Kapanlagi.com - TikTok kini bukan hanya platform hiburan semata, tetapi juga menawarkan peluang nyata untuk menghasilkan uang tambahan. Salah satu cara mendapatkan uang dari TikTok dengan menonton video adalah melalui fitur TikTok Rewards yang memungkinkan pengguna mengumpulkan koin dari aktivitas sederhana seperti menonton konten.
Platform media sosial populer ini telah mengembangkan berbagai program monetisasi yang tidak hanya menguntungkan kreator konten, tetapi juga pengguna biasa. Dengan lebih dari 30 juta pengguna aktif di Indonesia, TikTok terus berinovasi memberikan nilai tambah bagi komunitasnya melalui sistem reward yang menarik.
Mengutip dari Exploding Topics, rata-rata pengguna menghabiskan hampir 1 jam setiap hari untuk scroll TikTok, dengan 32% dari total waktu media sosial digunakan khusus untuk platform ini. Waktu yang signifikan ini kini dapat dioptimalkan menjadi sumber penghasilan tambahan melalui cara mendapatkan uang dari TikTok dengan menonton video.
TikTok Rewards merupakan program resmi yang memungkinkan pengguna mendapatkan koin melalui penyelesaian berbagai misi sederhana. Program ini dirancang khusus untuk memberikan apresiasi kepada pengguna aktif yang rutin menggunakan platform, termasuk mereka yang gemar menonton video-video kreatif di TikTok.
Sistem reward ini bekerja dengan memberikan poin atau koin kepada pengguna yang menyelesaikan tugas-tugas tertentu, seperti menonton video dalam durasi yang ditentukan, mengundang teman baru, atau berinteraksi dengan fitur-fitur khusus di aplikasi. Setiap aktivitas memiliki nilai poin yang berbeda-beda, dan koin yang terkumpul dapat dikonversi menjadi uang tunai.
Berdasarkan ketentuan TikTok, setiap 10 koin bernilai sekitar Rp1, sehingga jika berhasil mengumpulkan 25.000 koin, pengguna dapat memperoleh sekitar Rp2.500. Meskipun nominal ini terlihat kecil, namun dengan konsistensi dan pemanfaatan berbagai misi yang tersedia, penghasilan dapat terakumulasi menjadi jumlah yang lebih signifikan.
Program ini juga dilengkapi dengan sistem misi harian yang memungkinkan pengguna mengumpulkan hingga 103.500 poin per hari, yang setara dengan sekitar Rp10.350. Kombinasi dari berbagai aktivitas seperti menonton video, check-in harian, dan eksplorasi TikTok Shop dapat memaksimalkan perolehan koin dalam program rewards ini.
Mengutip dari OCBC, pengguna dapat memperoleh 2.000 poin untuk menonton selama 5 menit, 7.000 poin untuk 15 menit, dan 15.000 poin untuk menonton video selama 30 menit. Variasi reward ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan dengan waktu luang yang tersedia.
Untuk memaksimalkan penghasilan dari program TikTok Rewards, pengguna perlu memahami berbagai strategi dan tips yang dapat meningkatkan perolehan koin. Selain menonton video, terdapat beberapa aktivitas lain yang dapat dikombinasikan untuk mengoptimalkan penghasilan harian.
Melansir dari Bank Neo Commerce, pengguna yang konsisten menjalankan semua misi harian dapat mengumpulkan rata-rata Rp10.000-15.000 per hari, yang jika diakumulasikan dalam sebulan dapat mencapai Rp300.000-450.000.
Setelah berhasil mengumpulkan koin dalam jumlah yang cukup, langkah selanjutnya adalah mencairkan koin tersebut menjadi uang tunai melalui e-wallet. TikTok menyediakan integrasi dengan beberapa platform pembayaran digital populer di Indonesia untuk memudahkan proses pencairan.
Proses pencairan dimulai dengan masuk ke menu profil TikTok dan mengakses bagian "TikTok Bonus" atau "Rewards". Di halaman ini, pengguna dapat melihat total koin yang telah terkumpul beserta nilai konversinya dalam rupiah. Sistem konversi umumnya menggunakan rasio 10 koin sama dengan Rp1.
