Rofia Nisa merupakan peserta Dangdut Academy 8 asal Kuningan, Jawa Barat. Di usia 21 tahun, Rofia berhasil menunjukkan kemampuan vokal dan penampilan panggung yang membuatnya menjadi salah satu peserta yang diperhitungkan dalam persaingan musim ini.
Perjalanan Rofia di Dangdut Academy 8 semakin mencuri perhatian ketika ia tampil sebagai peserta solo pertama di babak Top 37 Grup 3. Sebagai anak didik D'Coach Melly Lee, Rofia membawakan lagu "Pesta Panen" dengan penuh percaya diri.
Penampilan tersebut berhasil memukau dewan juri. Rofia mendapatkan tiga standing ovation sekaligus dan menjadi peserta pertama yang dinyatakan lolos langsung ke babak berikutnya pada malam itu.
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena Rofia sempat mengaku gugup sebelum tampil. Ia menyadari persaingan di Top 37 semakin ketat karena seluruh peserta yang bertahan memiliki kemampuan vokal dan panggung yang kuat.
Meski sempat dilanda rasa tegang, Rofia mampu mengendalikan dirinya dan memberikan penampilan terbaik. Keberhasilannya meraih tiga standing ovation sekaligus menjadi bukti bahwa ia mampu tampil maksimal di tengah persaingan ketat.
Menariknya, kemampuan Rofia juga mendapat pengakuan dari sesama peserta. Ketika para akademia diminta menyebut kontestan yang dianggap sebagai salah satu pesaing terkuat di malam tersebut, mayoritas justru memilih Rofia.
Mendengar dirinya dianggap sebagai salah satu peserta terkuat, Rofia menyambutnya dengan rasa syukur. Ia mengaku senang mendapat apresiasi dari rekan-rekannya dan menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan penampilan terbaik.
Meski mendapat banyak dukungan, Rofia memiliki penilaian tersendiri mengenai peserta yang menurutnya paling kuat. Ia memilih Diva sebagai kontestan yang patut diperhitungkan. Menurut Rofia, Diva memiliki kemampuan yang bagus, terutama dalam membawakan diri di atas panggung.
Dengan keberhasilannya mengamankan tiket ke babak selanjutnya, Rofia semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di Dangdut Academy 8. Ia kini siap terus belajar dan menghadapi persaingan yang semakin ketat.