CLOSE

Pesan Haru Son Heung-min Usai Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: "Maaf Saja Tidak Cukup"

Pesan Haru Son Heung-min Usai Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: "Maaf Saja Tidak Cukup"
Son Heung-min kapten Timnas Korea Selatan (Credit: AP)

Kapanlagi.com - Kegagalan Korea Selatan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi para suporter, tetapi juga sang kapten, Son Heung-min. Lewat sebuah unggahan emosional di Instagram pada Senin, bintang Tottenham Hotspur itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Korea Selatan dan para pencinta sepak bola.

Pesan tersebut muncul sehari setelah Hong Myung-bo memutuskan mundur dari kursi pelatih Timnas Korea Selatan. Son pun mengajak para pendukung untuk tetap memberikan dukungan kepada tim, alih-alih melampiaskan kekecewaan kepada para pemain.

Bagi Son, kegagalan ini menjadi pukulan yang sangat berat. Ia mengaku tak ingin lari dari kenyataan dan memilih bertanggung jawab sebagai kapten tim.

1. Son Heung-min Minta Maaf kepada Seluruh Pendukung Korea Selatan

Permintaan maaf Son Heung-min di Instagram (Credit: instagram.com/hm_son7)

Harapan Korea Selatan sebenarnya cukup besar sebelum turnamen dimulai. Dengan materi pemain bintang seperti Son Heung-min, Lee Kang-in, dan Kim Min-jae, Taeguk Warriors diprediksi mampu melangkah jauh dari Grup A yang dihuni tuan rumah Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan.

Mereka membuka turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun, kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan membuat nasib Korea Selatan bergantung pada hasil pertandingan grup lain. Sayangnya, hasil tersebut tidak berpihak sehingga mereka gagal lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Dalam unggahannya, Son tak menutupi rasa kecewanya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf terdalam kepada seluruh masyarakat Korea Selatan.

"Saya tidak tahu harus memulai dari mana. Saya tidak bisa berpura-pura tidak tahu apa yang terjadi, dan saya juga tidak ingin lari dari kenyataan. Pertama dan terutama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada masyarakat Korea Selatan dan seluruh penggemar yang mencintai sepak bola," tulis Son, dilansir dari akun IG resminya.

Son juga mengaku memahami betapa besarnya rasa kecewa yang dirasakan para suporter.

"Sebagai pencinta sepak bola, saya hanya bisa membayangkan betapa sedih, frustrasi, dan menyakitkannya menyaksikan pertandingan seperti ini. Karena itu, rasanya kata 'maaf' saja tidak cukup untuk menggambarkan kekecewaan dan rasa sakit yang kalian rasakan. Bahkan mengucapkannya pun terasa sangat tidak memadai," lanjutnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Turnamen Berat, Son Gagal Cetak Gol maupun Assist

Son Heung-min jalani Piala Dunia 2026 yang buruk (Credit: AP)

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen yang tidak mudah bagi Son Heung-min. Dalam tiga pertandingan yang dijalani Korea Selatan, pemain berusia 33 tahun itu gagal mencetak gol maupun memberikan assist. Penampilannya pun memunculkan tanda tanya mengenai keputusan Hong Myung-bo selama turnamen berlangsung.

Pada laga terakhir melawan Afrika Selatan, Son hanya memulai pertandingan dari bangku cadangan dan baru dimainkan pada babak kedua. Sebelumnya, saat menghadapi Meksiko, Hong juga menarik keluar Son sebelum pertandingan usai.

Tak lama setelah Korea Selatan dipastikan tersingkir, Hong Myung-bo memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala.

3. Janji Son untuk Bangkit dan Terus Membela Korea Selatan

Beberapa waktu lalu, Son sempat mempertimbangkan pensiun dari tim nasional setelah Korea Selatan tersingkir di semifinal Piala Asia 2024. Namun, sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, ia telah membantah anggapan bahwa turnamen di Amerika Utara akan menjadi penampilan terakhirnya bersama Taeguk Warriors.

Kini, meski baru saja mengalami kegagalan besar, Son kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan Timnas Korea Selatan.

"Saya akan memberikan segalanya untuk kembali menghadirkan kebahagiaan kepada kalian semua. Saya tidak pernah melupakan janji yang saya buat kepada para penggemar. Selama kalian masih memanggil saya, selama kalian masih membutuhkan saya, saya akan mencurahkan seluruh hati dan jiwa untuk mempersiapkan diri agar bisa tampil lebih baik," ujar Son.

Ucapan tersebut menjadi sinyal bahwa sang kapten belum ingin menyerah. Di tengah rasa kecewa yang mendalam, Son Heung-min memilih menatap ke depan dengan tekad untuk kembali membawa kebanggaan bagi Korea Selatan di turnamen-turnamen berikutnya.

Rekomendasi

Trending