Foto profil Asna Kirani

Asna Kirani, yang akrab disapa Nana, merupakan peserta Dangdut Academy 8 asal Bulungan, Kalimantan Utara. Selain memiliki kemampuan bernyanyi, Nana juga dikenal sebagai guru sanggar tari yang membawa keahlian menarinya ke atas panggung, menjadikan setiap penampilannya memiliki daya tarik tersendiri.

Perjalanan Nana di Dangdut Academy 8 dimulai dari babak audisi. Penampilannya berhasil mencuri perhatian dewan juri saat membawakan lagu Egois dan Cinta Berpayungkan Bulan. Tak hanya karena kualitas vokalnya, kemampuan menarinya juga menjadi sorotan hingga para juri sempat memintanya mengajarkan beberapa gerakan tari. Penampilan tersebut mengantarkan Nana meraih Golden Ticket dan melaju ke babak Final Audition.

Di Final Audition, Nana kembali menunjukkan perkembangan saat membawakan lagu Secret Love. Penampilannya mendapat apresiasi dari dewan juri dan memastikan langkahnya menuju babak Top 42, membuktikan bahwa ia mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Memasuki babak Top 37 Grup 2, persaingan semakin ketat. Nana berusaha memberikan penampilan terbaik meski mengaku sempat dilanda rasa gugup dan merasa persiapannya belum maksimal. Para juri memberikan sejumlah masukan terkait pengaturan tempo dan penempatan improvisasi agar penampilannya semakin matang.

Pada akhir konser Top 37 Grup 2, Nana harus mengakhiri perjalanannya setelah dinyatakan tersenggol. Meski langkahnya terhenti di fase tersebut, ia meninggalkan kesan sebagai peserta yang memiliki perpaduan kemampuan vokal dan keterampilan menari yang kuat, sekaligus menunjukkan semangat belajar sepanjang kompetisi.

Perjalanan Nana di Dangdut Academy 8 menjadi pengalaman berharga yang memperkaya kemampuannya sebagai penyanyi dan performer. Dengan bekal pengalaman tersebut, Nana memiliki modal untuk terus mengembangkan kariernya di industri musik dangdut.