Drama Thaliand Tentang Seorang Anak yang Tidak Diinginkan Oleh Keluarganya, Tak Pernah Dianggap Ada
nira transgender tak dinginkan orangtua di drama thailand/mydramalist,com
Kapanlagi.com - Drama Thaliand tentang seorang anak yang tidak diinginkan oleh keluarganya sering menghadirkan kisah emosional yang mampu membuat penonton ikut merasakan luka batin sang karakter utama. Cerita seperti ini biasanya memperlihatkan bagaimana seorang anak harus tumbuh tanpa kasih sayang yang cukup, bahkan menerima penolakan dari orang-orang terdekatnya sendiri. Tidak heran kalau alurnya terasa begitu menyentuh dan penuh air mata.
Selain menawarkan konflik keluarga yang rumit, drama-drama Thailand seperti yang berhasil dirangkum KapanLagi ini juga kerap dibalut perjalanan hidup yang penuh perjuangan. Karakter utamanya harus menghadapi perlakuan dingin, perbandingan dengan saudara lain, hingga usaha keras untuk mendapatkan pengakuan. Dari sinilah penonton diajak melihat sisi ketegaran dan perjuangan seseorang untuk tetap bertahan meski hidup terasa tidak adil.
Menariknya, drama Thaliand tentang seorang anak yang tidak diinginkan oleh keluarganya tidak melulu berisi kesedihan tanpa akhir. Banyak juga yang menghadirkan proses penyembuhan, pertemuan dengan orang-orang yang tulus, hingga momen ketika sang tokoh utama berhasil menemukan kebahagiaannya sendiri. Perpaduan cerita emosional dan pesan kehidupan inilah yang membuat tema seperti ini selalu menarik untuk diikuti.
Advertisement
1. KLEUN CHEEWIT (2017)
Genre: Romance, Drama, Melodrama
Platform: Netflix, Channel 3
Rating: 8.3/10 | Durasi: 110 Menit per Episode (15 Episode)
Cast: Mark Prin Suparat, Yaya Urassaya Sperbund
Drama legendaris ini menceritakan kehidupan kelam seorang aktris terkenal bernama Jeerawat yang diperankan dengan sangat luar biasa oleh Yaya Urassaya Sperbund. Di balik kemilau dunia hiburan, Jeerawat adalah seorang anak yang sama sekali tidak diinginkan oleh ibu kandungnya sendiri setelah sang ibu memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang pria kaya raya yang memiliki tabiat sangat bejat.
Keberadaan Jeerawat selalu diabaikan secara kejam oleh ibunya demi mempertahankan posisi sosial sebagai istri miliuner, bahkan ketika ayah tirinya berulang kali mencoba melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya. Penonton otomatis akan dibuat menangis tersedu-sedu menyaksikan bagaimana Jeerawat harus menjalani kehidupan penuh tekanan emosional, menghadapi tuduhan pembunuhan tak sengaja, serta berjuang sendirian melawan dinginnya penolakan keluarga tanpa ada satu pun tempat untuk berlindung.
KLovers wajib menonton serial ini karena kombinasi antara plot melodrama yang sangat intens dan chemistry kelas atas dari para pemeran utamanya akan membuat emosi Anda diaduk-aduk tak karuan sepanjang episode. Luka batin Jeerawat yang begitu dalam dipresentasikan dengan akting yang sangat humanis, jauh dari kesan kaku seperti robot. Tontonan ini sangat cocok untuk para pencinta kisah enemies-to-lovers yang dipadukan dengan konflik keluarga yang berat, serta bagi penonton yang menyukai narasi perjuangan wanita tangguh yang bangkit dari keterpurukan hidup yang sangat ekstrem.
(Menyusuri jejak Indonesia di Balik Produksi Drama Korea.)
2. TRABAB SEE CHOMPO (2018)
Genre: Romance, Drama, Melodrama
Platform: Channel 3, Tencent Video
Rating: 7.5/10 | Durasi: 45 Menit per Episode (24 Episode)
Cast: Pon Nawasch Phupantachsee, Bua Nalinthip Sakulongumpai
Mengingat kisah kelam anak yang terasing, drama romansa-balas dendam ini berfokus penuh pada karakter utama pria bernama Patsakorn atau Pete yang diperankan oleh Pon Nawasch Phupantachsee. Pete merupakan anak tunggal dari seorang miliuner yang memiliki hubungan sangat dingin dan dipenuhi kebencian membara dengan ayahnya sendiri. Sejak kecil, Pete tumbuh besar dengan perasaan hancur bahwa dirinya tidak pernah diinginkan atau dicintai oleh sang ayah, terlebih setelah ibu kandung yang menjadi pelindung satu-satunya meninggal dunia.
Dinamika hidup Pete semakin hancur berantakan saat ayahnya membawa wanita lain beserta anak perempuannya ke rumah, memicu Pete bertransformasi menjadi pria yang kasar dan melakukan pemberontakan emosional demi menutupi kesedihan mendalam karena eksistensinya tidak pernah dihargai oleh darah dagingnya sendiri.
