Ju Haknyeon Bongkar Alasan Keluar dari THE BOYZ, Sebut Perusahaan Tak Lindungi Artis

Ju Haknyeon Bongkar Alasan Keluar dari THE BOYZ © instagram.com/_juhaknyeon_
Kapanlagi.com - Ju Haknyeon eks THE BOYZ akhirnya buka suara soal kepergiannya dari grup. Wawancara eksklusif dengan Billboard mengungkap fakta yang belum pernah diungkap ke hadapan publik.
Peristiwa yang terjadi pada 29 Mei di Asia Star Entertainer Awards di Jepang jadi titik awal konflik. Kini, Ju Haknyeon buka-bukaan soal insiden, kontrak, dan klaim media yang menimpa dirinya.
Baca berita lain tentang Ju Haknyeon di Liputan6.com, yuk! Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Advertisement
1. Insiden di Asia Star Entertainer Awards

Ju Haknyeon mengungkap kronologi awal yang membuatnya hengkang dari grup. "Kami sedang nongkrong dengan banyak orang, dan saat malam makin larut sambil minum, ada satu orang yang dulu seorang aktris AV. Namanya Asuka Kirara. Saya bertemu dia di sana untuk pertama kali dan, sejauh yang saya tahu, dia sudah pensiun sekitar lima sampai tujuh tahun," ungkapnya
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Pembicaraan Soal Karier

Ia menjelaskan obrolan mereka tentang transisi karier Asuka ke industri kecantikan. Kemudian perbincangan mereka mengalir ke pembahasan bisnis.
3. Wajar Minum di Usia Dewasa

Ju Haknyeon menekankan sikapnya sebagai orang dewasa dalam situasi itu. "Sebagai orang dewasa, wajar minum dan mabuk, kan? Saya sudah berusia 27 tahun."
4. Foto yang Bocor ke Tabloid

Ia menegaskan bukan dirinya yang membocorkan foto, melainkan kemungkinan tamu lain di acara itu mengambil foto tanpa izin dan menjualnya ke tabloid.
5. Kontrak dan Klaim Ganti Rugi

Setelah agensi memutuskan kontrak diputus dan mengajukan klaim ganti rugi, Ju Haknyeon menolak menandatangani perjanjian tersebut. "Saya bilang saya tidak akan menandatanganinya, saya tidak bisa setuju dengan jumlah ini. Secara realistis, jika saya membayar ini, itu akan menjadi akhir hidup saya. Saya akan bangkrut," ungkapnya.
6. Kritik ke Perusahaan

Ju Haknyeon menilai ONE HUNDRED sebagai perusahaan tidak melindungi artisnya. "Saya ingin orang tahu bahwa perusahaan tidak melindungi artis mereka dan tidak bertindak seperti perusahaan yang benar. Jika saya kalah dalam kasus ini atas sesuatu yang tidak saya lakukan, perusahaan kemungkinan akan menyalahgunakan situasi seperti ini lagi," katanya.
7. Kerja Sama dengan Media

Ia juga merasa media Korea yang menyoroti kasusnya bekerja sama dengan ONE HUNDRED. Hal ini memperkuat pandangannya soal perlindungan artis yang lemah dan manipulasi informasi.
(kpl/rsp)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng















































