Profil Cendi Maumere: Academia Pertama Tersenggol di Top 21 Dangdut Academy 8
Cendi Maumere © KapanLagi.com/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Perjalanan Cendi Audia, yang dikenal sebagai Cendi Maumere, di ajang Dangdut Academy 8 harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Academia asal Maumere, Nusa Tenggara Timur ini menjadi peserta pertama yang tersenggol pada babak Top 21 setelah bersaing dalam Grup 1.
Cendi mencuri perhatian publik bukan hanya karena kemampuan vokalnya, tetapi juga kisah inspiratifnya sebagai anak seorang nelayan yang berjuang untuk membantu perekonomian keluarga.
Sejak babak audisi, Cendi sudah menunjukkan bakatnya yang luar biasa. Ia sering bernyanyi dari panggung ke panggung untuk membantu sang ayah, yang berprofesi sebagai nelayan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Cendi tetap berusaha keras untuk mempertahankan posisinya di kompetisi ini. Sayangnya, perjuangannya harus terhenti di babak Top 21.
Advertisement
1. Perjuangan Cendi Meraih Golden Ticket
Cendi berhasil mendapatkan golden ticket pada tahap audisi, sebuah pencapaian yang membanggakan. Ia tampil di hadapan juri-juri ternama seperti Soimah, Dewi Perssik, dan Wika Salim, dengan vokal yang memukau dan berhasil melanjutkan ke Final Audition.
Di balik keberhasilannya, terdapat kisah emosional tentang keluarganya. Ayahnya bekerja sebagai nelayan yang mencari gurita, sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.
Cendi juga mengungkapkan bahwa ia sering bernyanyi untuk membantu ekonomi keluarga, dengan bayaran sekitar Rp250 ribu untuk sekali tampil. Keinginannya untuk mengangkat kehidupan keluarganya menjadi motivasi utama dalam mengikuti Dangdut Academy 8.
2. Lolos Final Audition hingga Jadi Academia
Setelah mendapatkan golden ticket, Cendi melanjutkan perjuangannya di Final Audition. Ia berhasil tampil dengan sejumlah lagu tantangan dari para juri dan mendapatkan tiket untuk menjadi academia D'Academy 8.
Dalam penampilan yang mengesankan, Cendi membawakan lagu-lagu seperti Kamu Istimewa dan Kumpulan Dusta. Penampilannya di Final Audition menarik perhatian berkat karakter vokalnya yang khas. Cendi dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke babak berikutnya.
Perjalanannya berlanjut hingga Top 37 dan Top 31, di mana Cendi berhasil mengamankan posisi di babak Top 26 di bawah bimbingan Coach Selfi Yamma.
3. Keluarga Cendi Terdampak Gempa NTT
Di tengah perjuangan di panggung kompetisi, Cendi menghadapi situasi berat ketika keluarganya di Maumere terdampak gempa NTT. Keluarga Cendi harus mengungsi, dan kondisi ini tentu membuat pikirannya terbagi saat tampil di panggung.
Momen haru terlihat ketika Cendi menceritakan kondisi keluarganya. Ia tak kuasa menahan tangis saat mengetahui keluarganya masih harus mengungsi setelah gempa. Meski demikian, Cendi tetap berusaha memberikan penampilan terbaik.
Pada Top 31, ia membawakan lagu Insan Biasa dan berhasil lolos ke Top 26, mendapatkan apresiasi dari Lesti Kejora, Dewi Perssik, dan Anang Hermansyah, meskipun ada catatan mengenai teknik vokal dan ekspresi.
4. Nyaris Tersenggol di Top 26
Persaingan semakin ketat ketika Cendi memasuki Top 26. Berada di Grup 3, Cendi tampil bersama Ikhwan, Murama, Sahwan, dan Delira. Pada babak tersebut, Cendi sempat masuk dua terbawah setelah membawakan lagu Air Bunga milik Rita Sugiarto.
Namun, Cendi masih mendapat kesempatan melanjutkan perjalanan setelah Delira dinyatakan tersenggol. Hasil tersebut membuat Cendi lolos ke Top 21 bersama tiga academia lainnya dari grup tersebut.
Memasuki Top 21 Grup 1, Cendi kembali berjuang mempertahankan posisinya. Namun, setelah melalui rangkaian penampilan dan penilaian, ia akhirnya menjadi satu-satunya academia dari grup tersebut yang harus meninggalkan kompetisi.
Dengan hasil ini, Cendi tercatat sebagai academia pertama yang tersenggol di babak Top 21 Dangdut Academy 8.
Mau ikut dukung peserta favoritmu di Dangdut Academy 8? Kamu bisa beli Vidio Koins buat dikirim sebagai virtual gift langsung dari aplikasi Vidio. Klik di sini buat pilih paketnya:Vidio Koins D'Academy 8 (khusus pengguna Android, ya!)
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/ums)
Advertisement
