Zhifanna Pesisir Selatan Melaju ke Top 31 D'Academy 8, Borong Semua SO
Zhifanna © KapanLagi.com/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Zhifanna Putri Allaysa, peserta asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat, memastikan tempat di babak Top 31 D'Academy 8. Perolehan ini diraih setelah penampilannya di Top 37 Grup 6, ketika ia membawakan lagu solo Mataharimu dan mengantongi tiga Standing Ovation (SO) dari dewan juri.
Di usia 16 tahun, Zhifanna datang dengan motivasi kuat untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Di bawah bimbingan D'Coach Selfi Yamma, ia menargetkan bisa dikenal luas oleh publik dan menembus hingga babak Top 2. Sebelum fokus pada dangdut pada sekitar 2023, ia lebih sering mengikuti kompetisi menyanyi pop di daerah asalnya.
Usai penampilan yang mengantarkannya lolos, dukungan datang dari para juri. "Selamat Kamu Lolos," tulis akun Soimah.
"Harus terus belajar jangan cepet puas dan semoga menjadi lebih baik ke depan," kata Zhifanna kepada reporter KapanLagi.com yang meliput ke venue pada Jumat, (7/8/2026).
Advertisement
1. All SO di Grup 6 Antar Zhifanna ke Top 31
Panggung Top 37 Grup 6 pada Jumat, 7 Agustus 2026, menjadi titik penting bagi Zhifanna di D'Academy 8. Ia tampil dalam dua sesi: duet dan solo, dan berhasil menjaga konsistensi penampilannya sepanjang malam.
Pada sesi pembuka, Zhifanna berduet dengan Melani dari Sidrap. Keduanya, yang berada di tim D'Coach Selfi Yamma, menyanyikan Ilalang yang dipopulerkan Machicha Mochtar. Duet ini memperoleh tiga SO dari juri yang bertugas, yakni Lesti Kejora, Wika Salim, dan Soimah Pancawati.
Di sesi solo, Zhifanna membawakan Mataharimu yang populer dinyanyikan oleh Sridevi DA. Penampilan tersebut kembali berbuah All SO dan mengamankan tiket langsung ke babak Top 31. Dari Grup 6, ia melaju bersama Rama asal Cirebon, sementara Niswah dari Pemalang harus tersenggol.
Selain hasil voting juri, apresiasi personal juga terdengar di panggung. Lesti Kejora menyatakan dirinya sebagai penggemar Zhifanna, menegaskan impresi positif yang ia tunjukkan di malam itu.
(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)
2. Dari Final Audition ke Golden Ticket
Langkah Zhifanna di D'Academy 8 dimulai dari Final Audition Indosiar. Ia kala itu membawakan Doaku dan berhasil menyentuh hati juri. Tiga SO diraih, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu penerima golden ticket.
Dalam sesi tersebut, Wika Salim memuji cara bernyanyinya yang dinilai seperti sedang berbicara kepada pendengar, dengan penampilan yang disebut hampir sempurna. Dewi Perssik menilai warna suaranya sangat menyentuh, sedangkan Soimah menyebut performa itu membekas dalam ingatannya.
Raihan positif di audisi menjadi fondasi yang berlanjut pada babak-babak berikutnya. Konsistensi tiga SO kembali hadir pada penampilan-penampilan Zhifanna setelah audisi, menegaskan kesiapan kompetitifnya di panggung D'Academy 8.
3. Babak Top 42 dan Target Bersama D'Coach Selfi
Setelah audisi, Zhifanna melaju ke Top 42. Di babak ini, ia berduet dengan Revalina dari Palangka Raya menyanyikan Sekali Seumur Hidup. Kolaborasi tersebut kembali memperoleh tiga SO dari dewan juri.
Berada di bawah arahan D'Coach Selfi Yamma, Zhifanna mengusung target ganda: memperluas pengenalan dirinya di mata publik dan menembus Top 2 D'Academy 8. Pendampingan dari pelatih menjadi bagian dari proses penguatan teknik dan interpretasi panggungnya.
Latar belakangnya yang semula lebih akrab dengan kompetisi pop berubah pada sekitar tahun 2023, bertepatan dengan era D'Academy 6, ketika ia mulai serius mendalami dangdut. Dorongan utamanya tetap sama: meniti karier musik sembari membahagiakan kedua orang tua.
(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru
