Niken Salindry Mulai Belajar Nyinden di Usia 4 Tahun Demi Dekat Ayah
Niken Salindry belajar nyinden sejak usia 4 tahun. (cr: instagram.com/niken_salindry_reall)
Kapanlagi.com - Niken Salindry menceritakan awal ketertarikannya belajar nyinden sejak usia 4 tahun. Cerita itu ia sampaikan saat berbincang dengan Ivan Gunawan di kanal YouTube C8 Podcast, mengungkap alasan personal yang membuatnya mantap memilih jalan sebagai sinden sejak kecil.
"Itu kemauanku sendiri," ujar Niken. Ia menyebut keputusan tersebut lahir dari dirinya, bukan paksaan siapa pun, agar bisa lebih sering berada di sisi sang ayah yang berprofesi sebagai dalang.
Sejak itu, Niken mulai ikut tampil bersama ayahnya di panggung. Kehadirannya yang konsisten membuatnya dikenal sebagai sinden kecil, berawal dari keinginan sederhana untuk tak berjauh-jauhan dengan sang ayah yang kerap bekerja hingga jarang pulang.
Advertisement
1. Demi Dekat Dengan Ayah Dalang
Ayah Niken Salindry adalah seorang dalang, sosok yang memperkenalkannya pada musik dan dunia pedalangan. Karena tuntutan pekerjaan, ayahnya sering berada di luar rumah ketika Niken masih kecil, sehingga memantik dorongan bagi Niken untuk menyatu dalam dunia yang sama.
"Dulu kan ayah jarang pulang ke rumah karena dalang terus. Akhirnya aku pengen jadi sinden, pengen nyindenin ayah," tutur Niken.
Ia mulai belajar nyinden di usia 4 tahun, kemudian kerap mendampingi sang ayah tampil. Dari panggung ke panggung, Niken melekat sebagai sinden kecil yang hadir bersama ayahnya.
Dalam obrolan itu, Ivan Gunawan menilai alasan Niken sebagai cara agar tidak jauh dari ayah. Niken membenarkan penilaian tersebut. "Oh so sweet banget," komentar Ivan.
2. Kondisi Terkini Sang Ayah
Memasuki usia lanjut, ayah Niken kini mengalami stroke dan duduk di kursi roda. Menurut Niken, sang ayah sudah 6 tahun tidak bisa berbicara, sehingga komunikasi sehari-hari menjadi sangat terbatas.
Ketika Ivan menanyakan apakah ayahnya pernah menyampaikan rasa bangga, Niken menjawab singkat, "Ayah nggak bisa ngomong."
Niken bercerita, ayahnya sempat menulis beberapa hal untuk disampaikan. Namun tulisan terakhir yang ia terima terasa seperti ungkapan pasrah, yang ia duga muncul karena kelelahan menghadapi sakit berkepanjangan.
Saat ini, sang ayah tinggal bersama istrinya yang sekarang. Niken masih rutin menjenguk, menjaga silaturahmi dan memastikan kabar ayahnya.
Ia menyebut ayahnya kerap menangis, terutama ketika rindu setelah cukup lama tidak berjumpa. Momen itu berulang setiap kali mereka bertemu kembali.
Niken menuturkan, ketika ayahnya mulai sakit ia masih duduk di bangku kelas 6 SD, belum memikirkan langkah apa yang harus diambil atau bagaimana harus mandiri. Kini, setelah beranjak dewasa, ia berharap ayahnya bisa menyampaikan sesuatu secara langsung untuknya.
3. Harapan Sederhana Niken Salindry Untuk Ayah
Di tengah kondisi kesehatan ayahnya, Niken memilih berdoa dengan sederhana. Ia berharap ayahnya diberi kesabaran dan kesehatan agar tetap dapat membersamai hari-harinya.
"Semoga masih bisa menemaniku sampai aku nikah nanti," ucapnya.
Dalam percakapan yang sama, Ivan Gunawan mengajak penonton turut mendoakan ayah Niken. Ia juga menyapa para penggemar yang dulu terbiasa menyaksikan sang ayah mendalang untuk ikut mengirim dukungan.
4. Peran Ayah Sambung Dalam Karier
Selain ayah kandung, Niken juga memiliki ayah sambung yang ia panggil ayah. Sosok bernama Soleh itu berperan membantu mencarikan pekerjaan sekaligus mengurus manajemen Niken.
Ditanya seberapa besar rasa sayangnya, Niken menjawab, "Tidak terhingga."
Niken merasa bersyukur dipertemukan dengan orang-orang yang menyayangi dan mendukung kariernya. Ia menyebut selalu merasa ditemani hingga sekarang.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/cvn)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