Kamu harus menyaksikan drama ini karena penggambaran trauma masa kecil akibat pengabaian orang tua disajikan secara gamblang dan penuh konflik batin yang terasa sangat nyata. Akting luapan emosi kemarahan Pete yang menyembunyikan kerapuhan jiwanya dijamin memicu empati mendalam dari para penonton. Serial ini sangat cocok untuk penonton yang menggemari genre angst dengan tensi tinggi, serta bagi mereka yang menyukai dinamika hubungan benci jadi cinta yang diwarnai oleh konflik perebutan perhatian keluarga yang sangat menguras air mata.
3. HUA JAI SILA (2019)
Genre: Romance, Drama, Melodrama
Platform: One 31, Viu, Netflix
Rating: 8.0/10 | Durasi: 60 Menit per Episode (27 Episode)
Cast: Tor Thanapob Leeratanakachakorn, Fern Nopjira Lerkmuang
Drama makjang legendaris yang sangat menguras emosi ini berfokus pada karakter tragis bernama Sila, seorang anak haram hasil hubungan pria kaya dengan selingkuhannya, yang diperankan secara jenius oleh Tor Thanapob Leeratanakachakorn. Setelah ibunya meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan akibat ditelantarkan, Tor kecil terpaksa harus tinggal bersama dengan keluarga inti sang ayah kandung. Alih-alih mendapatkan kasih sayang, di sana ia justru disiksa, dianiaya secara fisik, dan ditekan habis-habisan oleh ibu tiri serta saudara tirinya karena kehadirannya dianggap sebagai aib besar yang mengotori nama baik keluarga.
Alasan utama mengapa KLovers wajib menonton lakorn ini adalah karena transformasi karakter dari anak yang teraniaya menjadi sosok tangguh yang dingin dipenuhi luka batin disajikan dengan penceritaan yang sangat hidup dan emosional. Intensitas akting Tor Thanapob benar-benar memukau dan mampu menyampaikan rasa sakit yang mendalam secara natural kepada penonton. Drama ini sangat direkomendasikan bagi penonton yang menyukai kisah balas dendam yang elegan, penuh intrik, serta bagi mereka yang menyukai karakter utama pria yang kuat namun memiliki sisi rapuh akibat masa lalu yang kelam.
4. THE FALLEN LEAF (2019)
Genre: Drama, Melodrama
Platform: One 31, Netflix
Rating: 7.7/10 | Durasi: 65 Menit per Episode (21 Episode)
Cast: Baifern Pimchanok Luevisadpaibul, Push Puttichai Kasetsin
Mengangkat isu yang sangat sensitif, drama ini mengisahkan tentang Nira, seorang wanita transgender yang terlahir sebagai anak laki-laki bernama Wai, diperankan secara memukau oleh aktris papan atas Baifern Pimchanok Luevisadpaibul. Sejak usia dini, Wai ditolak sepenuhnya, disiksa secara fisik, dan tidak pernah diinginkan oleh kandung ayahnya sendiri yang sangat homofobik serta bibinya yang berhati kejam karena ia menunjukkan sisi feminin.
Penonton akan dibuat menangis pilu menyaksikan bagaimana Nira harus menjalani kehidupan barunya setelah melakukan operasi rekonstruksi wajah dan kelamin total, bergerak di bawah bayang-bayang trauma masa lalu yang kelam, serta harus menghadapi kenyataan pahit bahwa keluarganya masih menjadi racun terbesar dalam hidupnya.
Serial ini menjadi tontonan yang sangat wajib karena menyajikan kritik sosial yang mendalam serta eksplorasi psikologis karakter yang sangat jarang dieksplorasi dalam drama biasa. Penampilan emosional Baifern yang penuh penderitaan dan air mata terasa sangat menusuk kalbu, membuat penonton lupa bahwa ini hanyalah sebuah akting belaka.
5. HOME SCHOOL (2023)
Genre: Thriller, Mystery, Youth, Drama
Platform: Prime Video, GMM25
Rating: 7.7/10 | Durasi: 45 Menit per Episode (18 Episode)
Cast: Dew Jirawat Sutivanichsak, Gun Atthaphan Phunsawat, Chimon Wachirawit Ruangwiwat
Berbeda dengan drama keluarga konvensional, serial mencekam ini secara harfiah menceritakan tentang sekumpulan anak remaja yang sama sekali tidak diinginkan oleh orang tua kandung mereka sendiri. Alih-alih merawat dan membesarkan mereka dengan penuh kasih sayang, orang tua tersebut justru membuang dan mengirim anak-anaknya ke sebuah sekolah berasrama eksklusif di tengah hutan terpencil bernama Home School.
Bukannya mendapatkan pendidikan formal yang layak, sekolah misterius ini justru berjalan layaknya penjara dengan peraturan yang sangat kejam, di mana para siswanya dipaksa menjalani kehidupan yang mengerikan di bawah ancaman misteri gelap yang bertaruh nyawa. Penonton akan otomatis meneteskan air mata menyaksikan kepedihan para remaja ini yang menyadari bahwa kurikulum utama di sekolah tersebut dirancang khusus oleh orang tua mereka yang sengaja membayar mahal hanya agar anak-anak mereka lenyap dan terlupakan dari silsilah keluarga.
Drama ini sangat direkomendasikan untuk ditonton karena menawarkan premis yang sangat segar dengan atmosfer thriller-mystery yang menegangkan dan anti-mainstream. Akting para aktor muda GMMTV di sini terasa sangat natural dalam mengekspresikan rasa frustrasi dan keputusasaan anak-anak yang terbuang oleh sistem kekeluargaan. Serial ini sangat cocok untuk penonton yang menyukai cerita bergenre misteri sekolah, penuh dengan teka-teki plot twist, serta bagi Anda yang menyukai tema found family di mana anak-anak yang tidak diinginkan ini saling merangkul untuk bertahan hidup bersama.
6. TO THE MOON AND BACK (2023)
Genre: Romance, Comedy, Life, Drama
Platform: Channel 3, Netflix
Rating: 8.4/10 | Durasi: 85 Menit per Episode (21 Episode)
Cast: James Jirayu Tangsrisuk, Toey Jarinporn Joonkiat
Mengangkat sudut pandang yang berbeda, karakter dokter utama pria bernama Purim yang diperankan oleh James Jirayu Tangsrisuk lahir dari seorang ayah yang sangat gila kendali dan perfeksionis. Purim tumbuh besar dengan kenyataan pahit bahwa dirinya tidak pernah diinginkan sebagai seorang manusia seutuhnya atau sebagai anak yang dicintai, melainkan hanya dianggap sebagai alat pemuas ambisi sosial demi menaikkan prestise ayahnya.
Drama ini membuat penonton menangis terharu sekaligus pilu melihat Purim menjalani kehidupannya yang tampak sempurna di luar sebagai dokter sukses, namun menyimpan kehampaan emosional yang luar biasa hebat di dalam hatinya akibat tidak pernah merasakan pelukan tulus dari orang tuanya sendiri. Beruntung, kehidupannya yang dingin mulai berubah hangat semenjak ia bertemu dengan Matalada, tetangga barunya yang membawa perspektif baru tentang arti penerimaan diri.
KLovers harus menonton drama ini karena menyajikan proses penyembuhan luka batin (healing drama) yang dikemas dengan sangat manis, hangat, dan jauh dari kesan kaku. Konflik penolakan emosional dari orang tua digambarkan secara mendalam namun dibalut dengan pesan-pesan kehidupan yang sangat menyentuh hati dan menenangkan jiwa. Drama ini sangat cocok untuk penonton yang menyukai genre slice-of-life yang hangat, bagi mereka yang sedang mencari tontonan yang dapat menyembuhkan trauma masa kecil (inner child healing), serta bagi penonton yang menyukai kisah romansa yang sehat dan saling mendukung satu sama lain.
7. FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Di antara semua daftar tersebut, drama mana yang paling menguras air mata?
BAI MAI THEE PLID PLEW dan HUA JAI SILA menjadi dua drama yang paling banyak menguras air mata penonton karena menampilkan penyiksaan fisik dan emosional yang sangat intens sejak karakter utama masih kecil.
2. Apakah semua drama di atas berakhir dengan cerita yang menyedihkan (sad ending)?
Tidak semua. Sebagian besar drama di atas, seperti TO THE MOON AND BACK dan HUA JAI SILA, justru memberikan akhir yang bahagia (happy ending) sebagai bentuk penyembuhan dari trauma masa lalu karakter utama mereka.
3. Di mana KLovers bisa menonton drama-drama Thailand ini secara resmi?
Sebagian besar drama tersebut, seperti Kleun Cheewit, The Fallen Leaf, dan To the Moon and Back, saat ini tersedia secara resmi di platform streaming Netflix dan Viu lengkap dengan kapal teks (subtitle) bahasa Indonesia.
4. Apakah drama HOME SCHOOL aman ditonton untuk semua umur?
Drama HOME SCHOOL lebih cocok untuk penonton usia 15 tahun ke atas karena mengusung genre thriller dan misteri yang menampilkan adegan intimidasi, suasana penjara yang mencekam, serta konflik psikologis yang cukup berat.
5. Siapa aktor yang aktingnya paling dinilai sukses memerankan anak terbuang?
Tor Thanapob (dalam Hua Jai Sila) dan Baifern Pimchanok (dalam Bai Mai Thee Plid Plew) mendapat pujian luar biasa dari netizen internasional karena akting mereka yang sangat hidup saat mengekspresikan luka batin terdalam.
Mau tahu informasi terkini lainnya seputar dunia hiburan? Yuk langsung cek di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/mda)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila, Tasya, dan April di Result Top 12 DA8, Gaya Mereka Kontras
-
Event Dangdut Murama Raih Tiga SO di Dangdut Academy 8 Top 12 Result
