapat disajikan dengan sambal kecap, sambal matah, atau saus lemon untuk menambah kesegaran. Metode ini tidak hanya menghasilkan hidangan yang lezat tetapi juga lebih sehat karena tidak menggunakan minyak goreng dalam jumlah banyak, menjadikannya pilihan tepat untuk gaya hidup sehat.
Pepes merupakan teknik memasak tradisional Indonesia yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkus. Cara memasak ikan selain digoreng ini menghasilkan aroma khas dan rasa yang meresap sempurna ke dalam daging ikan. Daun pisang tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus tetapi juga memberikan aroma harum alami yang memperkaya cita rasa masakan.
Proses pembuatan pepes dimulai dengan mencampurkan ikan dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, kemiri, dan tomat. Tambahkan daun kemangi dan belimbing sayur untuk memberikan kesegaran dan rasa asam yang khas. Semua bahan dicampur rata kemudian dibungkus rapat dengan daun pisang dan dikukus hingga matang selama 20-30 menit.
Setelah dikukus, pepes ikan dapat dibakar sebentar di atas api untuk memberikan aroma smoky dan tekstur daun pisang yang sedikit gosong. Teknik ini membuat pepes memiliki dua lapisan rasa: kelembutan dari proses kukus dan aroma khas dari pembakaran. Ikan kembung, ikan mas, patin, dan nila adalah pilihan populer untuk dibuat pepes karena tekstur dagingnya yang cocok menyerap bumbu.
Pepes ikan tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan karena proses memasaknya yang tidak menggunakan minyak goreng. Metode ini mempertahankan kandungan nutrisi ikan sambil menghadirkan kompleksitas rasa dari berbagai rempah dan bumbu tradisional Indonesia yang kaya akan antioksidan dan manfaat kesehatan.
Merebus ikan menjadi sup atau kuah bening adalah cara memasak ikan selain digoreng yang praktis dan menyehatkan. Metode ini menghasilkan hidangan berkuah yang hangat, menyegarkan, dan kaya akan nutrisi yang larut dalam kaldu. Sup ikan sangat cocok disajikan saat cuaca dingin atau ketika membutuhkan makanan yang mudah dicerna.
Untuk membuat sup ikan yang lezat, didihkan air terlebih dahulu baru masukkan ikan dan bahan lainnya. Jangan tutup panci agar bau amis dapat menguap dan hindari memasak terlalu lama agar ikan tidak hancur. Tambahkan sayuran seperti tomat, wortel, dan daun bawang untuk menambah nilai gizi dan kesegaran. Bumbu dasar seperti bawang putih, jahe, serai, dan daun salam memberikan aroma harum yang menggugah selera.
Variasi sup ikan sangat beragam mulai dari sup bening, pindang, asam pedas, hingga sup ikan ala Thailand dengan bumbu tom yam. Setiap variasi memiliki karakteristik rasa yang unik tergantung pada rempah dan bumbu yang digunakan. Ikan kakap, gurame, patin, dan ekor kuning adalah pilihan yang baik untuk sup karena dagingnya yang tebal dan tidak mudah hancur saat direbus.
Air sisa rebusan ikan mengandung banyak nutrisi yang larut selama proses memasak, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi sebagai kaldu. Sup ikan menjadi pilihan menu yang sempurna untuk keluarga karena mudah dibuat, bergizi tinggi, dan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing anggota keluarga dengan menambahkan berbagai jenis sayuran dan bumbu pelengkap.
Selain metode tradisional, terdapat berbagai cara memasak ikan selain digoreng yang lebih modern dan kreatif. Teknik tim menggunakan wadah tahan panas yang diletakkan di dalam panci berisi air mendidih, menghasilkan tekstur ikan yang sangat lembut dan bumbu yang meresap sempurna. Metode ini cocok untuk ikan dengan bumbu tauco atau saus khas yang memerlukan waktu memasak lebih lama dengan panas tidak langsung.
Untuk pecinta kuliner Jepang, sashimi menawarkan cara menikmati ikan segar tanpa proses memasak sama sekali. Ikan berkualitas tinggi seperti salmon dan tuna dapat diiris tipis dan disajikan mentah dengan wasabi dan kecap asin. Kesegaran ikan menjadi kunci utama dalam penyajian sashimi, sehingga hanya ikan segar dengan kualitas terbaik yang layak diolah dengan cara ini.
Bakso ikan merupakan inovasi olahan yang praktis dan disukai semua kalangan. Daging ikan dihaluskan kemudian dibentuk bulat dan direbus hingga matang. Bakso ikan dapat dijadikan bahan sup, ditumis dengan sayuran, atau dijadikan isian dimsum. Teksturnya yang kenyal dan rasa yang gurih membuat bakso ikan menjadi alternatif protein yang menarik terutama untuk anak-anak.
Olahan modern lainnya termasuk nugget ikan, ikan katsu yang dipanggang, dan fish cake yang populer dalam masakan Asia. Semua olahan ini menawarkan variasi tekstur dan rasa yang berbeda dari ikan goreng konvensional, memberikan pilihan menu yang lebih beragam dan menarik untuk dinikmati bersama keluarga dengan cara penyajian yang lebih sehat dan inovatif.
Mengukus adalah metode paling sehat karena tidak menggunakan minyak sama sekali dan mempertahankan kandungan nutrisi seperti omega-3, vitamin, dan mineral. Metode ini juga rendah kalori sehingga cocok untuk diet sehat dan penderita kolesterol tinggi.
Lumuri ikan dengan air jeruk nipis atau air asam jawa dan diamkan selama 15-30 menit sebelum dimasak. Tambahkan rempah seperti jahe, kunyit, serai, dan daun jeruk saat memasak untuk memberikan aroma harum dan mengurangi bau amis secara alami.
Ikan kakap, bawal, kembung, gurame, dan ikan mas sangat cocok untuk dikukus karena tekstur dagingnya yang lembut dan mudah menyerap bumbu. Pilih ikan segar dengan mata jernih dan insang merah untuk hasil terbaik.
Waktu mengukus ikan bervariasi tergantung ukuran, umumnya 15-20 menit untuk ikan berukuran sedang (300-500 gram) dan 25-30 menit untuk ikan yang lebih besar. Pastikan ikan matang sempurna dengan memeriksa tekstur daging yang mudah terlepas dari tulang.
Ya, ikan bakar lebih sehat karena tidak menggunakan minyak goreng dalam jumlah banyak dan proses pembakaran membantu mengurangi kadar lemak pada ikan. Namun, hindari bagian yang terlalu gosong karena dapat mengandung senyawa karsinogenik.
Campurkan ikan dengan bumbu halus dan diamkan minimal 30 menit hingga 1 jam sebelum dibungkus dengan daun pisang. Pastikan pembungkusan rapat agar uap tidak keluar saat dikukus, sehingga bumbu dapat meresap maksimal ke dalam daging ikan.
Ikan kukus dimasak langsung dengan uap air dalam dandang, sedangkan ikan tim dimasak dalam wadah tertutup yang diletakkan di dalam panci berisi air mendidih. Metode tim menghasilkan tekstur lebih lembut dan bumbu lebih meresap karena proses memasak yang lebih lama dengan panas tidak langsung.