in partnership with Indosiar

Dewi Perssik Rugi Gara-gara Akun Facebook Palsu, Siap Tempuh Jalur Hukum

Dewi Perssik Rugi Gara-gara Akun Facebook Palsu, Siap Tempuh Jalur Hukum
Dewi Perssik di pernikahan anak Soimah (credit: KapanLagi.com/Budy Santoso)

Kapanlagi.com - Dewi Perssik tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat membeberkan dampak buruk dari munculnya akun Facebook palsu yang mengatasnamakan dirinya. Meskipun akun tersebut terlihat meyakinkan dengan verifikasi centang biru, namun Dewi menegaskan bahwa akun itu murni buatan oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi. Dampak yang dirasakan Dewi pun merembet hingga ke urusan bisnis dan kepercayaan publik.

Penyanyi asal Jember ini menjelaskan bahwa kerugian yang ia alami bukan hanya soal angka, melainkan hilangnya kepercayaan dari para klien. Banyak pihak yang sempat meragukan identitas resmi Dewi Perssik karena banyaknya akun tiruan yang beredar. Hal ini tentu sangat mengganggu kestabilan usahanya yang selama ini dibangun dengan kerja keras dan kejujuran.

"Maksudnya ini bukan orang yang sama ya. Ini orang yang berbeda. Jadi mungkin mereka melihat kasus saya yang sebelum-sebelumnya itu selalu dimaafkan," ucap Dewi Perssik saat ditemui KapanLagi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/05/2026).

1. Dewi Perssik Ini Pelajaran

Dewi Perssik pakai batik (credit: instagram.com/dewiperssik9)

Dewi Perssik merasa perlu memberikan pelajaran berharga bagi siapa pun yang mencoba merusak reputasi orang lain melalui media sosial. Dewi Perssik menegaskan bahwa sikapnya kali ini bukan bentuk arogansi, melainkan upaya untuk menegakkan keadilan bagi dirinya sendiri. Ia ingin setiap orang lebih bijak dan bertanggung jawab dalam mengoperasikan akun media sosial mereka.

2. Kerugian yang Dialami Dewi Perssik

Dewi Perssik di nikahan anak Soimah (credit: KapanLagi.com/Budy Santoso)

Dewi Perssik menceritakan bahwa akun palsu tersebut sangat aktif dalam berinteraksi dengan pengikutnya, bahkan terkadang melakukan promosi yang tidak ia ketahui. Hal inilah yang dikhawatirkan dapat memicu penipuan berkedok endorsement yang merugikan masyarakat luas. Oleh karena itu, langkah hukum dianggap sebagai benteng perlindungan terakhir bagi integritas namanya.

"Cuma kan di situ kan galau-galaunya secara imateriil kan kita rugi ya Mas, nama baik, kepercayaan, usaha pasti karena ada orang lain yang akhirnya kurang percaya," lanjut Dewi Perssik menceritakan keresahannya.

3. Soal Berita Hoaks

Dewi Perssik cantik berkebaya (credit: KapanLagi.com/Budy Santoso)

Selain masalah akun Facebook palsu, Dewi juga sempat menyinggung soal maraknya berita hoaks yang menyebutkan dirinya telah meninggal dunia. Kasus hoaks tersebut saat ini juga tengah dikonsultasikan dengan tim pengacaranya. Namun, Dewi memilih untuk fokus menyelesaikan masalah pemalsuan data terlebih dahulu agar energinya tidak terkuras habis.

4. Tak Akan Beri Maaf Lagi

Side profile Dewi Perssik (credit: KapanLagi.com/Budy Santoso)

Sandy Arifin selaku pengacara menambahkan bahwa kliennya sudah memberikan maaf berkali-kali pada kasus-kasus sebelumnya, namun kali ini ia mendukung penuh keputusan Dewi untuk tetap di jalur hukum. Sandy melihat Dewi Perssik sudah berada di titik jenuh dalam menghadapi perundungan dan manipulasi data di jagat maya. Jalur pidana diharapkan dapat memberikan jawaban atas kegelisahan sang pedangdut.

Pihak kepolisian kabarnya telah mengantongi dua nama saksi yang akan memperkuat laporan Dewi Perssik. Beberapa bukti digital yang sudah dikumpulkan pun dirasa sudah cukup untuk menaikkan status penyelidikan ke tahap berikutnya. Dewi Perssik hanya bisa bersabar mengikuti setiap tahapan prosedur yang berlaku di kepolisian.

5. Bersikap Waspada

Dewi Perssik pakai kemeja army (credit: instagram.com/dewiperssik9)

Kini, Dewi Perssik lebih memilih untuk bersikap waspada dan membatasi akses informasi pribadinya kepada orang-orang di luar lingkaran terdekat. Ia berharap agar pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Kasus Dewi Perssik ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya keamanan data pribadi bagi para pengguna internet di Indonesia.

6. Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Kasus yang dialami Dewi Perssik ini menjadi pengingat pentingnya keamanan data pribadi di era digital. Ia berharap agar pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

Rekomendasi

Trending