Tayang Saat Lebaran, Lukman Sardi Yakin 'SKUT' Banyak Penonton

Kamis, 01 Juni 2017 16:52 Penulis: Ferry Sanjaya
Tayang Saat Lebaran, Lukman Sardi Yakin 'SKUT' Banyak Penonton Lukman Sardi © Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Lukman Sardi mendapatkan peran sebagai penampung anak-anak jalanan bernama Om Rudi dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN. Ditemui di acara peluncuran trailer film Surat Kecil untuk Tuhan, di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017), dirinya sempat berbicara mengenai kans SURAT KECIL UNTUK TUHAN mendapatkan penonton, karena jadwal tayang yang bertepatan dengan lebaran.

"Kansnya cukup bagus karena kan lebaran itu tempat ngumpulnya sekeluarga, moment dimana keluarga ngumpul. Apalagi kalo ngomong drama, orang indo tuh orang yang suka banget sama mellow drama. Kita udah punya banyak contoh film-film mellow drama yang berhasil, ditambah lagi dengan ini momennya lebaran. Jadi gue pikir kans SURAT KECIL UNTUK TUHAN untuk dapat penonton banyak dan diterima bukan cuma nonton karena penasaran, tapi orang terima ceritanya, orang senang sama ceritanya," ungkapnya.

Dirinya juga berbicara mengenai tren film Indonesia tahun 2017 yang cenderung ke genre horor. Menurutnya, hal tersebut normal jika dilihat dalam sisi bisnis.

Lukman Sardi © Kapanlagi/Bayu HerdiantoLukman Sardi © Kapanlagi/Bayu Herdianto

"Ya itu lah indonesia. Buat gue gini, selama orang membuat satu genre whatever itu horror atau drama misalnya, melihatnya sesuatu hal yang normal dari sisi bisnis. Apalagi industri film indonesia kan belum di tahap yang paling tinggi. Mereka masih mencari-cari film apa yg bisa ditonton, dan ternyata momen kemaren film horror ada di tempat yang bagus. Akhirnya mereka berpikir 'oh jangan-jangan ini film yg dicari-cari sama penonton.'" tambahnya.

Menurut Lukman, tak masalah jika film bergenre horor yang mendominasi tahun 2017 ini. Namun dirinya juga berkomentar jika latah dalam genre film bukan berarti harus jadi itu-itu saja. Masih ada banyak genre yang bisa dieksplorasi oleh filmmaker.

"Cuma poinnya bagi gue selama itu dibuat dengan baik dan benar dan cerita yang baik dan benar ya nggak apa-apa. Tapi jangan sampai akhirnya latahnya itu terlalu panjang karena kan genre yang lain juga banyak bukan cuma horror doang. Kemarin kita sempat ngalamin latah komedi, semua orang bikin film komedi, horror bikin horror. Entah next apa lagi," tutupnya.

(kpl/far/frs)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING