Kapanlagi.com - Notifikasi iklan yang terus bermunculan di HP Android memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Iklan-iklan ini tidak hanya menggangu kenyamanan pengguna, tetapi juga dapat menguras baterai dan kuota internet secara tidak perlu.
Munculnya cara menghilangkan notifikasi iklan di hp menjadi kebutuhan penting bagi pengguna Android. Iklan yang muncul tiba-tiba dapat berpotensi membawa virus atau malware yang membahayakan keamanan data pribadi di smartphone.
Menurut penelitian dari University of Southern California, iklan dapat meningkatkan penggunaan data hingga 79% dan menggunakan daya baterai hingga 16% lebih banyak. Selain itu, cara menghilangkan notifikasi iklan di hp yang tepat dapat mencegah aplikasi mengumpulkan data pribadi tanpa sepengetahuan pengguna.
Notifikasi iklan di HP Android adalah pesan promosi yang muncul secara otomatis melalui berbagai aplikasi atau sistem operasi. Iklan-iklan ini dapat berupa pop-up, banner, notifikasi push, atau bahkan iklan yang muncul di layar utama smartphone.
Jenis-jenis notifikasi iklan yang sering mengganggu pengguna meliputi iklan pop-up saat browsing, notifikasi dari aplikasi yang berisi konten promosi, iklan yang muncul di layar kunci, dan banner iklan yang menutupi konten aplikasi. Setiap jenis iklan memerlukan pendekatan berbeda untuk menghilangkannya.
Sebagaimana dijelaskan dalam Panduan Keamanan Digital Pembuat Konten, aplikasi yang menampilkan iklan akan mengunduh materi iklan dari berbagai sumber yang dapat membuat keamanan smartphone menjadi lebih rentan terhadap ancaman siber.
Iklan-iklan ini umumnya muncul karena aplikasi memerlukan sumber pendapatan untuk mendukung pengembangan dan operasional. Namun, beberapa aplikasi yang tidak bertanggung jawab dapat menampilkan iklan secara berlebihan hingga mengganggu pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Google Chrome sebagai browser bawaan Android memiliki fitur pemblokir iklan yang dapat diaktifkan untuk mencegah munculnya pop-up dan iklan yang mengganggu. Langkah pertama adalah membuka aplikasi Chrome dan mengakses menu pengaturan melalui tiga titik vertikal di pojok kanan atas.
Pengaturan ini akan mencegah munculnya iklan pop-up saat browsing dan menghentikan pengalihan otomatis ke situs lain. Namun perlu diingat bahwa cara ini hanya efektif untuk iklan yang muncul saat menggunakan browser Chrome saja.
Menurut Modul Literasi Digital untuk Perguruan Tinggi, penting untuk memeriksa pengaturan keamanan browser secara berkala dan memilih opsi yang memenuhi kebutuhan tanpa meningkatkan risiko keamanan data pribadi.
Banyak aplikasi mengirimkan notifikasi yang berisi konten iklan atau promosi yang tidak diinginkan pengguna. Untuk menghentikan notifikasi ini, pengguna dapat mengakses pengaturan notifikasi masing-masing aplikasi dan menonaktifkan izin notifikasi yang tidak diperlukan.
Cara ini sangat efektif untuk menghentikan spam notifikasi dari aplikasi berita, game, atau aplikasi lain yang terlalu agresif dalam mengirim promosi. Pengguna dapat memilih jenis notifikasi mana yang ingin tetap diterima dan mana yang harus diblokir.
Untuk aplikasi yang benar-benar tidak diperlukan, sebaiknya lakukan uninstall langsung dari menu pengaturan aplikasi. Hal ini akan menghilangkan sumber iklan sekaligus menghemat ruang penyimpanan dan performa HP.
Iklan yang muncul di layar utama atau lock screen merupakan jenis yang paling mengganggu karena dapat muncul kapan saja bahkan saat tidak menggunakan aplikasi tertentu. Iklan ini biasanya berasal dari aplikasi yang meminta izin "Display over other apps" atau "Tampilkan di atas aplikasi lain".
Aplikasi seperti messenger dan WhatsApp memerlukan izin ini untuk menampilkan chat bubble dan caller ID. Namun, aplikasi yang tidak jelas fungsinya sebaiknya tidak diberi izin ini untuk mencegah munculnya iklan yang tidak diinginkan.
Sebagaimana disebutkan dalam Keamanan Siber (Cyber Security), penting untuk mengevaluasi pengaturan keamanan secara berkala dan memilih opsi yang memenuhi kebutuhan tanpa meningkatkan risiko keamanan perangkat.
HP Samsung dan Xiaomi memiliki sistem iklan bawaan yang dapat dinonaktifkan melalui pengaturan khusus. Untuk Samsung, pengguna dapat mengakses Samsung Account dan menonaktifkan Customization Service yang bertanggung jawab menampilkan iklan personal.
Pengaturan ini akan menghilangkan sebagian besar iklan yang muncul di aplikasi bawaan kedua brand tersebut. Pengguna juga dapat menonaktifkan iklan di aplikasi Tema Xiaomi melalui menu Profil > Pengaturan > Tampilkan Iklan.
Ya, aman untuk menghilangkan notifikasi iklan yang mengganggu. Namun pastikan tidak menonaktifkan notifikasi penting dari aplikasi yang benar-benar dibutuhkan seperti banking, email, atau aplikasi keamanan.
Iklan mungkin berasal dari aplikasi lain di HP, bukan dari browser Chrome. Periksa aplikasi yang baru diinstall dan nonaktifkan notifikasi dari aplikasi yang mencurigakan atau tidak diperlukan.
Ya, sebagian besar iklan dapat dihilangkan melalui pengaturan bawaan Android tanpa perlu menginstall aplikasi ad blocker tambahan. Gunakan pengaturan notifikasi, browser, dan izin aplikasi yang sudah tersedia.
Tidak selalu diperlukan. Meskipun root memberikan kontrol lebih penuh, sebagian besar iklan dapat diblokir melalui pengaturan standar Android. Root juga berisiko membatalkan garansi dan dapat membahayakan keamanan HP.
Perhatikan nama aplikasi yang muncul saat iklan ditampilkan, atau periksa aplikasi yang baru diinstall. Aplikasi dengan rating rendah di Play Store biasanya menampilkan iklan berlebihan.
Berlangganan premium biasanya menghilangkan iklan dari aplikasi tersebut saja, bukan dari seluruh sistem HP. Namun ini adalah cara yang efektif untuk aplikasi yang sering digunakan seperti YouTube atau Spotify.
Xiaomi menggunakan model bisnis yang mengandalkan iklan untuk menjaga harga HP tetap terjangkau. Namun semua iklan ini dapat dinonaktifkan melalui pengaturan MIUI tanpa mengurangi fungsi HP.
Ikuti kabar terbaru selebriti hanya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?