Cara Menggunakan Leonardo AI untuk Membuat Gambar dan Video Berkualitas Profesional
cara menggunakan leonardo ai (c) Ilustrasi AI
Kapanlagi.com - Leonardo AI adalah platform generative AI berbasis web yang memungkinkan siapa saja mengubah teks menjadi gambar dan video berkualitas tinggi. Leonardo AI adalah platform kreatif bertenaga AI yang menghasilkan gambar, tekstur, dan video siap produksi dari teks dan gambar yang Anda masukkan. Memahami cara menggunakan Leonardo AI kini menjadi keterampilan penting di era digital, baik bagi kreator konten, desainer, maupun pemasar.
Lebih dari 18 juta kreator termasuk desainer grafis, pemasar, pengembang game, dan seniman menggunakan platform ini saat ini. Keunggulan Leonardo AI dibandingkan kompetitornya adalah antarmuka web yang intuitif, skema gratis dengan token harian, serta beragam model AI yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Bagi Anda yang tertarik membuat foto menggunakan AI, platform ini layak menjadi pilihan utama.
Artikel ini akan memandu Anda secara lengkap tentang cara menggunakan Leonardo AI, mulai dari pendaftaran akun, menulis prompt efektif, hingga fitur-fitur canggih seperti video generation dan custom model. Semua panduan disusun agar mudah diikuti bahkan oleh pemula tanpa latar belakang seni atau desain.
Advertisement
Ethan Smith, Lead AI Researcher dan Co-founder Leonardo AI, menyatakan: "Selera yang baik dalam AI berarti membangun dengan intensi bukan sekadar presisi. Ini tentang mengetahui apa yang terlihat bagus, terasa tepat, dan akan beresonansi dengan kreator." Filosofi inilah yang membuat Leonardo AI terus berkembang sebagai platform kreatif yang berfokus pada kualitas estetika dan kemudahan penggunaan.
1. Cara Membuat Akun Leonardo AI
Langkah pertama untuk memahami cara menggunakan Leonardo AI adalah membuat akun di platform ini. Leonardo AI cocok untuk pemula karena proses pendaftarannya sangat mudah dan cepat.
Kunjungi Situs Resmi: Buka browser dan akses leonardo.ai. Untuk mulai berkreasi dengan Leonardo, daftar atau masuk di situs tersebut.
Klik Launch App atau Create an Account: Tombol ini biasanya terletak di pojok kanan atas halaman utama. Anda akan diarahkan ke halaman pendaftaran.
Pilih Metode Pendaftaran: Leonardo AI menyediakan opsi daftar melalui akun Google, Microsoft, atau Apple untuk akses yang lebih cepat tanpa perlu mengisi formulir panjang.
Isi Username dan Pilih Minat: Setelah login, masukkan username unik dan pilih bidang minat Anda, misalnya Art, Design, atau Marketing. Konfirmasi bahwa Anda berusia di atas 18 tahun.
Masuk ke Dashboard: Setelah login, Anda akan memiliki akses ke dashboard Leonardo AI. Di sinilah semua aktivitas kreatif Anda dimulai.
2. Cara Menggunakan Leonardo AI untuk Generate Gambar Pertama
Setelah akun aktif, saatnya mempraktikkan cara menggunakan Leonardo AI untuk membuat gambar pertama Anda. Prosesnya sangat sederhana dan hanya memerlukan beberapa langkah dasar.
Buka Menu Image Generation: Temukan dan klik AI Tools lalu Image pada dashboard. Anda juga bisa mengklik ikon Image yang besar. Ini akan membuka antarmuka utama dan membawa Anda ke AI image generator.
Tulis Prompt di Kolom Teks: Setelah berada di halaman utama aplikasi Leonardo, temukan kolom prompt di bagian atas dan ketikkan deskripsi gambar Anda. Gunakan bahasa Inggris untuk hasil optimal.
Atur Dimensi Gambar: Secara default, Leonardo akan memilih ukuran output atau rasio aspek yang paling cocok dengan model yang dipilih. Namun, Anda bisa melakukan pilihan cepat seperti 2:3, 1:1, atau 16:9.
Pilih Jumlah Gambar: Secara default, Leonardo menghasilkan 4 gambar per prompt, tetapi Anda bisa mengontrol jumlahnya melalui panel di sisi kiri.
Klik Generate: Tekan tombol Generate dan tunggu beberapa detik. Dalam beberapa detik, gambar Anda akan muncul di Output Gallery di sebelah kanan.
Unduh Hasil: Setelah menyempurnakan gambar final, Anda dapat dengan mudah menggunakan tombol "Download Image" untuk menyimpan gambar ke komputer.
3. Cara Memilih Model AI yang Tepat di Leonardo AI
Salah satu keunggulan utama Leonardo AI adalah ketersediaan berbagai model AI yang bisa dipilih sesuai kebutuhan visual Anda. Memahami perbedaan antar-model adalah bagian penting dari cara menggunakan Leonardo AI secara efektif.
Akses Model Selector: Untuk mengedit gambar di aplikasi Leonardo, navigasikan ke menu dropdown model selector di bagian kiri atas layar.
Kenali Jenis-Jenis Model: Dalam Leonardo AI, model yang Anda pilih berperan kritis dalam menentukan tampilan akhir gambar. Pikirkan model seperti "gaya" atau "otak" masing-masing telah dilatih untuk menginterpretasi prompt dengan cara berbeda, dengan kekuatan bervariasi dalam realisme, stilisasi, pencahayaan, anatomi, dan tekstur. Beberapa model dioptimalkan untuk kecepatan dan penggunaan umum, sementara yang lain di-fine-tune untuk estetika spesifik seperti fantasi, anime, atau fotorealisme.
Pilih Model Sesuai Kebutuhan: Untuk pembuatan gambar, tersedia model proprietary seperti Lucid Origin atau Lucid Realism, serta model populer lainnya seperti Nano Banana atau GPT Image 1.5.
Eksperimen dengan Berbagai Model: Jika satu model tidak menghasilkan gaya yang Anda inginkan, cobalah model lain. Ini cara terbaik menemukan model favorit Anda.
Perhatikan Rasio Aspek Default: Praktik yang baik adalah tetap mendekati rasio aspek default model untuk menghindari masalah seperti fitur yang terdistorsi aneh.
Pada akhir 2025, Leonardo mengintegrasikan model Phoenix. Secara teknis, model ini berbagi arsitektur dengan model open-source FLUX.1, yang terkenal karena satu hal: mengikuti instruksi dengan sempurna.
4. Cara Menulis Prompt yang Efektif di Leonardo AI
Kualitas gambar yang dihasilkan sangat bergantung pada cara Anda menulis prompt. Inilah bagian krusial dalam cara menggunakan Leonardo AI agar menghasilkan visual yang sesuai harapan.
Gunakan Struktur Prompt Berlapis: Gunakan format [Deskripsi Setting] + [Detail Subjek] + [Suasana dan Atmosfer] + [Gaya Seni dan Inspirasi] + [Spesifikasi Teknis] + [Fokus pada Detail dan Resolusi].
Tulis dalam Bahasa Inggris: Platform ini memberikan hasil terbaik dengan prompt bahasa Inggris. Sertakan detail seperti pencahayaan, gaya seni, dan kualitas teknis (misalnya "8k resolution" atau "highly detailed").
Manfaatkan Prompt Enhance: Ada opsi Prompt Enhance di pojok kanan bawah kotak input prompt. Ini adalah pipeline khusus yang meningkatkan cara AI menginterpretasi prompt Anda, membuat output lebih koheren. Jadi tidak masalah jika Anda belum mahir menulis prompt di awal.
Gunakan Negative Prompt: Tentukan apa yang tidak ingin Anda tampilkan, membantu AI untuk fokus pada output yang diinginkan. Contoh isi standar: "ugly, deformed, blurry, bad anatomy, extra fingers, watermark."
Atur Guidance Scale: Slider Guidance Scale mengontrol seberapa ketat AI mengikuti prompt Anda. Rendah (3-5) berarti AI lebih kreatif. Tinggi (10-15) berarti AI mengikuti prompt secara ketat. Sweet spot biasanya sekitar 7.
