Demi 'PERTARUHAN', Adipati Dolken Wajib Bikin Badan Jadi Kekar

Senin, 06 Februari 2017 13:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Demi 'PERTARUHAN', Adipati Dolken Wajib Bikin Badan Jadi Kekar Adipati Dolken/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Adipati Dolken adalah salah satu aktor yang turut bermain dalam film terbaru arahan Khristo Damar Alam dan produser Upi Avianto. Berjudul PERTARUHAN, film ini mengisahkan cerita 3 bersaudara yang nekat menjadi perampok demi membiayai pengobatan sang ayah yang terkena penyakit paru-paru.

Adipati berperan sebagai Ibra, kakak tertua yang punya 3 orang adik lelaki. Sedangkan Tio Pakusadewo berperan sebagai ayah Ibra yang terpaksa mendidik para jagoannya sendirian setelah ditinggal sang istri pergi untuk selamanya usai melahirkan Ical (Giulio Parengkuan), si bungsu. Adipati pun punya challenge tersendiri kala bermain dalam film yang ditulis oleh Upi Avianto sendiri ini.

Adipati Dolken berperan sebagai Ibra dalam PERTARUHAN/©KapanLagi.com®/Budy SantosoAdipati Dolken berperan sebagai Ibra dalam PERTARUHAN/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

"Challengenya lebih ke diri gue sendiri sih. Lebih antara gue dengan pemain lain. Kan notabenenya di sini pemain baru semua ya. Gimana caranya gue harus ngebawa mereka ke wilayah gue atau sebaliknya supaya kita bisa membaur," tuturnya saat ditemui di Gala Premiere Film PERTARUHAN, XXI Senayan City, Jakarta Pusat, minggu lalu.

Meski berlatar belakang keluarga, PERTARUHAN juga menyajikan adegan-adegan fighting yang jantan banget. Adipati diberi waktu untuk berlatih fighting serta 'membentuk' badan selama kurang lebih dua bulan.

"Workshop fighting, gedein badan, gimana caranya gue terlihat kayak anak pinggiran. Dan terlihat sangar gitu. Ada readingnya, ada workshop fightingnya, ada proses gedein badannya itu 2 bulan," jelasnya.

PERTARUHAN ditulis oleh Upi Avianto/©IFI SinemaPERTARUHAN ditulis oleh Upi Avianto/©IFI Sinema

Selain itu, ia tak perlu melakukan proses riset menjadi anak jalanan dengan susah payah. Kok bisa? "Gue tinggal di wilayah itu sih sebenernya, kebetulan. Jadi setiap hari gue ngeliat mereka seperti apa," ungkapnya.

Lalu bagaimana tanggapan Adipati saat banyak yang mengira film ini mirip banget dengan film Upi sebelumnya yaitu SERIGALA TERAKHIR? "Mungkin yang nulis (script) orangnya sama kali ya. Menurut gue sah-sah aja orang ngomong berpikir kayak gitu, cuma ceritanya beda. Kalau SERIGALA TERAKHIR mereka gak satu keluarga. Kalau di sini mereka satu keluarga. Dan memang ini ngomongin persaudaraan. Bukan persahabatan," tandasnya.

(kpl/aal/tch)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING