Film Gatot Brajamusti Rilis, Para Pemain Pakai Senjata Api Mainan

Sabtu, 17 September 2016 09:52 Penulis: Guntur Merdekawan
Film Gatot Brajamusti Rilis, Para Pemain Pakai Senjata Api Mainan Kru dan Pemain 'DPO' © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Mulai hari Kamis (15/9) kemarin, film Aa Gatot Brajamusti yang bertajuk DPO dirilis di seluruh bioskop Tanah Air. Mengingat genre-nya yang action dan menampilkan banyak adegan baku tembak, muncul pertanyaan mengenai penggunaan senjata dalam banyak adegan.

Seperti diketahui, Gatot yang kini jadi tersangka penggunaan obat-obatan terlarang memiliki pistol ilegal dalam rumahnya. Senjata itu diakui pernah digunakan sebagai properti saat syuting film. Lantas, apakah DPO juga memakai senjata asli untuk keperluan pengambilan gambar?

"Senjata api maupun senjata tajam yang digunakan adalah dummy atau mainan. Kalau adegan api atau darah adalah efek CGI. Intinya saya tidak mengizinkan penggunaan senjata api," ujar LM Belgant selaku sutradara saat menggelar nonton bareng film DPO di Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Segenap kru dan pemain 'DPO' © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoSegenap kru dan pemain 'DPO' © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto



Meski saat syuting menggunakan senjata mainan yang mudah patah, para pemain dikatakan tetap dilatih memegang senjata asli. Tentu saja hal tersebut di bawah pengawasan ketat pihak PERBAKIN (Persatuan Menembak Seluruh Indonesia) agar penampilan para aktor dan aktris terlihat meyakinkan di layar.

"Para pemain dilatih sebelum syuting. Meski tidak akan digunakan tetap dilatih teknik safety, bagaimana cara mereka memegang senjata. Agar mereka tahu bagaimana efek pada tubuh setelah menembak," timpal Barata selaku perwakilan PERBAKIN ditemui di tempat yang sama.

DPO atau DETACHMENT POLICE OPERATION merupakan produksi bersama Putaar Films dan Brajamusti Film. Berkisah tentang Sadikin (Gatot Brajamusti), kapten tim elit yang pemimpin serbuan ke markas gerbong kriminal bernama Satam (Torro Margen) yang telah lama diincar pihak Interpol.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING