Kapanlagi.com - Raffi Ahmad, Irfan Hakim bersama rombongan yang tengah menjalani umrah di Arab Saudi pekan lalu, sempat menghadapi situasi menegangkan setelah menerima peringatan darurat soal potensi ancaman serangan udara. Momen itu membuat rombongan saling menenangkan dan berupaya tetap fokus berdoa.
Kabar ini diketahui dari unggahan selebgram Meisita Lomania pada Sabtu (24/10), yang bergabung dalam rombongan. Ia menyebut peringatan muncul berulang kali di ponsel, memicu kecemasan hingga membuat para jamaah teringat keluarga di rumah.
Peringatan tersebut diterima saat rombongan sedang dalam perjalanan di Arab Saudi, sehingga mereka memutuskan mengubah rencana ke tujuan berikutnya demi keselamatan.
RANS Entertainment Gelar Turnamen Basket Pelajar, Buka Panggung Talenta Muda Lewat Youth Sports SeriesAdvertisement
Dalam unggahan Meisita, terlihat Raffi Ahmad, Irfan Hakim, dan jamaah lain berkumpul di dalam bus sambil memperhatikan notifikasi darurat di layar ponsel. Notifikasi itu berisi imbauan agar tetap tenang, mencari tempat berlindung yang aman, menjauhi jendela dan pintu, serta mengikuti arahan Pertahanan Sipil.
"Area ini sedang berada di kawasan ancaman serangan udara. Tetaplah tenang, tinggal di dalam ruangan atau tempat aman dan menjauh dari pintu atau jendela. Ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil," bunyi peringatan tersebut.
Meisita menjelaskan peringatan itu muncul berkali-kali sehingga suasana kian tegang. Di tengah kondisi tersebut, rombongan saling menguatkan dan mengarahkan hati untuk berdoa.
Momen Haru Raffi Dan Nagita Jenguk Lily Yang Kena Influenza Dari Balik Kaca, Netizen: Bikin Mewek"Di perjalanan ibadah kali ini, kami berusaha semakin berserah diri kepada Allah. Saat di bus bersama @irfanhakim75 @raffinagita1717 rombongan FYP, tiba-tiba muncul peringatan ancaman serangan udara. Kami hanya bisa terus berikhtiar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah. Ya Allah, jaga setiap langkah umatmu, tenangkan hati kami, dan lindungi semua umatmu. Semoga tidak terjadi serangan dan tak ada siapa pun yang terluka," tulis Meisita dalam caption video.
Situasi itu juga mendorong anggota rombongan menghubungi keluarga masing-masing. Setelah saling memberi kabar dan menitipkan pesan, suasana yang semula cemas berubah haru.
Peringatan yang diterima rombongan tidak serta-merta menandakan adanya serangan yang secara khusus menargetkan mereka. Notifikasi tersebut merupakan informasi potensi bahaya yang dikeluarkan otoritas Arab Saudi pada saat itu.
Usai memastikan kondisi aman, Raffi Ahmad dan rekan-rekan melanjutkan rangkaian ibadah tanpa gangguan. Berbagai momen aktivitas mereka di Mekkah kemudian dibagikan melalui akun Instagram masing-masing.
Perjalanan RANS: Dari Garasi ke Bursa hingga Kolaborasi MayoraPada Jumat (23/10), pertahanan sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan potensi bahaya di empat wilayah barat, termasuk Makkah. Beberapa menit kemudian, peringatan tersebut dicabut tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab atau ancaman spesifiknya.
Selain Makkah, wilayah yang terdampak peringatan adalah Jeddah di pesisir Laut Merah, Ta'if yang dekat dengan Makkah, serta Yanbu yang dikenal sebagai kawasan industri minyak.
Otoritas juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membagikan gambar atau informasi terkait upaya penanggulangan rudal dan drone. Dalam laporan AFP, tidak disebutkan objek atau insiden tertentu yang secara langsung memicu peringatan tersebut.
RANS Siapkan Belasan Konser dari Dana IPO, Malaysia hingga Hong Kong Masuk Daftar LokasiSituasi keamanan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Dalam beberapa pekan terakhir, Arab Saudi dilaporkan berulang kali menjadi sasaran serangan kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran, yang dalam sejumlah serangan sebelumnya menargetkan infrastruktur minyak dan bandara.
Laporan yang menjadi rujukan juga menyebut serangan terhadap bandara Riyadh pada awal Oktober yang dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai puluhan lainnya. Namun, tidak ada keterangan yang menghubungkan secara langsung peristiwa tersebut dengan peringatan darurat yang diterima rombongan Raffi Ahmad dan kawan-kawan.
Pengalaman ini menjadi pengingat bahwa kondisi keamanan bisa berubah sewaktu-waktu saat bepergian. Rombongan memilih mengutamakan keselamatan dan mengikuti perkembangan situasi sebelum kembali meneruskan perjalanan.
(kpl/gtr)