KBR 68H DAN KOMITE SOLIDARITAS UNTUK MUNIR

Kematian aktifis Munir ternyata menginspirasi untuk dijadikan sebuah album musik. Album tersebut juga dipakai sebagai kampanye untuk membuka sedikit celah siapa dalang pembunuh aktifis asal Malang itu. Album itu sendiri dibuat atas kerjasama Kantor Berita Radio (KBR) 68H serta Komite Solidaritas untuk Munir (KASUM). Lagu-lagu itu diseleksi ketat oleh tiga juri, Jockie Soerjoprajogo (musikus), Trie Utami (penyanyi), serta Usman Hamid (aktivis). Pengamat musik Bens Leo turut memberikan dukungan untuk album tersebut.
Sabtu, 24 Mei 2008 11:15 Penulis: Anton
Bens Leo, Butet Kertaredjasa dan Jay Subiakto di kantor Kontras, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/5).

Bens Leo, Butet Kertaredjasa dan Jay Subiakto di kantor Kontras, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/5).


Hak Cipta: kapanlagi.com/mai/bun
1/5