24 Kata-Kata Bijak Bahasa Jepang dalam Bentuk Pepatah Kuno Beserta Penjelasannya

Ilustrasi (credit: pixabay.com)
Kapanlagi.com - Kata-kata bijak dalam bahasa Jepang sering disampaikan dalam bentuk pepatah kuno yang mengandung makna mendalam. Pepatah ini, disebut juga dengan "Kotowaza", yang merupakan cerminan kearifan nenek moyang yang tetap relevan hingga hari ini.
Melalui artikel ini, kapanlagi akan memberikan beragam kotowaza beserta dengan penjelasannya. Hal ini juga akan memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai, tradisi, dan filosofi yang terkandung di dalam kata-kata bijak bahasa Jepang tersebut.
Dari nasihat tentang kesabaran hingga kebijaksanaan dalam menghadapi kesulitan, setiap kotowaza menyimpan pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hingga, menjadi ilmu baru bagi kalian yang suka dengan kebudayaan Jepang.
Advertisement
Nah, bagi yang penasaran, maka berikut ini kata-kata bijak dalam bahasa Jepang dalam bentuk pepatah kuno yang bisa kalian ketahui, beserta penjelasannya. Yuk, langsung saja dicek KLovers.
1. Apa itu Pribahasa dalam Bahasa Jepang?

Kata-kata bijak atau peribahasa dalam budaya Jepang disebut "Kotowaza" atau "Seikatsu no Tadashisa", yang berarti kebenaran hidup atau kebijaksanaan hidup. Kotowaza sendiri merujuk pada kata-kata bijak bahasa Jepang atau peribahasa atau pepatah dalam bahasa Jepang yang mengandung kebijaksanaan dan nasihat dari generasi ke generasi.
Peribahasa ini sering kali diwariskan sebagai bagian dari budaya Jepang, menyampaikan nilai-nilai dan pengalaman hidup yang berharga. Di sisi lain, "Seikatsu no Tadashisa" merupakan kata-kata bijak bahasa Jepang yang menggambarkan kebenaran hidup atau kebijaksanaan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Hal ini sendiri mencakup norma sosial, etika, moralitas, dan cara hidup yang bijaksana yang diajarkan oleh orang tua atau tokoh-tokoh bijak dalam masyarakat. Keduanya mencerminkan kearifan lokal dan budaya yang kaya dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan dan bisa menjadi nasihat bijak untuk hidup.
2. Kata-kata Bijak Bahasa Jepang

Nah, setelah mengetahui apa itu peribahasa dalam bahasa Jepang, kalian bisa mengetahui apa saja kata-kata bijak bahasa Jepang tersebut. Kata-kata bijak dalam bahasa Jepang, atau "Kotowaza", merupakan warisan berharga yang menyimpan kearifan nenek moyang yang masih dihargai hingga saat ini. Dan berikut beberapa kata-kata bijak bahasa Jepang tersebut:
1. "Ichigo ichie" - (Satu kesempatan, satu pertemuan)
Artinya: Setiap pertemuan adalah sesuatu yang berharga dan tidak akan terulang.
2. "Kodo wa kotoba yori mo kachi ga aru" - (Tindakan lebih berharga daripada kata-kata)
Artinya: Tindakan menunjukkan lebih banyak dari pada kata-kata.
3. "Jigo jitoku" - (Hasil dari perbuatan sendiri)
Artinya: Seseorang akan memetik hasil dari apa yang telah dilakukannya.
4. "Toki wa kin nari" - (Waktu adalah emas)
Artinya: Gunakanlah waktu dengan bijaksana.
5. "Koketsu ni irazunba koji o ezu" - (Jika Anda tidak memasuki gua harimau, Anda tidak akan mendapatkan anak harimau)
Artinya: Tidak ada kesuksesan tanpa risiko.
6. "Junin toiro" - (Sepuluh orang, sepuluh warna)
Artinya: Setiap orang unik dengan pandangan dan kepercayaan yang berbeda
7. "Narau yori narero" - (Lebih baik terbiasa daripada belajar)
Artinya: Pengalaman mengajarkan lebih dari pada teori.
8. "Sente hissho" - (Siapa yang bertindak duluan akan menang)
Artinya: Bermaksud untuk mengambil inisiatif dalam segala hal.
9. "Gyoshin areba suishin" - (Jika Anda memiliki hati ikan, Anda akan mendapatkan tanggapan air)
Artinya: Berarti, Anda harus memiliki kesetiaan kepada orang lain untuk menerima kesetiaan yang sama dari mereka.
10. "Bajitoho" - (Seperti air yang melewati telinga kuda)
Artinya: Bermaksud seseorang tidak menghiraukan nasihat atau peringatan.
11. "Kikai wa mizukara tsukurumono" - (Kesempatan diciptakan sendiri)
Artinya: Jangan menunggu kesempatan datang, tetapi buatlah sendiri.
12. "Hana yori dango" - (Kue lebih baik daripada bunga)
Artinya: Menunjukkan nilai praktis lebih penting daripada hal-hal indah tetapi tidak berguna.
13. "Ningen banji saio ga uma" - (Segala sesuatu dalam hidup manusia seperti keberuntungan atau kesialan acak)
Artinya: Karena takdir seringkali tidak bisa diprediksi.
14. "Anzuru yori umu ga yasashi" - (Lebih baik melahirkan daripada merasa khawatir)
Artinya: Tindakan lebih baik daripada khawatir.
15. "Iro yori mo kokoro" - (Hatinya lebih penting daripada penampilannya)
Artinya: Menekankan pada kualitas internal seseorang.
16. "Tadeku mushi mo sukizuki" - (Setiap orang memiliki preferensi mereka sendiri)
Artinya: Selera dan keinginan orang berbeda-beda.
17. "Ishi no ue ni mo san nen" - (Bahkan di atas batu, tumbuhlah rumput)
Artinya: Dalam kesabaran, segalanya mungkin.
18. "Kokai saki ni tatazu" - (Jangan menyesal setelah terlambat)
Artinya: Hindari penyesalan dengan membuat keputusan yang tepat pada waktunya.
19. "Hyakubun wa ikken ni shikazu" - (Mendengar seratus kali tidak sama dengan melihat sekali)
Artinya: Pengalaman langsung jauh lebih berharga daripada sekadar mendengar cerita.
20. "Isshaku ni cho" - (Satu batu, dua burung)
Artinya: Menunjukkan keuntungan ganda dari satu tindakan.
21. "Ichigo ichie" (satu kesempatan, satu pertemuan)
Artinya: Mengajarkan pentingnya menghargai setiap momen karena tiada pertemuan yang sama persis.
22. "Kujaku no koe" (Harfiahnya "suara merak")
Artinya: Digunakan untuk menggambarkan hal yang tidak pernah terjadi atau sangat langka.
23. "Kodoku no bannin" (penjaga kesendirian)
Artinya: Menunjukkan seseorang yang menjaga diri dari kesepian.
24. "Kibou wa itsumo hitotsu" (harapan selalu satu)
Artinya: Mengingatkan bahwa fokus pada satu harapan dapat membawa kesuksesan.
Itulah beberapa kata-kata bijak bahasa Jepang yang bisa diketahui. Dalam kesederhanaan, terdapat kebijaksanaan yang melampaui waktu, mengajarkan kita untuk menghargai momen-momen kecil dalam hidup. Semoga setiap pepatah menginspirasi perjalanan spiritual kalian.
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/dhm)
Advertisement
D Academy 8
- Dangdut AcademyMimpi Sederhana Peserta DA, Pingin Fotonya Diedit Netizen















































