11 Tanaman Rambat untuk Mempercantik Balkon, Sulap Sudut Sempit Jadi Lebih Asri

11 Tanaman Rambat untuk Mempercantik Balkon, Sulap Sudut Sempit Jadi Lebih Asri
Tanaman Nasturtium/AI Generated

Kapanlagi.com - Balkon dapat menjadi sudut hijau yang menarik meski memiliki luas terbatas. Salah satu cara memanfaatkannya adalah menanam tanaman rambat yang dapat diarahkan ke teralis, pagar balkon, atau dibiarkan menjuntai dari pot.

Selain mempercantik tampilan, tanaman rambat juga dapat memberikan kesan lebih sejuk dan hidup. Namun, pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi balkon, terutama intensitas cahaya matahari, ukuran pot, serta ruang yang tersedia untuk pertumbuhan tanaman.

Berikut tanaman rambat yang dapat dipertimbangkan untuk mempercantik balkon, dihadirkan KapanLagi.com dari berbagai sumber, Selasa (11/8).

1. Sirih Gading

Sirih Gading/AI Generated

Sirih gading (Epipremnum aureum) merupakan tanaman yang relatif mudah dirawat dan cocok untuk balkon dengan cahaya terang tidak langsung maupun cahaya yang tersaring. Batangnya dapat dibiarkan menjuntai dari pot atau diarahkan ke tiang dan teralis.

Daunnya berbentuk hati dengan warna hijau yang dapat memiliki corak kuning atau putih, tergantung kultivarnya. Tanaman ini dapat ditanam dalam wadah berukuran relatif kecil selama ukurannya disesuaikan dengan pertumbuhan tanaman dan kondisi perakarannya.

Sirih gading juga dapat ditanam di media air. Namun, untuk pertumbuhan jangka panjang, media tanam yang memiliki drainase baik umumnya lebih sesuai.

2. Bunga Telang

Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman merambat yang terkenal dengan bunga berwarna biru atau putih. Batangnya dapat melilit penyangga sehingga cocok ditanam di dekat teralis balkon.

Tanaman ini menyukai cahaya matahari yang cukup dan media tanam yang memiliki drainase baik. Karena pertumbuhannya cukup aktif, bunga telang sebaiknya diberi rambatan agar batang dapat tumbuh lebih terarah.

Keberadaan bunga berwarna cerah membuatnya cocok untuk balkon yang ingin diberi sentuhan tropis sekaligus warna alami.

3. Sirih Merah

Sirih Merah/AI Generated

Istilah "aglonema rambat" terkadang digunakan dalam perdagangan tanaman, tetapi aglaonema bukan tanaman rambat. Sirih merah merupakan sebutan yang dapat merujuk pada beberapa jenis Piper, tanaman dari keluarga Piperaceae.

Banyak tanaman dari kelompok Piper memiliki kebiasaan tumbuh merambat dan dapat diarahkan pada penyangga. Sirih merah menarik untuk balkon karena memiliki daun berbentuk hati dengan warna hijau dan semburat merah keunguan, terutama pada bagian bawah daun.

Tanaman ini lebih sesuai ditempatkan pada area dengan cahaya terang yang tidak terlalu terik. Media tanam juga sebaiknya lembap, tetapi tidak tergenang.

4. Melati Belanda

Melati Belanda atau ceguk (Combretum indicum, sebelumnya dikenal sebagai Quisqualis indica) merupakan tanaman rambat berbunga yang dapat memberikan tampilan lebih semarak pada balkon.

Daya tarik utamanya terletak pada bunga yang mengalami perubahan warna seiring perkembangannya. Bunga yang baru mekar dapat berwarna putih, kemudian berubah menjadi merah muda hingga merah. Bunganya juga memiliki aroma yang khas.

Tanaman ini membutuhkan penyangga yang cukup kuat karena pertumbuhannya dapat menjadi rimbun. Untuk balkon, pemangkasan secara berkala penting dilakukan agar ukurannya tetap terkendali.

5. Bunga Lonceng

Bunga Lonceng/AI Generated

Nama "bunga lonceng" dapat digunakan untuk beberapa tanaman dengan bunga berbentuk menyerupai lonceng. Salah satu tanaman yang dikenal dengan nama tersebut di Indonesia adalah alamanda kuning (Allamanda cathartica), yang juga dikenal sebagai bunga terompet emas.

Bunganya berwarna kuning cerah dan berbentuk terompet sehingga mudah menjadi titik perhatian di balkon. Alamanda merupakan tanaman berkayu yang dapat tumbuh memanjang dan diarahkan pada teralis atau pagar.

Tanaman ini menyukai sinar matahari yang cukup. Karena pertumbuhannya dapat cukup kuat, gunakan wadah yang kokoh dan lakukan pemangkasan agar tanaman tidak mengambil terlalu banyak ruang.

6. Bunga Nona Makan Sirih

Bunga nona makan sirih umumnya merujuk pada Clerodendrum thomsoniae, tanaman hias yang dikenal karena perpaduan kelopak putih dan mahkota berwarna merah hingga merah keunguan.

Tanaman ini dapat tumbuh memanjat dengan bantuan penyangga. Karena itu, teralis balkon dapat dimanfaatkan sebagai tempat rambatan sekaligus membentuk tampilan vertikal.

Letakkan pada area dengan cahaya terang hingga mendapatkan sebagian sinar matahari. Pemangkasan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk tanaman dan mengendalikan pertumbuhannya.

7. Ubi Jalar Ornamen

Ubi Jalar Ornamen/AI Generated

Ubi jalar ornamen (Ipomoea batatas kultivar hias) ditanam terutama untuk menikmati warna dan bentuk daunnya, bukan untuk produksi umbi sebagai bahan pangan. Tanaman ini memiliki pertumbuhan menjalar dan dapat dibiarkan menjuntai dari pot balkon.

Warna daunnya sangat beragam, mulai dari hijau, kuning kehijauan, merah keunguan, hingga kombinasi beberapa warna. Karakternya membuat ubi jalar ornamen cocok digunakan sebagai tanaman pengisi atau tanaman gantung.

Tanaman ini menyukai cahaya terang dan dapat tumbuh cepat ketika mendapatkan kondisi yang sesuai. Pemangkasan diperlukan apabila sulurnya mulai terlalu panjang atau memenuhi area balkon.

8. Sirih Sulawesi

Sirih Sulawesi (Piper ornatum) merupakan tanaman dari keluarga Piperaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh merambat. Tanaman ini menarik sebagai penghias balkon karena memiliki daun dekoratif dengan corak dan warna yang mencolok.

Tanaman dapat diarahkan pada penyangga atau teralis untuk membentuk tampilan vertikal. Sirih Sulawesi lebih sesuai ditempatkan pada area dengan cahaya terang yang tidak terlalu terik agar daunnya tidak mudah mengalami kerusakan akibat paparan matahari berlebihan.

Media tanam sebaiknya memiliki drainase baik dan dijaga tetap lembap tanpa membuat air menggenang.

9. Bunga Embun Pagi

Bunga Embun Pagi/AI Generated

Bunga embun pagi (Heterotis rotundifolia) merupakan tanaman hias berbentuk perdu kecil yang dapat memberikan tampilan rimbun pada balkon. Tanaman ini dapat ditempatkan dalam pot di tepi balkon sehingga tajuknya memberikan kesan hijau dan lembut.

Ukurannya yang relatif kompak membuatnya dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pengisi di antara tanaman balkon lainnya. Kehadiran dedaunan yang rimbun juga dapat membantu menciptakan tampilan balkon yang lebih asri.