5. Cara Menggunakan Fitur Image to Image di Leonardo AI
Fitur Image to Image memungkinkan Anda mengubah foto atau sketsa menjadi karya seni digital. Ini salah satu fitur paling menarik dalam panduan cara menggunakan Leonardo AI.
Pilih Opsi Image to Image: Buka Leonardo AI dan pilih opsi Image to Image.
Upload Gambar Referensi: Selanjutnya pilih sumber gambar dan seret serta lepas gambar ke kotak upload. Anda bisa menggunakan foto selfie, sketsa kasar, atau gambar apa pun.
Atur Init Strength: Sesuaikan init strength gambar. Nilai rendah menghasilkan gambar yang lebih kreatif, sedangkan nilai tinggi berarti mempertahankan lebih banyak fitur dari gambar asli.
Tulis Prompt dan Generate: Masukkan prompt yang paling mendeskripsikan gambar yang ingin Anda hasilkan dan klik generate image. Setelah itu gambar akan dihasilkan.
6. 6. Cara Edit Gambar dengan AI Canvas di Leonardo AI
AI Canvas adalah editor terintegrasi yang membuat cara menggunakan Leonardo AI semakin fleksibel. Fitur ini memungkinkan Anda mengedit, memperluas, atau memodifikasi gambar langsung di dalam platform.
Buka AI Canvas: Akses fitur Canvas melalui menu sidebar kiri atau dengan mengklik opsi "Edit in Canvas" pada gambar yang telah di-generate.
Gunakan Inpainting: Klik dan seret untuk menghapus bagian gambar dan meregenerasi area tersebut (misalnya untuk memperbaiki tangan).
Manfaatkan Outpainting: Perluas melampaui batas gambar berguna untuk membuat komposisi penuh. Ini sempurna untuk mengubah potret persegi menjadi wallpaper landscape lebar.
Gunakan Select dan Sketch Tool: Gunakan Select Tool untuk memilih gambar di canvas Anda bisa memindahkan, menskala, atau merotasi gambar. Sketch Tool memungkinkan Anda menambahkan warna secara freeform.
Generate pada Area Tertentu: Tandai area yang ingin diubah, tulis prompt baru, dan Leonardo akan meregenerasi hanya bagian yang dipilih tanpa mengubah keseluruhan gambar.
7. Cara Menggunakan Leonardo AI untuk Generate Video
Leonardo AI kini bukan sekadar generator gambar platform ini juga mendukung pembuatan video. Kemampuan ini semakin memperluas cara menggunakan Leonardo AI untuk kebutuhan kreatif profesional.
Akses Fitur Video Generation: Dari dashboard utama, navigasikan ke menu video generation yang tersedia di sidebar.
Pilih Model Video: Untuk pembuatan video, Leonardo menawarkan rangkaian model yang besar, termasuk Veo 3.1, Sora 2, Kling O1, dan Hailuo 2.3.
Tulis Video Prompt: Prompt untuk video perlu mendeskripsikan gerakan dan aksi. Contoh: "A perfume bottle slowly rotating on a marble surface, with golden particles floating in the air."
Pilih Model yang Direkomendasikan: Untuk eksperimen cepat dan keseimbangan ideal antara kualitas, kecepatan, dan biaya, disarankan memulai dengan model Kling 2.5 Turbo.
Generate dan Edit: Arahkan mouse ke video yang ingin diedit dan klik tombol Edit yang muncul di pojok kanan bawah.
8. Cara Melatih Custom Model di Leonardo AI
Fitur custom model training merupakan keunggulan yang jarang ditemukan di platform lain. Cara menggunakan Leonardo AI untuk melatih model kustom memungkinkan Anda menciptakan konsistensi visual yang tinggi.
Kumpulkan Dataset: Kumpulkan 10-20 gambar berkualitas tinggi dari subjek tertentu (misalnya wajah Anda sendiri, gaya seni tertentu, atau karakter game).
Upload ke Training Tab: Upload gambar ke tab "Training & Datasets".
Beri Nama dan Kategori: Berikan nama dan kategori pada model Anda.
Mulai Training: Setelah dilatih, model ini menjadi model yang dapat dipilih di generator Anda.
Gunakan Model Kustom: Jika Anda mengilustrasikan buku anak-anak atau novel grafis, Anda membutuhkan karakter utama yang terlihat sama di setiap bidikan. Melatih custom model adalah satu-satunya cara yang andal untuk mencapai konsistensi ini.
Anda dapat mengupload 10-20 foto dari gaya atau objek tertentu, dan Leonardo akan melatih model kustom untuk Anda. Ini sempurna untuk merek yang membutuhkan aset yang konsisten.
9. Cara Menghemat Token Gratis di Leonardo AI
Manajemen token yang baik sangat penting dalam cara menggunakan Leonardo AI secara gratis. Platform ini menyediakan token harian yang perlu dikelola dengan bijak agar produktivitas tetap optimal.
Kurangi Jumlah Gambar per Generate: Ubah pengaturan default dari 4 gambar menjadi 1 atau 2 saat masih bereksperimen mencari prompt yang tepat.
Gunakan Model Standar untuk Tes: Alchemy adalah pipeline rendering premium Leonardo. Fitur ini meningkatkan resolusi, kontras, dan fidelitas pencahayaan secara signifikan, tetapi biayanya lebih mahal per gambar (sekitar 8-16 token vs 2). Gunakan model standar terlebih dahulu.
Upscale Hanya yang Terbaik: Jangan melakukan upscale pada semua gambar. Pilih satu hasil terbaik untuk di-upscale agar token tidak terbuang sia-sia.
Manfaatkan Flow State: Flow State adalah mode generasi yang membantu pengguna mengeksplorasi puluhan ide visual dengan cepat ketika tidak tahu harus mulai dari mana.
Tunggu Reset Harian: Token akan direset secara otomatis setiap 24 jam. Manfaatkan waktu ini untuk merencanakan prompt yang lebih matang.
10. Cara Menggunakan Fitur Upscaler dan Remove Background
Leonardo AI menyediakan fitur post-processing yang sangat berguna untuk menyempurnakan hasil akhir gambar Anda. Langkah-langkah berikut melengkapi panduan cara menggunakan Leonardo AI secara komprehensif.
Klik pada Gambar Output: Dengan mengklik gambar output, Leonardo akan membuka tampilan detail. Anda akan melihat beberapa alat post-processing seperti Upscale, Remove Background, Unzoom, Use as Image Guidance, Edit in Canvas, atau Edit with AI.
Gunakan Upscaler: Fitur ini meningkatkan resolusi gambar tanpa mengorbankan detail. Sangat berguna jika Anda ingin mencetak gambar dalam ukuran besar.
Remove Background: Ada tombol "Remove Background" di image viewer. Biayanya 2 token dan bekerja sangat baik untuk cutout karakter.
Pilih Format Unduhan: Secara default, Leonardo menyimpan gambar dalam format JPG. Jika Anda menghapus background, gambar yang diunduh akan mempertahankan transparansi (format PNG).
11. Fitur-Fitur Unggulan Leonardo AI yang Wajib Diketahui
Selain fitur-fitur dasar di atas, Leonardo AI menawarkan rangkaian alat kreatif yang menjadikannya platform yang sangat lengkap. Leonardo AI memiliki banyak fitur yang membuatnya sangat praktis bagi para kreator. Berikut adalah fitur-fitur unggulan yang perlu Anda ketahui.
Realtime Canvas: Memungkinkan Anda menggambar atau memberi prompt secara real-time dan melihat gambar berkembang secara instan. Fitur ini sangat inovatif untuk eksperimen visual cepat.
Elements (LoRAs): "Elements" adalah plugin gaya kecil yang bisa Anda aktifkan atau nonaktifkan. Ini adalah versi LoRA milik Leonardo. Contoh: "Glass & Steel," "Cute Animal," "Baroque," "Kids Illustration." Anda bisa mengaktifkan beberapa Elements sekaligus dan mengatur slider kekuatannya.
Style Reference dan Content Reference: Transformasikan gambar Anda dengan mentransfer gaya dari satu gambar ke gambar lain menggunakan fitur Style Reference. Fitur ini membantu menjaga konsistensi visual antar proyek.
Blueprints: Blueprints memberikan Anda struktur tanpa membatasi kreativitas cara sempurna untuk menyempurnakan ide dan tetap sesuai merek.
