Batik Pemeran Sultan Agung Kurang Tepat, Puteri Jogja Protes Lewat IG

Rabu, 07 Maret 2018 15:38 Penulis: Wulan Noviarina
Batik Pemeran Sultan Agung Kurang Tepat, Puteri Jogja Protes Lewat IG GKR Bendara ©instagram/gkrbendara

Kapanlagi.com - Proyek film SULTAN AGUNG yang digarap sutradara Hanung Bramantyo mendapatkan protes dari anggota keluarga Kerajaan Yogyakarta. Adalah GKR Bendara, putri Sultan Sri Hamengkubuwono X yang mengungkapkan rasa kecewanya karena pakaian Sultan Agung tidak seperti yang seharusnya.

Menurut pemilik nama asli Gusti Raden Ajeng Nur Astuti Wijareni ini, batik yang dikenakan oleh pemeran Sultan Agung tidak sesuai dengan pakem di Kerajaan Yogyakarta. Dalam filmnya, pemeran Sultan mengenakan batik dengan motif parang kecil dan berwarna biru.

Batik yang dikenakan oleh pemeran Sultan Agung kurang tepat ©instagram/gkrbendaraBatik yang dikenakan oleh pemeran Sultan Agung kurang tepat ©instagram/gkrbendara

"Aduuuh duh duh... hancur hati ku... yg memerankan Sultan Agung kok ya pake parang yg kecil dan warna nya biru pula ????????????... padahal yg membuat Parang Barong adalah Ibu beliau. Malah yg memerankan Abdi dalem di belakangnya yg pake Parang lbh besar ????????????????. Iki piye iki piye jal. . Check di FB kratonjogja aja ada loh referensinya. Baru minggu lalu sy bicara tentang Parang Barong di Pameran Taman Pintar. Sedih saya lihatnya... #hancurhatiku #kitapelestaribudaya," tulis GKR Bendara di akun pribadinya.

Pemakaian batik di film Sultan Agung terbalik antara pemeran Raja dengan pengawal ©instagram/gkrbendaraPemakaian batik di film Sultan Agung terbalik antara pemeran Raja dengan pengawal ©instagram/gkrbendara

Pada postingan berikutnya, putri Sultan yang akrab disapa dengan nama Jeng Reni ini menunjukkan seperti apa seharusnya batik yang dikenakan oleh Sultan Agung. Ia pun menjelaskan bahwa ukuran parang masing-masing kain menunjukkan status keluarga kerajaan. Apakah pemakainya seorang Raja, Ratu atau putra-putri keluarga kerajaan.

"Rijksblad atau pranatan dalem, tercantum larangan2 motif-motif ter tentu di dalam Kraton. Pengunaan Parang hanya boleh untuk kerabat Kraton. Yang ber ukuran 12 cm hanya diperuntukan Raja, yg ber ukuran 8 cm untuk Permaisuri dan yang lebih kecil lagi unt putri dan Pangeran. Sumber: @kratonjogja," lanjut GKR Bendara.

Seharusnya begini motif kain batik Sultan Agung yang benar ©instagram/gkrbendaraSeharusnya begini motif kain batik Sultan Agung yang benar ©instagram/gkrbendara

Hingga berita ini diturunkan, KapanLagi.com masih berusaha menghubungi Hanung Bramantyo untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Apakah dengan adanya protes ini proses syuting SULTAN AGUNG akan diulang? Tunggu saja kabar berikutnya di website kesayangan kamu ini.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING