in partnership with Indosiar

Deretan Pedangdut Alumni Bintang Pantura yang Curi Perhatian

Audisi BINTANG PANTURA 2026 resmi dibuka Indosiar mulai 9 Oktober 2026 hingga 9 Januari 2027. Seluruh proses gratis dan terbuka untuk WNI berusia minimal 16 tahun yang mampu menyanyikan dangdut, koplo, campursari, hingga keroncong, baik solo, duo, maupun grup.

Pendaftaran sepenuhnya online melalui formulir di situs resmi. Calon peserta menyiapkan foto dan dua video audisi a cappella: satu lagu pantura bertempo cepat serta satu lagu bertempo lambat atau sedang. Video diunggah ke akun media sosial pribadi, lalu tautannya dimasukkan ke formulir.

Peserta juga wajib sudah berpengalaman tampil di panggung dan tidak sedang terikat kontrak dengan perusahaan rekaman atau manajemen artis. Jika ada kendala, panitia dapat dihubungi via email support@kly.id. Sebelum mendaftar, berikut perjalanan sejumlah jebolan Bintang Pantura yang dikenal publik sejak 2015.

Toto Anggit asal Wonosobo, Jawa Tengah, menjuarai Bintang Pantura musim kedua dengan final digelar 6 November 2015. Sebagai anak didik Inul Daratista, ia unggul atas Norman Divo yang menjadi runner-up. Anak ketujuh dari sepuluh bersaudara ini sebelumnya dikenal sebagai gitaris sebuah band di kota asalnya sebelum memberanikan diri bernyanyi di panggung nasional.


Hak Cipta: Toto Anggit Bintang Pantura - instagram.com/totoanggit
2/8