Kapanlagi.com - Iklan di perangkat Android sering kali mengganggu pengalaman pengguna, terutama saat menggunakan aplikasi atau menjelajahi internet. Banyak pengguna merasa terganggu dengan iklan yang muncul secara tiba-tiba, sehingga mencari cara untuk menonaktifkannya menjadi prioritas. Untungnya, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengurangi atau bahkan menonaktifkan iklan di semua merek HP Android.
Setiap merek HP Android mungkin memiliki antarmuka dan pengaturan yang sedikit berbeda, namun prinsip dasarnya tetap sama. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda dapat mengelola preferensi iklan dan meminimalkan gangguan yang ditimbulkan. Artikel ini akan membahas cara-cara efektif untuk menonaktifkan iklan di perangkat Android Anda.
Dengan menonaktifkan iklan, Anda tidak hanya mendapatkan pengalaman penggunaan yang lebih baik, tetapi juga mengurangi konsumsi data dan memperpanjang masa pakai baterai. Mari kita eksplorasi langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih nyaman dan bebas dari gangguan iklan.
Munculnya iklan secara tiba-tiba di layar ponsel Android memang sangat mengganggu kenyamanan pengguna. Iklan pop-up ini bisa muncul saat membuka aplikasi, browsing internet, bahkan ketika layar terkunci.
Iklan-iklan tersebut biasanya berasal dari aplikasi yang sudah terinstal di perangkat atau merupakan bawaan dari sistem operasi tertentu. Selain mengganggu pengalaman visual, iklan juga dapat memengaruhi kinerja perangkat karena memakan memori dan RAM yang cukup besar.
Melansir dari Avast, iklan pop-up menjadi masalah umum yang muncul hampir di semua perangkat seluler dengan berbagai sistem operasi. Untungnya, ada beberapa cara menonaktifkan iklan di semua merek HP Android yang bisa dilakukan sendiri tanpa perlu keahlian teknis khusus.
Sebelum mengetahui cara menonaktifkan iklan di semua merek HP Android, penting untuk memahami dari mana iklan-iklan tersebut berasal. Iklan yang muncul di perangkat Android umumnya bersumber dari tiga hal utama.
Pertama, iklan berasal dari aplikasi yang telah diunduh dan dipasang di perangkat. Banyak aplikasi gratis menggunakan iklan sebagai sumber pendapatan. Kedua, iklan dapat muncul dari browser saat mengakses website tertentu yang menggunakan pop-up atau redirect. Ketiga, beberapa merek smartphone menyertakan iklan bawaan dalam sistem operasi mereka sebagai bagian dari layanan personalisasi.
Mengutip dari Android Authority, pada tahun 2018 Google menyampaikan bahwa Chrome memblokir seluruh iklan yang muncul dalam website yang menggunakan full-page interstitials. Namun, beberapa situs masih menggunakan metode lain untuk menampilkan iklan yang mengganggu.
Memahami sumber iklan ini akan membantu dalam menentukan metode yang tepat untuk menonaktifkannya. Setiap sumber memerlukan pendekatan yang berbeda, mulai dari pengaturan aplikasi, browser, hingga sistem operasi perangkat itu sendiri.
Google Chrome adalah browser bawaan di sebagian besar HP Android yang memiliki fitur pemblokiran iklan terintegrasi. Cara menonaktifkan iklan di semua merek HP Android melalui Chrome cukup mudah dilakukan.
Berikut langkah-langkahnya:
Metode ini efektif untuk memblokir iklan saat browsing menggunakan Chrome. Pengaturan ini akan mencegah website membuka pop-up atau mengarahkan Anda ke halaman lain tanpa izin.
Salah satu penyebab utama munculnya iklan adalah izin notifikasi dari aplikasi tertentu. Cara menonaktifkan iklan di semua merek HP Android melalui pengaturan aplikasi dapat dilakukan dengan langkah berikut.
Langkah umum untuk semua merek Android:
Untuk pengguna Samsung, langkahnya sedikit berbeda. Anda perlu mematikan izin aplikasi agar tidak bisa tampil di atas aplikasi lain melalui menu Special access. Jika iklan muncul dari notifikasi, tarik ke bawah bilah notifikasi, tekan lama notifikasi tersebut, lalu nonaktifkan izin iklannya langsung dari situ.