Untuk melakukan penarikan, pilih opsi "Tarik Uang" dan tentukan jumlah koin yang ingin dicairkan. TikTok menyediakan pilihan pencairan ke DANA dan OVO sebagai e-wallet utama. Pastikan akun e-wallet sudah terverifikasi dan terhubung dengan nomor telepon yang sama dengan akun TikTok untuk memudahkan proses transfer.
Minimum penarikan biasanya ditetapkan sekitar 5.000 koin atau setara Rp500. Proses pencairan umumnya berlangsung instan atau maksimal 1-3 hari kerja, tergantung pada kebijakan masing-masing e-wallet. Selain e-wallet, beberapa program juga menyediakan opsi konversi ke pulsa telepon sebagai alternatif pencairan.
Meskipun penghasilan dari menonton video TikTok mungkin tidak besar, pengelolaan yang bijak dapat memaksimalkan manfaatnya untuk kebutuhan jangka panjang. Penting untuk memiliki strategi keuangan yang tepat agar penghasilan tambahan ini dapat memberikan dampak positif bagi kondisi finansial.
Salah satu pendekatan yang disarankan adalah menerapkan prinsip 50-30-20, di mana 50% dari penghasilan TikTok digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti pulsa atau top-up e-wallet, 30% untuk keinginan atau hiburan, dan 20% untuk tabungan atau investasi kecil. Meskipun nominalnya kecil, konsistensi dalam menabung dapat memberikan hasil yang signifikan dalam jangka panjang.
Penghasilan dari TikTok juga dapat dimanfaatkan sebagai modal awal untuk memulai investasi mikro melalui aplikasi reksa dana atau tabungan emas. Dengan menyisihkan Rp10.000-20.000 per bulan dari penghasilan TikTok, pengguna dapat memulai perjalanan investasi mereka tanpa mengganggu keuangan utama.
Alternatif lain adalah menggunakan penghasilan TikTok untuk mengembangkan skill atau hobi yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan di masa depan. Misalnya, menggunakan uang tersebut untuk membeli course online, peralatan untuk content creation, atau modal kecil untuk memulai bisnis online melalui TikTok Shop.
Ya, melalui program TikTok Rewards, pengguna dapat mengumpulkan koin dengan menonton video dalam durasi tertentu. Koin ini kemudian dapat ditukar menjadi saldo e-wallet seperti DANA atau OVO dengan nilai konversi sekitar 10 koin = Rp1.
Minimum pencairan biasanya sekitar 5.000 koin atau setara dengan Rp500. Namun, jumlah minimum ini dapat berbeda tergantung pada kebijakan TikTok dan jenis e-wallet yang dipilih untuk pencairan.
Ya, misi menonton video biasanya memiliki batasan waktu harian atau periode tertentu. Pengguna perlu menyelesaikan misi dalam jangka waktu yang ditentukan untuk dapat mengklaim koin yang tersedia.
TikTok memiliki kebijakan yang melarang penggunaan multiple account untuk program rewards. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat mengakibatkan pemblokiran akun dan kehilangan semua koin yang telah terkumpul.
Program TikTok Rewards tidak tersedia di semua negara dan dapat berbeda-beda tergantung pada regulasi lokal. Di Indonesia, program ini tersedia dengan berbagai misi termasuk menonton video, referral teman, dan aktivitas lainnya.
Sistem TikTok akan menampilkan progress bar atau indikator yang menunjukkan berapa lama durasi menonton yang telah diselesaikan. Setelah mencapai target, akan muncul notifikasi bahwa misi telah selesai dan koin siap diklaim.
Ya, koin TikTok umumnya memiliki masa berlaku tertentu. Pengguna disarankan untuk secara berkala mencairkan koin yang telah terkumpul untuk menghindari kehilangan karena expired. Informasi masa berlaku biasanya dapat dilihat di halaman TikTok Rewards.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?