The Second Act
Synopsis
Film The Second Act (2024) adalah komedi satir asal Prancis karya Quentin Dupieux yang dibintangi Léa Seydoux, Louis Garrel, Vincent Lindon, dan Raphaël Quenard. Ceritanya berpusat pada empat karakter dengan kepentingan dan perasaan yang saling bertabrakan, bertemu di sebuah restoran terpencil yang justru menjadi panggung kekacauan emosi, ego, dan kesalahpahaman yang terasa absurd namun menghibur.
Florence adalah perempuan yang sedang jatuh cinta berat pada David. Dengan penuh keyakinan, ia ingin memperkenalkan David kepada ayahnya, Guillaume, seolah hubungan mereka sudah serius dan siap melangkah ke tahap berikutnya. Bagi Florence, pertemuan ini penting karena ia ingin mendapat pengakuan sekaligus restu dari sang ayah. Masalahnya, perasaan Florence tidak sepenuhnya berbalas. David sama sekali tidak tertarik padanya dan justru merasa terjebak dalam situasi yang tidak ia inginkan.
Alih-alih jujur dan menyelesaikan masalah secara dewasa, David memilih jalan yang lebih licik. Ia berencana menyingkirkan Florence dari hidupnya dengan cara mendorongnya ke pelukan Willy, seorang temannya yang berkepribadian unik dan sulit ditebak. David berharap rencana ini bisa membuat Florence berpaling tanpa perlu konfrontasi langsung. Namun seperti dugaan, rencana sederhana ini justru berubah menjadi kekacauan total.
Keempat karakter tersebut akhirnya bertemu di sebuah restoran di tengah antah berantah. Tempat yang seharusnya menjadi lokasi makan biasa berubah menjadi ruang penuh ketegangan, dialog aneh, dan situasi canggung. Guillaume datang dengan ekspektasinya sendiri sebagai seorang ayah, Florence membawa harapan besar soal cinta, David sibuk menjaga citra dan kebohongannya, sementara Willy masuk ke dalam situasi ini tanpa benar-benar memahami apa yang sedang terjadi.
Sepanjang The Second Act (2024), percakapan yang tampak sepele perlahan membuka sifat asli masing-masing karakter. Film ini bermain dengan humor kering, dialog absurd, dan momen yang terasa seperti pertunjukan teater. Tidak ada ledakan besar atau drama melodramatis, tapi justru dari interaksi sederhana itulah konflik muncul dan berkembang. Setiap karakter dipaksa berhadapan dengan kejujuran, keinginan, dan ketakutan mereka sendiri, sering kali dengan cara yang lucu sekaligus menyakitkan.
Ringkasan singkat:
The Second Act (2024)
mengisahkan pertemuan empat orang dengan perasaan yang saling tidak sejalan di sebuah
restoran terpencil, menghadirkan komedi satir tentang cinta sepihak, kebohongan kecil, dan
kekacauan emosi yang muncul saat semua orang berusaha menghindari kejujuran.
Pemeran
Jadwal Film
Whistle
5 Centimeters per Second
Stray Kids: The dominATE Experience
I Was a Stranger
Sugar (2022)
One Battle After Another
Balas Budi
Ahlan Singapore
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
Teman Tegar Maira
Sadali
Kuyank
Return to Silent Hill
Wildcat
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Back to the Past
Mercy
Penerbangan Terakhir
28 Years Later: The Bone Temple
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Rumah Tanpa Cahaya
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
Crime 101
18 Februari 2026
Asrama Putri
19 Februari 2026
Antara Mama, Cinta dan Surga
19 Februari 2026
Taneuh Kalaknat
19 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Arbani Yasiz Sentil Soal Anak yang Abai Rawat Orang Tua, Pesan Moral 'Keluarga yang Tak Dirindukan'