Kapanlagi.com - Sidang lanjutan perceraian Eza Gionino dan Meiza Aulia Coritha kembali digelar di Pengadilan Agama Cibinong, Senin (20/10). Namun, Eza kembali tidak hadir dalam persidangan tersebut.
Kuasa hukum Eza, Raka Danira, mengatakan agenda sidang hari ini membahas tindak lanjut hasil mediasi sebelumnya. "Sidang hari ini terkait progres hasil mediasi kemarin. Namun, kami harus sampaikan juga bahwa kemarin Mas Eza baru saja berangkat ke Medan dan diterima dengan baik," ujar Raka ditemui usai sidang.
Baca berita Eza Gionino lainnya di Liputan6.com.
Raka menjelaskan, Eza absen karena memiliki jadwal pekerjaan yang padat. "Kalau untuk tidak datang mungkin sedang ada kesibukan untuk syuting ya. Dan juga untuk hari ini adalah tidak diwajibkan untuk prinsipal hadir," jelasnya.
Meski berproses secara hukum, Raka menegaskan bahwa hubungan komunikasi antara Eza dan Meiza masih berjalan baik. "Sampai sekarang, komunikasi melalui chat di WhatsApp dengan penggugat atau Mbak Echa sendiri itu intens dan sangat baik. Intinya adalah untuk parenting ke anak-anak mereka," tuturnya.
Eza juga disebut baru-baru ini berangkat ke Medan untuk menemui ketiga anaknya, Nicole, Khan, dan Axé. "Ke Medan itu menemui Nicole, Khan, dan juga Axé. Anak ketiganya sempat sakit, panasnya sampai 40 derajat. Mungkin secara naluri dia kangen dengan ayahnya atau bapaknya," ungkap Raka.
Lebih lanjut, Raka menyebut hasil mediasi antara Eza dan Meiza belum sepenuhnya gagal. "Mediasinya kan kemarin sudah disampaikan bahwa hasil mediasinya itu sepakat sebagian. Dan tadi juga hakim menyampaikan bahwa bisa saja dalam tengah-tengah persidangan itu kalau memang ada komunikasi baik, itu gugatan dicabut," katanya.
Raka menambahkan, pihaknya sempat mengajukan agar waktu mediasi ditambah, namun majelis hakim memutuskan proses dilanjutkan ke pokok perkara. "Kami memohonkan untuk mediasinya ditambah, namun hakim atau majelis berpendapat lain sehingga kami harus ikuti prosesnya. Ini ke depan itu langsung ke pokok perkara," ujarnya.
Meski demikian, Eza disebut masih membuka kemungkinan untuk berdamai dengan Meiza. "Sampai saat ini Eza atau klien kami ini menginginkan hal yang terbaik. Kalau memang hal yang terbaik itu terjadi ya kenapa tidak," kata Raka.
Ia pun menegaskan, Eza masih memiliki perasaan terhadap sang istri. "Dari awal kami berkomitmen. Eza masih, ya, masih mencintai Mbak Echa sendiri," tegasnya.
Raka menyebut, fokus utama Eza saat ini tetap pada anak-anak. Ia diberikan waktu seluas-luasnya untuk berinteraksi dengan mereka, baik secara langsung maupun lewat video call. "Mas Eza diberikan waktu seluas-luasnya, kapan pun boleh datang ke Medan, atau mungkin nanti waktu bisa dibagi lewat video call juga," ujarnya menutup.