Metode ini sangat efektif untuk menghentikan iklan berbentuk notifikasi pop-up dari aplikasi tertentu yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari.
Ponsel Samsung memiliki pengaturan khusus terkait personalisasi iklan yang perlu dinonaktifkan. Berikut cara menonaktifkan iklan di semua merek HP Android, khususnya untuk pengguna Samsung.
Langkah-langkahnya:
Dengan menonaktifkan pengaturan ini, sistem Samsung tidak lagi menampilkan iklan berdasarkan kebiasaan penggunaan Anda. Langkah ini juga akan menghentikan rekomendasi konten yang sering muncul di layar terkunci atau aplikasi bawaan Samsung.
HP Xiaomi dikenal sering menyisipkan iklan di berbagai menu sistem. Namun, ada beberapa cara menonaktifkan iklan di semua merek HP Android, terutama untuk pengguna Xiaomi.
Menonaktifkan Rekomendasi Iklan:
Menonaktifkan MIUI System Ads (MSA):
Menonaktifkan Iklan di Aplikasi Tema:
Setelah menonaktifkan semua pengaturan di atas, pengalaman pengguna di HP Xiaomi akan jauh lebih bersih dari gangguan iklan yang mengganggu.
Selain cara-cara khusus untuk merek tertentu, ada beberapa metode universal yang berlaku untuk semua merek HP Android dalam menonaktifkan iklan.
Menghapus Cache dan Data Browser:
Menggunakan DNS Pribadi:
Menghapus Aplikasi Mencurigakan:
Menggunakan Safe Mode:
Metode-metode ini dapat dikombinasikan untuk hasil yang lebih maksimal dalam menonaktifkan iklan di perangkat Android Anda.
Tidak, menonaktifkan iklan melalui pengaturan resmi tidak akan merusak sistem HP Android. Semua metode yang disebutkan menggunakan fitur bawaan sistem operasi yang aman digunakan. Anda hanya mengubah preferensi tampilan dan izin aplikasi tanpa memodifikasi file sistem inti.
Tidak selalu perlu. Sebagian besar iklan dapat diblokir melalui pengaturan bawaan sistem dan browser. Namun, jika iklan masih muncul setelah mencoba semua cara manual, Anda bisa menggunakan aplikasi pemblokir iklan terpercaya dari Google Play Store seperti AdGuard atau Blokada sebagai solusi tambahan.
Jika iklan masih muncul, kemungkinan ada aplikasi berbahaya atau adware yang terinstal di perangkat Anda. Coba gunakan Safe Mode untuk mengidentifikasi aplikasi penyebab, lalu hapus aplikasi tersebut. Anda juga bisa menggunakan aplikasi antivirus seperti Malwarebytes untuk memindai dan menghapus ancaman.
Ya, beberapa aplikasi gratis mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan. Menonaktifkan iklan mungkin membuat beberapa fitur aplikasi tidak berfungsi optimal atau aplikasi meminta Anda untuk upgrade ke versi berbayar. Namun, ini hanya berlaku untuk iklan dalam aplikasi, bukan iklan sistem atau browser.
Saat iklan muncul, tekan dan tahan notifikasi iklan tersebut untuk melihat dari aplikasi mana asalnya. Anda juga bisa membuka Settings, pilih Apps, lalu Manage apps dan urutkan berdasarkan yang terbaru atau yang paling sering menampilkan notifikasi untuk mengidentifikasi aplikasi penyebab iklan.
Factory reset akan menghapus semua data dan aplikasi, termasuk aplikasi penyebab iklan. Namun, ini adalah langkah terakhir yang sebaiknya dilakukan hanya jika semua cara lain tidak berhasil. Pastikan Anda sudah mencadangkan semua data penting sebelum melakukan factory reset karena semua data akan terhapus permanen.
Ya, menggunakan DNS pribadi dari penyedia terpercaya seperti AdGuard atau Cloudflare aman dan bahkan dapat meningkatkan keamanan browsing Anda. DNS pribadi membantu memblokir akses ke situs berbahaya dan iklan di tingkat jaringan, sehingga iklan tidak akan dimuat sama sekali saat Anda browsing internet.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?