Tanaman ini cocok dipadukan dengan tanaman yang memiliki karakter tumbuh tegak atau menjalar sehingga komposisinya terlihat lebih berlapis.

10. Tumbuhan Sutra

Tumbuhan sutra memiliki daun berukuran kecil yang tumbuh rimbun sehingga memberikan tampilan lembut dan hijau pada balkon. Bentuk dan tekstur daunnya menyerupai daun jati belanda, tetapi berukuran lebih kecil.

Tampilan dedaunan yang rapat membuat tumbuhan sutra menarik digunakan sebagai elemen penghijauan pada balkon. Tanaman ini dapat memberikan kesan lebih asri dan teduh, terutama ketika ditempatkan pada area yang ingin dibuat lebih hijau.

Agar tampilannya tetap rapi, lakukan pemangkasan secara berkala jika pertumbuhannya mulai memenuhi area balkon. Penempatan tanaman juga sebaiknya disesuaikan dengan ruang yang tersedia agar tidak mengganggu akses atau memenuhi teralis.

11. Nasturtium

Nasturtium/AI Generated

Nasturtium (Tropaeolum majus) merupakan tanaman berbunga yang dapat tumbuh menjalar atau memanjat pendek. Daunnya berbentuk bulat seperti perisai, sedangkan bunganya dapat berwarna kuning, jingga, hingga merah.

Tanaman ini cocok untuk pot balkon karena batangnya dapat diarahkan ke teralis atau dibiarkan menjuntai melewati sisi wadah. Nasturtium membutuhkan cahaya yang cukup untuk tumbuh dan berbunga dengan baik.

Dibandingkan tanaman rambat berkayu yang dapat tumbuh besar, nasturtium relatif lebih mudah dikendalikan sehingga cocok untuk balkon yang tidak terlalu luas.

12. Tips Memilih Tanaman Rambat untuk Balkon

Tidak semua tanaman rambat cocok ditempatkan di balkon dengan kondisi yang sama. Sebelum memilih, perhatikan arah datangnya matahari, ukuran balkon, kekuatan pagar atau teralis, serta ukuran pot.

Untuk balkon yang teduh atau hanya memperoleh cahaya terang tidak langsung, sirih gading dan beberapa jenis Piper dapat menjadi pilihan. Sementara itu, bunga telang, melati Belanda, alamanda, dan nasturtium lebih cocok apabila balkon mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

Perhatikan pula bobot tanaman setelah tumbuh besar. Pot berisi media tanam basah bisa menjadi cukup berat, sehingga sebaiknya tidak menempatkan wadah besar secara sembarangan di pagar balkon.

Dengan pemilihan tanaman yang tepat dan pemangkasan rutin, balkon tidak harus dipenuhi banyak pot untuk terlihat asri. Satu atau dua tanaman rambat yang diarahkan dengan baik pada teralis bahkan sudah dapat membentuk aksen hijau yang menarik tanpa membuat balkon terasa sesak.

13. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Rambat untuk Mempercantik Balkon

1. Tanaman rambat apa yang cocok untuk balkon dengan ruang terbatas?

Sirih gading, ubi jalar ornamen, dan nasturtium dapat menjadi pilihan karena dapat dibiarkan menjuntai dari pot sehingga tidak banyak memakan ruang lantai.

2. Apakah semua tanaman rambat untuk balkon membutuhkan sinar matahari langsung?

Tidak. Sirih gading dan beberapa jenis Piper lebih sesuai dengan cahaya terang tidak langsung, sedangkan bunga telang, melati Belanda, alamanda, dan nasturtium membutuhkan cahaya matahari yang lebih banyak.

3. Bagaimana cara merawat tanaman rambat agar tidak memenuhi balkon?

Lakukan pemangkasan secara berkala, arahkan batang atau sulur pada teralis, dan pilih pot yang ukurannya sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Pastikan pula wadah memiliki drainase yang baik.

(kpl/rmt)

Rekomendasi

Trending