Describe Tool: Fitur yang mampu mengubah gambar menjadi prompt (reverse engineering), sehingga Anda bisa mereplikasi gaya visual tertentu yang menarik.
Community Feed: Fitur Community Feed menyediakan perpustakaan lengkap gambar yang dihasilkan dengan Leonardo AI. Anda dapat menjelajahi, menyalin prompt, atau mengunduh gambar untuk proyek Anda. Semua gambar publik bersifat royalty-free dan dapat digunakan secara komersial.
API Access: Panduan API membantu Anda memulai dari pembuatan API key hingga menghasilkan gambar pertama. Ini berguna bagi developer yang ingin mengintegrasikan kemampuan Leonardo ke dalam aplikasi mereka.
12. Perbandingan Leonardo AI dengan Midjourney dan DALL·E
Untuk memahami posisi Leonardo AI di ekosistem AI generatif, penting mengetahui perbandingannya dengan kompetitor utama. Dalam sebuah ulasan, Cybernews menyatakan: "Dibandingkan dengan Midjourney dan DALL·E kompetitor utamanya Leonardo AI unggul dengan kecepatan generasi yang lebih cepat, kontrol lebih besar atas penyempurnaan gambar, dan versi gratis dengan token harian."
Leonardo AI tidak terbatas pada pengguna tingkat lanjut. Platform ini cukup intuitif dan kaya fitur untuk pemula maupun profesional. Dibandingkan Midjourney yang mengharuskan penggunaan Discord dan sepenuhnya berbayar, Leonardo AI memiliki antarmuka web sendiri yang lebih mudah dipahami pemula.
Dari segi kontrol kreatif, kemampuan untuk melakukan Inpaint, Outpaint, Sketch, dan Animate dalam satu jendela browser tidak tertandingi. Sementara DALL·E lebih cocok untuk kebutuhan generalis dan marketing sederhana, Leonardo AI menawarkan fleksibilitas yang jauh lebih besar untuk proyek-proyek yang membutuhkan kontrol detail tinggi.
Jika Anda menginginkan berbagai gaya, pilihan model, concept art, fotorealisme, dan sesekali pembuatan video atau tekstur 3D, Leonardo AI sangat kuat. Ideal untuk kreator yang menangani berbagai jenis proyek.
13. Leonardo AI dan Akuisisi Canva - Era Baru Kreativitas Digital
Canva telah mengakuisisi Leonardo.ai, sebuah startup konten dan riset AI generatif, sebagai upaya perusahaan memperluas cakupan teknologi AI mereka. Akuisisi ini menandai babak baru dalam perkembangan Leonardo AI dan ekosistem desain digital secara keseluruhan.
Cameron Adams, co-founder dan Chief Product Officer Canva, mengatakan: "Kami sangat senang menyambut Leonardo.AI ke Canva dua perusahaan Australia bergabung untuk menghadirkan terobosan kelas dunia dalam AI dan kreativitas. Bidang ini terus berkembang, dan kepemimpinan teknis serta dampak komunitas Leonardo tidak bisa diremehkan. Menggabungkan dunia kami akan mempercepat pekerjaan masing-masing tim."
JJ Fiasson, Founder dan CEO Leonardo.AI, menyatakan: "Bergabung dengan keluarga Canva berarti kami dapat berinvestasi lebih dalam untuk meningkatkan skala upaya riset AI kami secara global, dan bergerak lebih cepat untuk menghadirkan fitur dan fungsionalitas baru kepada kreator di seluruh dunia." Meskipun kini bagian dari Canva, Leonardo AI akan tetap beroperasi sebagai platform independen, membangun untuk komunitasnya, dengan kreativitas sebagai inti.
Akuisisi ini juga membuka peluang integrasi yang lebih baik. Bagi pengguna Canva Pro, teknologi Leonardo akan terintegrasi ke Magic Studio sehingga pengalaman desain menjadi semakin powerful. Leonardo.Ai adalah salah satu startup dengan pertumbuhan tercepat di Australia, mendemokratisasi kreativitas dengan platform produksi konten AI generatifnya. Sejak diluncurkan tahun 2022, perusahaan ini telah mengumpulkan lebih dari 19 juta pengguna di seluruh dunia, yang telah menghasilkan lebih dari satu miliar gambar.
