Kapanlagi.com - Iklan yang muncul tiba-tiba di beranda HP Android memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Munculnya iklan pop-up, banner, atau notifikasi iklan dapat mengurangi performa perangkat dan mengganggu pengalaman pengguna.
Masalah iklan di beranda HP biasanya disebabkan oleh aplikasi pihak ketiga, pengaturan sistem yang mengizinkan iklan, atau bahkan adware yang terinstal tanpa sepengetahuan pengguna. Cara menghilangkan iklan di beranda HP dapat dilakukan dengan berbagai metode yang efektif.
Menurut Avast, iklan yang muncul di smartphone dapat disebabkan oleh virus malware atau adware yang ada di HP Android. Seringkali, saat pengguna mendownload aplikasi pihak ketiga maka akan menyebabkan munculnya iklan pop-up yang mengganggu.
Iklan di beranda HP adalah tampilan promosi atau konten komersial yang muncul secara otomatis di layar utama smartphone tanpa diminta oleh pengguna. Iklan ini dapat berupa pop-up, banner, notifikasi, atau bahkan wallpaper yang berubah secara otomatis dengan konten iklan.
Penyebab utama munculnya iklan di beranda HP meliputi beberapa faktor. Pertama, aplikasi dari sumber yang tidak dikenal atau dengan rating rendah di Google Play Store seringkali mengandung iklan yang mengganggu dan dapat muncul secara otomatis. Kedua, adware atau malware yang terinstal tanpa sepengetahuan pengguna menyebabkan iklan muncul secara otomatis saat terhubung ke internet. Ketiga, pengaturan penerimaan iklan yang mungkin secara tidak sengaja diaktifkan saat menginstal atau menggunakan aplikasi. Keempat, mengunjungi situs web yang tidak terpercaya dapat memicu munculnya iklan yang tidak diinginkan.
Dampak dari iklan beranda HP tidak hanya mengganggu secara visual, tetapi juga dapat menurunkan performa perangkat, menghabiskan kuota internet, dan berpotensi membawa virus atau malware berbahaya. Oleh karena itu, mengetahui cara menghilangkan iklan di beranda HP menjadi sangat penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penggunaan smartphone.
Google Chrome sebagai browser bawaan Android sering menjadi sumber utama munculnya iklan di beranda HP. Mengatur pengaturan Chrome dengan benar dapat secara efektif memblokir sebagian besar iklan yang mengganggu.
Pengaturan Chrome ini hanya efektif untuk iklan yang muncul saat browsing menggunakan Chrome. Untuk iklan yang muncul dari aplikasi lain atau sistem, diperlukan metode tambahan yang akan dijelaskan pada bagian selanjutnya.
Sistem Android memiliki pengaturan khusus yang dapat digunakan untuk mengontrol aplikasi mana saja yang diizinkan menampilkan iklan di atas aplikasi lain. Pengaturan ini sangat efektif untuk menghentikan iklan pop-up yang muncul di beranda.
Metode ini sangat efektif untuk mengatasi iklan yang muncul secara overlay di beranda HP. Namun, beberapa aplikasi mungkin memerlukan izin ini untuk fungsi normal, jadi pastikan hanya menonaktifkan aplikasi yang benar-benar mengganggu.
HP Samsung memiliki pengaturan khusus untuk mengelola iklan yang muncul dari layanan Samsung sendiri. Pengaturan ini dapat diakses melalui Samsung Account dan berbagai aplikasi bawaan Samsung.
Samsung juga menyediakan opsi untuk menonaktifkan iklan di berbagai aplikasi bawaannya seperti Samsung Pay, Samsung Members, dan aplikasi utilitas lainnya. Periksa pengaturan masing-masing aplikasi untuk menemukan opsi terkait iklan atau marketing.
HP Xiaomi dengan MIUI dikenal sering menampilkan iklan di berbagai aplikasi bawaan dan sistem. Berikut adalah cara komprehensif untuk menghilangkan iklan di HP Xiaomi.
Xiaomi secara berkala memperbarui lokasi pengaturan iklan dalam MIUI, jadi jika tidak menemukan opsi tertentu, coba cari dengan kata kunci "ads", "recommendations", atau "personalization" di pengaturan.
Tidak, menghilangkan iklan melalui pengaturan resmi tidak akan merusak sistem HP. Metode yang dijelaskan menggunakan pengaturan bawaan Android yang aman dan tidak memerlukan root atau modifikasi sistem.
Beberapa iklan mungkin berasal dari aplikasi tertentu yang belum diidentifikasi. Coba masuk ke Safe Mode untuk mengidentifikasi aplikasi penyebab, atau gunakan aplikasi antivirus untuk memindai adware yang mungkin terinstal.
Aplikasi ad blocker dari Google Play Store umumnya aman, namun pastikan memilih aplikasi dengan rating tinggi dan developer terpercaya. Hindari menginstal ad blocker dari sumber tidak resmi karena dapat mengandung malware.
Perhatikan waktu munculnya iklan dan aplikasi yang sedang digunakan. Anda juga dapat memeriksa aplikasi yang baru diinstal atau menggunakan fitur "Recent apps" untuk melihat aplikasi yang aktif saat iklan muncul.
Ya, mematikan koneksi internet dapat menghentikan iklan yang memerlukan koneksi untuk dimuat. Namun ini hanya solusi sementara dan tidak praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Ya, beberapa iklan dapat mengarahkan ke situs berbahaya atau meminta instalasi aplikasi yang mengandung malware. Selalu berhati-hati dengan iklan yang meminta download aplikasi atau memberikan informasi pribadi.
Factory reset akan menghapus semua aplikasi pihak ketiga yang mungkin menyebabkan iklan, namun iklan dari sistem bawaan (seperti di Xiaomi) akan tetap ada. Sebaiknya coba metode lain terlebih dahulu sebelum melakukan factory reset.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?