Catatan Juri untuk Listen di Top 42 D'Academy 8, Jadi Bekal Untuk Top 37
Listen, peserta D'Academy 8 asal Kendal © KapanLagi.com/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Listen tampil di panggung Top 42 Group 5 D'Academy 8 pada 21 Juli 2026. Peserta asal Kendal, Jawa Tengah, yang merupakan anak didik Fildan Rahayu ini tidak meraih satu pun Standing Ovation dari para juri.
Meski tanpa Standing Ovation, Listen tetap melangkah ke babak berikutnya. Peserta yang tersenggol di grup ini adalah Naela dari Banyumas. Menjelang penampilan di Top 37 Group 3 yang tayang pada Kamis, 30 Juli 2026, deretan catatan dari para juri menjadi bekal penting untuk perbaikan.
Soimah menilai Listen memiliki warna vokal yang khas, namun butuh tenaga dan pengelolaan napas yang lebih baik.
Advertisement
"Jadi ternyata vokal kamu ada khasnya sebenernya asal kamu berenergi vokal kamu makin keluar, khasnya makin keliatan, tapi kalau kamu nggak berenergi khas vokal kamu nggak kelihatan. Cuma PR-nya di pernafasan aja, selebihnya masih oke," ujar Soimah.
1. Perjalanan di Top 42: Tanpa SO, Tetap Lolos
Di Top 42 Group 5, Listen tidak memperoleh Standing Ovation dari tiga juri yang hadir, yakni Soimah, Dewi Perssik, dan Lesti Kejora. Keputusan tersebut menjadi salah satu penanda bahwa masih ada aspek penampilan yang perlu diperkuat.
Hasil akhir grup menempatkan Listen sebagai peserta yang berlanjut, sementara Naela dari Banyumas harus mengakhiri perjuangan di babak ini. Catatan dari juri menjadi sorotan utama untuk persiapan tahap berikutnya.
Listen dijadwalkan tampil kembali di Top 37 Group 3 pada Kamis, 30 Juli 2026. Momentum ini menjadi kesempatan untuk menerapkan evaluasi yang telah disampaikan dewan juri.
2. Catatan dari Soimah untuk Listen
Menurut Soimah, Listen memiliki ciri khas vokal yang dapat menonjol apabila didukung energi yang cukup. Ia juga menekankan pentingnya aspek teknis pernapasan dalam menunjang performa panggung.
"Jadi ternyata vokal kamu ada khasnya sebenernya asal kamu benergi vokal kamu makin keluar, khasnya makin keliatan, tapi kalau kamu nggak benernergi khas vokal kamu nggak kelihatan. Cuma PR-nya di pernafasan aja, selebihnya masih oke," ujar Soimah.
Soimah menyoroti pernapasan sebagai pekerjaan rumah utama, sementara aspek lain dinilai masih dalam batas aman. Pada babak ini, Soimah tidak memberikan Standing Ovation untuk Listen.
3. Masukan Dewi Perssik: Telat Panas dan Penguasaan Panggung
Dewi Perssik sependapat dengan Soimah. Ia mengibaratkan penampilan Listen seperti mesin diesel yang telat panas, sehingga kekuatan vokal baru terasa setelah pertengahan lagu. Dewi meminta konsistensi tenaga dari awal hingga akhir serta gerak panggung yang menyatu dengan musik.
"Aku setuju dengan Ibu Mae, Listen itu ibarat diesel, jadi di lagu ini telat panas, jadi semakin ke sini kamu semakin nunjukin power suara kamu, nah yang saya mau itu harusnya kamu tuh konsisten dari awal sampai akhir nah tapi kamu di sini ini awalnya biasa banget. Pas pertengahan ke sini saya makin menikmati yang kamu kasih, yang kamu suguhkan, selebihnya gerakan-gerakannya kamu harus bisa menyatu dengan musik. Jangan sampai kamu hanya diem aja, jangan ya, harus bisa kreatif," ujar Dewi Perssik.
Pada kesempatan ini, Dewi Perssik juga tidak memberikan Standing Ovation kepada Listen.
4. Penekanan Lesti Kejora: Penjiwaan dan Notasi
Lesti Kejora menyoroti penghayatan (penjiwaan) dan ekspresi panggung Listen. Juara D'Academy musim pertama itu juga mencatat ada bagian ujung notasi yang terdengar turun.
Lesti Kejora tidak memberikan Standing Ovation pada penampilan Listen di Top 42 Group 5.
"Tambahan lagi buat Listen, di penjiwaannya lebih dirasain lagi, terus ekspresinya, sama di ujung-ujung notasinya ada beberapa tadi aku denger agak turun," ujar Lesti Kejora.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/cvn/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
