INDONESIA

'GARASI' Kisah Anak Band Yang Mencari Jati Diri

Sabtu, 21 Januari 2006 06:30  | 

Mira Lesmana







KapanLagi.com - Semua tokoh utama film ini adalah remaja yang haus akan musik. Salah satunya Gaia (Ayu Ratna), seorang vokalis muda yang keras hati namun belum juga menemukan band yang cocok. Ia juga memiliki rahasia pribadi yang membebaninya berkaitan dengan kehidupan masa lalu ibunya, Kinar (Syaharani).

Ada pula Aga (Fedi Nuril), seorang komposer muda berbakat yang tak sepaham dengan visi musik kakaknya ingin membentuk sebuah band seperti cita-citanya selama ini. Tak ketinggalan juga, Awan (Aries Budiman), sahabat Aga dari kecil, yang pernah meninggalkan Aga ke Jepang sebelum akhirnya kembali ke lagi Bandung untuk mengejar mimpi mereka yang tertunda.

Dua sobat musisi "siap pakai" itu pun mencari vokalis untuk band baru mereka. Secara kebetulan Aga berhasil merayu Gaia untuk menjajal kebolehan permainan vokalnya, gara-gara berebut album grup lama Guruh Soekarno Putra, The Gypsy. Gayung bersambut, Gaia, Aga dan Awan ternyata langsung kompak karena kesamaan visi: hidup dari bermain musik.

Lalu mereka pun membentuk band bernama "Garasi" dengan dukungan dari toko musik D'Lawas tempat berkumpulnya para pecinta musik sejati, yang dikelola Revi (Desta), Bison (Ari Dagienkz), dan Deden (David Tarigan). Keunikan mereka mendapat sambutan hangat.

Popularitas Garasi tak lantas membuat segalanya jadi mudah. Perasaan cinta yang muncul harus dipendam karena keinginan mereka untuk mendahulukan musik; persahabatan mereka diwarnai kesalah-pahaman; pertentangan dengan keluarga kerap memperuncing masalah; dan pada puncaknya, terpaan gosip dan tuduhan dari masyarakat sekitar yang menyudutkan mereka menjadi sebuah pengalaman berharga yang takkan pernah terlupakan.

Debut sutradara Agung Sentausa ini diklaim sebagai film bertema anak band pertama di Indonesia. Ide ceritanya sendiri berdasarkan kekaguman Mira Lesmana akan semangat bermusik anak muda sekarang. Ide itu lalu dituangkan dalam bentuk script oleh Prima Rusdi.

Konon, penggarapan film ini menghabiskan biaya hingga Rp 5 miliar. Adapun proses casting-nya sendiri memakan waktu hingga 4 bulan dan berhasil menjaring lebih dari 200 orang peserta audisi, mulai dari Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Dalam film ini, grup band Garasi berhasil juga menelurkan enam lagu bercorak indie.

Hal lain yang menjadikan film ini unik adalah pemilihan lokasi syuting di Bandung, tempat lahirnya banyak musisi berbakat. Tak ketinggalan pula, penampilan para musisi papan atas seperti Kikan-Ernest Coklat, Andi /rif, Iwa K dan Sita RSD yang membuat film GARASI makin bertambah semarak. (bsb/dni)