Hanung Bramantyo Ngaku Kesulitan Sutradarai 'BENYAMIN BIANG KEROK'

Minggu, 25 Februari 2018 10:15 Penulis: Natanael Sepaya
Hanung Bramantyo Ngaku Kesulitan Sutradarai 'BENYAMIN BIANG KEROK' Hanung Bramantyo © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Telah menyutradarai puluhan judul film tak membuat seorang Hanung Bramantyo menggampangkan pekerjaannya. Terbukti, ia mengaku alami banyak kesulitan saat membesut BENYAMIN BIANG KEROK yang dibintangi Reza Rahadian.

Drama aksi yang dibuat untuk menghidupkan kembali mendiang Benyamin sebagai legenda Betawi ini menjadi yang pertama bagi Hanung dalam dua hal. Pertama, syuting langsung untuk dua judul film dalam satu kali proses produksi. Kedua, menjadi debut film bernuansa musikal yang dikerjakan.

Hanung Bramantyo akui dirinya kesulitan menyutradari 'BENYAMIN BIANG KEROK' © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaHanung Bramantyo akui dirinya kesulitan menyutradari 'BENYAMIN BIANG KEROK' © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Ini film pertama saya yang langsung syuting untuk dua judul sekaligus. Saya berusaha tetap menjaga drama tiga babak yakni awal-tengah-akhir. Ini juga pertama kali saya buat semi musikal. Ini rumit karena ada beberapa part yang bikin saya agak kaget. Jadi maaf kalau belum terampil karena saya pribadi merasa sangat susah," kata Hanung saat gala premiere BENYAMIN BIANG KEROK di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu malam (24/2/2018).

Untuk pertama kali menderek layar lebar bernuansa musikal menyadarkan Hanung bila PR industri perfilman tanah air masih banyak. Terutama menyediakan sumber daya penari yang memang siap terjun untuk produksi film.

Bukan cuma aktor, Hanung melihat jika sumber daya penari pun jadi salah satu PR besar perfilman Indonesia © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaBukan cuma aktor, Hanung melihat jika sumber daya penari pun jadi salah satu PR besar perfilman Indonesia © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Syuting musikal tidak semudah saya membuat adegan drama, membuat penonton tertawa, menangis. Harus berakting dengan musik dan tari itu memang belum biasa. Syuting untuk satu lagu bisa itu satu hari. Tadinya rencana satu hari dua lagu tapi berat dan nggak sanggup. PR perfilman Indonesia masih banyak selain aktor, juga dancer," jelas Hanung.

Suami Zaskia Adya Mecca ini melanjutkan, "Dancer di sini cenderung tampil sekali event, sementara untuk film mereka harus mengulang. Misal saya pengin ambil ending-nya saja, atau langsung bagian tengah, jadi harus diulang dan mereka belum terbiasa. Harus meyakinkan dancer untuk ayo syuting lagi itu nggak mudah. Beda kalau misal sama Reza atau aktor lain, udah sadar mindset-nya untuk take berkali-kali. Kalau dancer belum terbiasa syuting satu hari untuk adegan dua menit saja," tutupnya.

(kpl/abs/ntn)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING