On the Basis of Sex
Synopsis
Pada tahun 1956, Ruth Bader Ginsburg adalah mahasiswi tahun pertama di Harvard Law School. Di saat yang sama, suaminya, Martin Ginsburg, mahasiswa tahun kedua, didiagnosis menderita kanker testis. Ruth menjalani hari-hari super padat, menghadiri kelasnya sendiri sekaligus kelas Martin, mencatat dan menyalin materi kuliah, sambil merawat Martin dan bayi mereka, Jane.
Dua tahun kemudian, kanker Martin dinyatakan remisi dan ia diterima bekerja di sebuah firma hukum di New York City. Ruth mengajukan permohonan kepada Dekan Harvard Law School, Griswold, agar diizinkan menyelesaikan gelar hukum Harvard dengan mengambil kelas di Columbia Law School di New York. Namun, Griswold bersikukuh pada kebijakan Harvard saat itu dan menolak permintaan tersebut. Ruth pun memutuskan pindah ke Columbia.
Meski lulus sebagai mahasiswa terbaik di kelasnya, Ruth tetap kesulitan mendapat pekerjaan di firma hukum karena tak ada satu pun yang mau mempekerjakan perempuan. Akhirnya, ia bekerja sebagai dosen di Rutgers Law School dan mengajar mata kuliah 'Sex Discrimination and the Law'.
Pada tahun 1970, Martin memperkenalkan Ruth pada kasus pajak Moritz v. Commissioner. Charles Moritz adalah pria asal Denver yang harus menyewa perawat untuk merawat ibunya yang menua agar ia tetap bisa bekerja.
Namun, Moritz ditolak pengurangan pajak atas biaya perawatan tersebut karena Section 214 dari Internal Revenue Code saat itu hanya membatasi pengurangan pajak untuk 'a woman, a widower or divorcee, or a husband whose wife is incapacitated or institutionalized'. Pengadilan memutuskan bahwa Moritz, seorang pria yang tidak pernah menikah, tidak memenuhi syarat.
Ruth melihat kasus ini sebagai peluang untuk menantang berbagai undang-undang yang selama bertahun-tahun berasumsi bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah, sementara perempuan tinggal di rumah mengurus keluarga.
Ia percaya bahwa jika berhasil menciptakan preseden hukum bahwa seorang pria didiskriminasi berdasarkan jenis kelamin, preseden itu bisa digunakan untuk menggugat hukum-hukum yang mendiskriminasi perempuan. Menurut Ruth, pengadilan banding yang seluruh hakimnya laki-laki akan lebih mudah berempati pada pemohon laki- laki.
Pemeran
Jadwal Film
Kuyank
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
We Bury the Dead
I Was a Stranger
04 Februari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
Crime 101
18 Februari 2026
Asrama Putri
19 Februari 2026
Antara Mama, Cinta dan Surga
19 Februari 2026
Taneuh Kalaknat
19 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film BRICK MANSIONS yang Tayang di TV Malam Ini, Sabtu 31 Januari 2026 Jam 21.00