Kapanlagi.com - Bagi pengguna hijab, menemukan permukaan kain yang kasar atau berbulu pada kerudung favorit tentu menjadi momen yang menyebalkan karena dapat merusak penampilan secara keseluruhan. Fenomena ini sebenarnya merupakan proses alami serat kain yang terurai akibat gesekan, namun sering kali dianggap sebagai tanda bahwa hijab tersebut sudah tidak layak pakai lagi. Untungnya, terdapat cara menghilangkan bulu halus pada kerudung yang efektif dan aman untuk mengembalikan kelembutan kain tanpa harus membuangnya.
Masalah pilling atau munculnya gumpalan serat ini tidak pandang bulu, bisa menyerang bahan voal, paris, hingga polycotton yang paling sering digunakan sehari-hari. Memahami teknik perawatan yang tepat tidak hanya menyelamatkan koleksi hijab KL Lovers, tetapi juga memperpanjang usia pakai material tekstil tersebut secara signifikan. Berikut cara menghilangkan bulu halus pada kerudung dari berbagai sumber, Rabu (12/8/2026).
Advertisement
Sebelum masuk ke metode pembersihan, penting untuk memahami "musuh" kita. Dalam dunia tekstil, fenomena ini disebut fabric pilling. Sebuah studi mendalam berjudul "Pilling of Textiles: Causes and Remedies" yang dipublikasikan di ResearchGate (2016) oleh peneliti tekstil menjelaskan bahwa pilling terjadi melalui empat tahapan: pelonggaran serat (fuzz formation), pembentukan gumpalan (entanglement), pertumbuhan (growth), dan pelepasan (wear-off).
Pada kerudung, gesekan adalah penyebab utama. Area di bawah dagu (tempat peniti disematkan) dan bahu (tempat kerudung bergesekan dengan baju atau tas) adalah zona paling rawan. Jurnal ilmiah "Influence of Pilling on the Quality of Flax Single Jersey Knitted Fabrics" (2022) menyebutkan bahwa kain dengan struktur rajutan yang longgar (seperti beberapa jenis voal murah) lebih rentan mengalami migrasi serat ke permukaan.
Menghilangkan bulu pada kerudung memerlukan kehati-hatian ekstra dibandingkan pakaian tebal seperti sweater. Berikut adalah metode teruji yang diurutkan dari yang paling aman hingga yang memerlukan keahlian khusus.
Ini adalah metode paling profesional dan aman yang direkomendasikan banyak ahli tekstil. Fabric shaver bekerja dengan memotong gumpalan serat yang menonjol tanpa menarik benang utamanya.
Jika Anda tidak memiliki alat elektrik, silet cukur baru bisa menjadi alternatif. Metode ini dikutip oleh situs gaya hidup terkemuka, Vogue, dalam artikelnya "How to Remove Pilling From Clothes" (2024), yang menyarankan penggunaan silet secara hati-hati untuk "mengikis" bulu halus.
Ini adalah trik unik yang jarang dibahas namun efektif untuk pilling ringan pada bahan yang sedikit bertekstur seperti crepe.
Untuk bulu halus yang muncul di area jahitan tepi atau neci, penggunaan alat besar bisa berisiko memotong benang jahitan.
Gunakan gunting kuku kecil atau gunting benang untuk memotong satu per satu gumpalan besar yang mengganggu. Ini adalah penerapan cara menghilangkan bulu halus pada kerudung yang membutuhkan kesabaran tinggi namun memberikan hasil paling detail.
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berdasarkan riset dari jurnal MDPI bertajuk "Analysis of the Interdependence of Surface-Induced Pilling" (2025), perlakuan kimia dan mekanis saat pencucian sangat mempengaruhi pembentukan pilling.
Seringkali, kerudung yang paling nyaman dipakai adalah yang sudah lama dan seratnya mulai "pecah" sehingga lebih lembut dan mudah dibentuk. Namun, secara visual, hal ini mengganggu.
Dengan menerapkan cara menghilangkan bulu halus pada kerudung secara rutin (misalnya sebulan sekali), Anda bisa mempertahankan kenyamanan kain lama dengan tampilan yang tetap fresh layaknya baru dibeli.
Merawat kerudung bukan sekadar tentang mencuci dan menjemur. Diperlukan pemahaman tentang karakteristik serat kain dan interaksinya dengan gesekan.
1. Apakah mencuci kerudung dengan mesin cuci memperparah kondisi berbulu?
Ya, putaran mesin cuci menciptakan gesekan masif antar pakaian yang memicu serat kain terurai dan menggumpal. Jika terpaksa menggunakan mesin, wajib menggunakan mode delicate/hand wash dan memasukkan kerudung ke dalam kantong cuci (laundry net) untuk melindunginya dari gesekan langsung dengan pakaian berbahan kasar seperti denim.
2. Bolehkah menggunakan lakban untuk mengangkat bulu pada kerudung?
Lakban atau lint roller efektif untuk mengangkat debu, ketombe, atau bulu hewan yang menempel, tetapi kurang efektif untuk pilling (gumpalan serat) yang masih menempel kuat pada kain. Untuk bulu halus akibat serat kain yang keluar, Anda perlu memotongnya dengan alat cukur atau fabric shaver, bukan sekadar menariknya yang justru bisa merusak struktur benang lebih parah.
3. Bahan kerudung apa yang paling tahan banting dan tidak mudah berbulu?
Bahan seperti silk satin berkualitas tinggi atau chiffon biasanya lebih tahan terhadap pilling karena seratnya yang panjang dan filamennya yang licin. Sebaliknya, bahan campuran serat alam dan sintetis pendek seperti polycotton atau viscose (rayon) memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk berbulu karena ujung-ujung serat pendeknya mudah keluar dari pintalan benang saat bergesekan.
(kpl/ibr)