Kepergian komedian Simson Rarameha alias Temon
meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan-
rekannya di industri hiburan. Salah satu yang
turut berduka adalah Mongol, yang datang langsung
dari Bali untuk memberikan penghormatan terakhir
kepada sahabatnya.
Bagi Mongol,
hubungan mereka jauh melampaui sekadar rekan
kerja. Ia mengenang Temon sebagai sosok yang
selama ini berperan seperti kakak, tempat berbagi
cerita sekaligus ilmu dalam perjalanan karier di
dunia hiburan.
"Kalau mengenang sosok
almarhum, beliau adalah orang yang baik hati.
Beliau adalah orang yang tidak pernah merasa diri
sebagai seorang seniman yang harus dihormati, tapi
beliau menjadi seperti abang, kayak saudara, kayak
temen yang kita bisa saling share, bertukar ilmu
untuk bisa mempertahankan diri di dunia
entertain," ujar Mongol saat ditemui di TPU Tanah
Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Advertisement
Mongol menceritakan awal perkenalannya dengan Temon ketika mulai terjun ke dunia stand-up comedy sekitar tahun 2011. Pertemuan itu menjadi awal dari hubungan baik yang terus terjalin hingga akhir hayat sang komedian.
"Jadi saya kenal beliau dari pertama kali stand up 2011, 2012 saya ketemu beliau dan dari situ sampai hari ini saya masih berhubungan baik dengan almarhum," katanya.
Selama bertahun-tahun mengenal Temon, Mongol mengaku banyak mendapatkan pelajaran, tidak hanya terkait dunia hiburan, tetapi juga sikap dalam menjalin hubungan dengan sesama.
"Betul. Itulah Mongol bilang beliau bisa menjadi kakak, sahabat, temen. Pokoknya terbaiklah buat Mongol itu," ucapnya.
Di mata Mongol, Temon merupakan figur yang rendah hati dan mampu mencairkan suasana, terutama saat berada di lokasi syuting. Kehadirannya kerap menjadi sumber hiburan bagi rekan-rekannya.
"Iya karena emang kita kalau di lokasi syuting itu jujur aja salah satu hiburan kita adalah saling ngelawak," pungkas Mongol.
Sementara itu, Temon diketahui meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.42 WIB di usia 59 tahun. Ia wafat akibat serangan jantung yang dipicu oleh riwayat hipertensi, setelah sempat menjalani penanganan intensif di RSUD Mampang.
(kpl/far/phi)