14. Tips Profesional Memaksimalkan Hasil di Leonardo AI
Setelah memahami dasar-dasar cara menggunakan Leonardo AI, berikut beberapa tips lanjutan yang akan membantu Anda mendapatkan hasil terbaik dari platform ini.
Gunakan Seed untuk Reproduksibilitas: Tetapkan random seed untuk pembuatan aset yang dapat direproduksi. Fitur ini sangat berguna ketika Anda menemukan komposisi yang sempurna dan ingin membuat variasi dari hasil tersebut.
Pelajari dari Community Feed: Leonardo menampilkan galeri komunitas berisi gambar yang dihasilkan oleh pengguna lain. Salin prompt dari gambar yang Anda sukai sebagai titik awal eksperimen.
Manfaatkan Hak Komersial: Per akhir 2025, Leonardo memberikan kepemilikan komersial penuh atas gambar kepada Anda sebagai kreator, bahkan pada paket gratis. Ini artinya, gambar yang Anda buat bisa digunakan untuk keperluan bisnis.
Perhatikan Anatomi dan Detail: Leonardo memiliki lebih sedikit masalah AI pada anatomi. Kebanyakan orang yang dihasilkan memiliki tangan yang tampak natural dan fitur wajah proporsional.
Gunakan Rasio Aspek Sesuai Platform: Untuk konten media sosial, gunakan 9:16 untuk Instagram/TikTok dan 16:9 untuk YouTube/blog.
Kombinasikan Multiple Elements: Aktifkan beberapa Elements sekaligus dan atur slider kekuatan masing-masing untuk menciptakan gaya visual yang unik dan personal.
15. Kegunaan Leonardo AI untuk Berbagai Profesi
Leonardo AI benar-benar dibangun untuk kreator, pengembang game, pemasar, dan desainer yang membutuhkan cara yang andal untuk menghasilkan visual yang konsisten dan profesional, tanpa kurva pembelajaran yang besar. Berikut adalah beberapa profesi yang sangat diuntungkan oleh platform ini.
Pengembang Game: Membuat concept art, aset karakter, lingkungan, dan item game dengan cepat dan konsisten. Leonardo AI awalnya memang dirancang untuk kebutuhan ini.
Content Creator dan Blogger: Membuat ilustrasi blog, thumbnail YouTube, dan visual media sosial tanpa biaya desainer grafis. Bagi kreator yang juga menggunakan platform Canva, integrasi Leonardo semakin memperkaya ekosistem kreatif.
Pemasar Digital: Leonardo AI dapat digunakan untuk desain karakter dan aset game, visual pemasaran, dan gambar arsitektur.
Arsitek dan Desainer Interior: Menghasilkan konsep visual arsitektur dan desain ruangan dengan cepat untuk presentasi klien.
Pendidik: Membuat media ajar visual yang lebih menarik dan interaktif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.
Fotografer: Menggunakan fitur Image to Image untuk mengeksplorasi gaya artistik baru atau meningkatkan kualitas foto dengan teknologi AI upscaling.
16. Paket Harga Leonardo AI - Gratis dan Berbayar
Memahami struktur harga adalah bagian penting dari cara menggunakan Leonardo AI secara optimal. Leonardo AI menawarkan pengaturan yang khas: akses gratis untuk pengguna kasual, kemudian paket berbayar yang meningkat dengan berbagai keuntungan. Model langganan platform ini memberikan ruang untuk berkembang tanpa mengunci pengguna ke pendekatan satu ukuran untuk semua.
Paket gratis (Free Forever) memberikan token harian yang cukup untuk bereksperimen. Token ini direset setiap 24 jam dan tidak memerlukan kartu kredit untuk diaktifkan. Antarmuka web yang intuitif dan paket gratis yang dermawan menurunkan hambatan untuk masuk, sementara paket tingkat yang lebih tinggi membuka kemampuan kelas profesional seperti pembuatan gambar privat dan pelatihan model personal.
Bagi profesional yang membutuhkan lebih banyak token, akses prioritas, dan fitur lanjutan, tersedia beberapa tier berbayar mulai dari Apprentice hingga Maestro. Token adalah sistem kredit internal. Setiap generasi (gambar atau video) mengonsumsi token tergantung pada model yang digunakan, kompleksitas prompt, dan resolusi. Bagi pengguna yang juga tertarik dengan menjual karya digital, investasi pada paket berbayar bisa sangat sepadan.
17. Keamanan dan Privasi Data di Leonardo AI
Leonardo AI menjaga privasi pengguna dan kontrol aset, menjadikannya alat pembuatan gambar AI yang aman. Pengguna dapat mengandalkan platform ini untuk penciptaan dan penyimpanan karya seni yang terlindungi. Fitur Leonardo AI juga memastikan hak kepemilikan dan penanganan data yang aman.
Pada paket gratis, perlu diketahui bahwa gambar yang dihasilkan bersifat publik dan dapat dilihat di Community Feed. Untuk generasi yang bersifat privat, pengguna perlu mengupgrade ke paket berbayar. Tidak ada konten pengguna Canva yang akan dibagikan dengan Leonardo kecuali pengguna Canva secara tegas memilih untuk ikut serta.
Bagi pengguna yang mengerjakan proyek sensitif atau komersial, selalu periksa Terms of Service terbaru dan pertimbangkan untuk menggunakan paket yang menyediakan fitur private generation. Hal ini memastikan karya Anda tetap eksklusif dan tidak muncul di galeri publik.
18. FAQ
Apakah Leonardo AI benar-benar gratis?
Ya, Leonardo AI menawarkan paket gratis permanen yang memberikan token harian untuk menghasilkan gambar. Token direset setiap 24 jam dan Anda tidak perlu memasukkan kartu kredit. Paket gratis ini cukup untuk pemula yang ingin belajar cara menggunakan Leonardo AI.
Berapa banyak gambar yang bisa dibuat dengan akun gratis Leonardo AI?
Dengan token harian yang diberikan, Anda bisa menghasilkan sekitar 30-70 gambar per hari, tergantung pada model dan pengaturan kualitas yang digunakan. Menggunakan fitur premium seperti Alchemy atau resolusi tinggi akan mengonsumsi lebih banyak token per gambar.
Apakah gambar dari Leonardo AI boleh digunakan untuk keperluan komersial?
Berdasarkan kebijakan terkini, Leonardo AI memberikan hak komersial kepada kreator atas gambar yang dibuat, termasuk pada akun gratis. Namun, selalu periksa Terms of Service terbaru karena regulasi AI bisa berubah sewaktu-waktu.
Apa perbedaan utama antara Leonardo AI dan Midjourney?
Perbedaan utama terletak pada aksesibilitas dan kontrol. Midjourney mengharuskan penggunaan Discord dan sepenuhnya berbayar, sedangkan Leonardo AI memiliki dashboard web sendiri yang lebih intuitif, fitur gratis yang mumpuni, serta kontrol lebih besar atas proses kreatif seperti Canvas editing.
Bisakah Leonardo AI digunakan di HP?
Leonardo AI memiliki aplikasi resmi untuk iOS yang dapat diunduh di App Store. Untuk pengguna Android, platform ini bisa diakses melalui browser mobile karena tampilan webnya sudah responsive. Cara menggunakan Leonardo AI di HP pada dasarnya sama dengan versi desktop.
Apa hubungan Leonardo AI dengan Canva?
Canva mengakuisisi Leonardo AI pada Juli 2024 untuk memperkuat kapabilitas AI visual mereka. Meskipun sudah menjadi bagian dari Canva, Leonardo AI tetap beroperasi sebagai platform independen dengan fokus pada inovasi dan pengembangan model AI.
Bagaimana cara mendapatkan hasil terbaik dari Leonardo AI?
Kunci utamanya adalah menulis prompt yang detail dan terstruktur, memilih model AI yang sesuai dengan kebutuhan visual, dan memanfaatkan fitur Negative Prompt. Pelajari juga dari Community Feed untuk mendapatkan inspirasi prompt dari kreator lain di seluruh dunia.
(kpl/vna)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8