CLOSE

'DARAH PERAWAN BULAN MADU' Murni Film Komersil

Restu Sinaga

Kapanlagi.com - Di dalam dunia perfilman memang ada perbedaan visi dan misi. Hartawan Triguna, sutradara film DARAH PERAWAN BULAN MADU, menuturkan jika ada yang memproduksi film dengan visi dan misi idealis, sementara ada yang mengeluarkan film yang murni dilatarbelakangi sisi komersil. Dan film terbarunya itu diakuinya sebagai sebuah film komersil.Walau komersil, namun Hartawan tak mau main-main dalam penggarapan film yang dibintangi oleh Restu Sinaga dan Indah Kalalo ini. "Dalam dunia komersil itu tidak ada istilah coba-coba," cetusnya dalam preview film DARAH PERAWAN BULAN MADU di MPX Pasaraya Grande, Jaksel, Selasa (28/07) kemarin."Dalam film ini memang kita rancang pemainnya sedikit, kurang dari 10 karakter, tapi dengan drama yang kuat. Apalagi pemainnya bukan pemain sembarangan, mereka juga luar biasa. Di sini, dipilih Indah Kalalo dan Restu Sinaga karena mengadaptasi formula standar film komersil, yaitu bintang utama harus bisa menarik simpati penonton dan muncul sejak adegan pertama," tuturnya panjang lebar.Film ini sendiri diadaptasi dari novel karya Sekar Ayu Asmara yang bergenre horor. Syutingnya dilakukan selama 25 hari di Jakarta di mana sebagian besar dilakukan di pulau di Tanjung Lesung, Anyer. "Mudah-mudahan film ini bisa diterima masyarakat. Soalnya, selain horor, di dalamnya ada drama dan kisah romantis. Sederhana, tapi dihias dengan swift di akhir cerita untuk kepuasan para penonton," harap Hartawan.        

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/ant/npy)

Rekomendasi

Trending