Gabung Agensi Baru, VIVIZ Ungkap Kemungkinan Ganti Nama Grup

Gabung Agensi Baru, VIVIZ Ungkap Kemungkinan Ganti Nama Grup
Gabung Agensi Baru, VIVIZ Ungkap Kemungkinan Ganti Nama Grup (source: soompi)

Kapanlagi.com - Agensi asal Korea Selatan, UNCORE, resmi mengumumkan bergabungnya seluruh anggota VIVIZ pada Senin (5/10/2026). Eunha, SinB, dan Umji telah menandatangani kontrak eksklusif dengan agensi tersebut.

Melalui pernyataan resminya, perwakilan UNCORE mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada ketiga anggota VIVIZ agar dapat terus beraktivitas sebagai sebuah grup.

“Sejak debut pada tahun 2015 (lewat GFRIEND), ketiga anggota telah bersama dalam waktu yang lama. Mereka telah menunjukkan kemampuan masing-masing melalui kerja sama tim yang solid lewat berbagai aktivitas. Kami akan memberikan dukungan penuh di berbagai bidang agar mereka dapat terus beraktivitas sebagai sebuah grup,” ujar perwakilan UNCORE.

Melansir dari Soompi, UNCORE juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan negosiasi dengan agensi sebelumnya, Big Planet Made (BPM), terkait penggunaan nama VIVIZ. Namun, kedua pihak belum mencapai kesepakatan karena adanya perbedaan mengenai persyaratan yang diajukan.

Perwakilan UNCORE menambahkan bahwa pihaknya kini tengah mempertimbangkan kemungkinan Eunha, SinB, dan Umji berpromosi menggunakan nama grup baru.

“Karena kami menganggap kelanjutan aktivitas ketiga anggota secara cepat dan stabil sebagai prioritas utama, kami juga tengah mempertimbangkan kemungkinan mereka berpromosi dengan nama grup baru,” lanjut perwakilan tersebut.

Saat ini, UNCORE menaungi boy group CLOSE YOUR EYES yang terbentuk melalui program survival PROJECT 7.

Detail mengenai aktivitas serta kemungkinan penggunaan nama grup baru untuk Eunha, SinB, dan Umji akan diumumkan lebih lanjut oleh UNCORE.

1. Perjalanan Karier VIVIZ

Agensi baru VIVIZ, UNCORE, rilis foto profil terbaru untuk Eunha, SinB, dan Umji (soompi)

VIVIZ merupakan grup K-pop beranggotakan tiga orang, yakni SinB, Eunha, dan Umji. Ketiganya kembali debut sebagai grup pada 2022 di bawah naungan BPM Entertainment setelah kontrak mereka dengan Source Music berakhir pada 2021.

Pada Februari 2022, VIVIZ merilis mini album pertama mereka yang berjudul Beam of Prism. Album tersebut sekaligus menjadi rilisan debut mereka di bawah BPM Entertainment.

VIVIZ kemudian merilis mini album kedua bertajuk Summer Vibe pada 6 Juli 2022. Selanjutnya, mini album ketiga mereka, VarioUs, dirilis pada 31 Januari 2023.

Tak berhenti di situ, VIVIZ terus berkarya dengan merilis mini album keempat berjudul VERSUS pada 2 November 2023. Selain mini album, mereka juga telah merilis sejumlah single dan lagu soundtrack.

Pada Juni 2024, VIVIZ menggelar tur dunia pertama mereka yang bertajuk 2024 VIVIZ WORLD TOUR [V.hind: Love and Tears] di 27 kota. Mereka juga berhasil menyelesaikan rangkaian tur di Asia dan Amerika.

2. Kontroversi yang Berujung pada Berakhirnya Kontrak VIVIZ dengan BPM Entertainment

Agensi baru VIVIZ, UNCORE, rilis foto profil terbaru untuk Eunha, SinB, dan Umji (soompi)

Setelah sebelumnya kontrak VIVIZ dengan Source Music berakhir pada 2021, pada April 2026 perwakilan hukum ketiga anggota menyampaikan bahwa mereka telah resmi mengakhiri kontrak dengan BPM Entertainment. Kontrak tersebut diketahui berakhir pada 4 Maret 2026.

Keputusan tersebut menandai babak baru bagi Eunha, SinB, dan Umji setelah menjalani perjalanan panjang bersama BPM Entertainment.

Perjalanan VIVIZ bersama BPM Entertainment dimulai setelah mereka menandatangani kontrak pada 6 Oktober 2021.

Ketiganya kemudian memperbarui kontrak tersebut pada Agustus 2024. Namun, masalah mulai muncul sejak November 2025.

Melansir dari Allkpop, salah satu alasan utama VIVIZ memutuskan kontrak adalah dugaan pelanggaran kewajiban pembayaran oleh pihak agensi.

Sejak November 2025, BPM Entertainment dilaporkan terlambat melakukan pembayaran. Situasi tersebut disebut terus berlanjut meski pihak VIVIZ telah berulang kali menanyakannya kepada agensi. Kondisi tersebut bahkan disebut turut berdampak pada orang-orang di sekitar mereka.

“Keputusan ini diambil karena pelanggaran kewajiban pembayaran oleh agensi, kegagalan dalam memberikan dukungan manajemen, serta hilangnya kepercayaan yang diakibatkan,” sambung perwakilan hukum VIVIZ.

Rekomendasi

Trending