6 Film Mirip Everything Everywhere All at Once, Suguhkan Multiverse hingga Drama Keluarga
Rekomendasi film (imdb)
Kapanlagi.com - Bagi penggemar kisah lintas dimensi, Film mirip Everything Everywhere All at Once mampu menghadirkan sensasi perjalanan cerita tidak biasa. Berbagai judul dalam genre ini membawa ide tentang pilihan hidup, identitas diri, hubungan keluarga, juga konflik besar dalam skala alam semesta.
Daya tarik Film mirip Everything Everywhere All at Once terletak pada keberanian mengeksplorasi konsep rumit melalui pendekatan segar. Setiap film memiliki gaya visual khas, karakter penuh warna dan alur penuh kejutan, sehingga membuat penonton terus penasaran sampai akhir cerita.
Kumpulan Film mirip Everything Everywhere All at Once berikut cocok bagi penonton pencari tontonan penuh kreativitas, ide liar dan makna tersembunyi. Deretan film ini menghadirkan pengalaman berbeda melalui kisah perjalanan waktu, dunia alternatif, maupun pertarungan melawan berbagai kemungkinan kehidupan.
Advertisement
1. Redux Redux (2025/2026)
Sutradara: Kevin McManus & Matthew McManus
Pemain: Michaela McManus, Stella Marcus, Jeremy Holm, Jim Cummings, Grace Van Dien, Taylor Misiak, Dendrie Taylor
Sinopsis:
Dalam upaya membalas dendam atas kematian putrinya, Irene Kelly menjelajahi alam semesta paralel untuk memburu dan membunuh pembunuh putrinya berulang kali. Perjalanan tersebut membawanya melewati berbagai realitas berbeda, tempat ia terus mengulangi aksi balas dendam tanpa akhir.
Seiring amarah dan obsesi semakin menguasai dirinya, sisi kemanusiaannya perlahan mulai memudar hingga siklus tersebut berubah saat ia menyelamatkan Mia, seorang remaja cerdas yang ternyata juga menjadi target pembunuh yang sama.
Film ini digambarkan sebagai kisah "Find. Kill." yang memadukan konsep perjalanan lintas realitas dengan nuansa Groundhog Day versi paling kelam, penuh ketegangan, dan pertanyaan tentang batas antara keadilan serta dendam.
2. Backrooms (2026)
Sutradara: Kane Parsons (produser A24, James Wan, Shawn Levy)
Pemain: Chiwetel Ejiofor, Renate Reinsve, Mark Duplass, Finn Bennett, Lukita Maxwell, Avan Jogia
Sinopsis:
Chiwetel Ejiofor berperan sebagai Clark, pemilik toko furnitur yang sedang mengalami masa sulit, sementara Renate Reinsve memerankan Dr. Mary Kline, seorang terapis yang menangani dirinya. Keduanya kemudian terjebak dalam horor ekstradimensional yang mengerikan setelah sebuah kejadian membawa mereka keluar dari realitas normal.
Clark, seorang pemilik showroom furnitur yang gagal sekaligus arsitek yang tidak berhasil mencapai impiannya, secara tidak sengaja tergelincir menuju lorong-lorong kuning tanpa ujung yang terasa asing dan mengancam. Dr. Mary Kline ikut terseret dalam penyelidikan setelah pasiennya menghilang secara misterius.
Film ini lebih mengarah pada horor psikologis surealis melalui atmosfer "liminal space" yang penuh ketidaknyamanan, memiliki kegilaan konsep ruang alternatif seperti multiverse dalam EEAAO.
3. Good Luck, Have Fun, Don't Die (2025/2026)
Sutradara: Gore Verbinski
Pemain: Sam Rockwell, Juno Temple, Haley Lu Richardson, Michael Peña, Zazie Beetz, Asim Chaudhry, Tom Taylor
Sinopsis:
Seorang pria dari masa depan muncul secara tiba-tiba di sebuah diner di Los Angeles dan mengumpulkan sekelompok orang yang merasa kehilangan arah dalam hidup mereka. Ia membutuhkan bantuan mereka hanya untuk satu malam dalam sebuah misi singkat sejauh enam blok untuk menghentikan kecerdasan buatan berbahaya yang berpotensi menyebabkan kehancuran dunia.
Perjalanan tersebut membawa mereka menghadapi situasi absurd, penuh kekacauan, dan tidak terduga. Film ini disebut kritikus memiliki kemiripan dengan Everything Everywhere All at Once melalui perpaduan komedi sci-fi absurd, energi cerita yang tinggi, konsep liar, serta sisi emosional tersembunyi di balik aksi dan humor.
4. Mickey 17 (2025)
Sutradara: Bong Joon Ho
Pemain: Robert Pattinson, Naomi Ackie, Steven Yeun, Toni Collette, Mark Ruffalo
Sinopsis:
Mickey Barnes, seorang pahlawan tak terduga, mendapati dirinya bekerja untuk majikan yang menuntut komitmen penuh dalam pekerjaannya yaitu mati demi mencari nafkah. Mickey merupakan seorang penjelajah luar angkasa yang membantu proses kolonisasi planet es Niflheim.
Setiap kali ia meninggal dalam misi berbahaya, tubuhnya akan dibuat ulang melalui proses kloning menggunakan ingatan yang masih tersisa. Situasi tersebut membuat Mickey harus menghadapi pertanyaan tentang identitas, keberadaan diri, dan arti menjadi manusia. Robert Pattinson memerankan beberapa versi dirinya sendiri, termasuk Mickey 17 dan Mickey 18.
Film ini cocok bagi penggemar tema identitas berganda ala EEAAO, meski tetap membawa gaya humor gelap, kritik sosial, dan pendekatan unik khas Bong Joon Ho.
5. Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)
Sutradara: Joaquim Dos Santos, Kemp Powers, Justin K. Thompson
Pemain suara: Shameik Moore, Hailee Steinfeld, Oscar Isaac, Issa Rae, Jake Johnson
Sinopsis:
Miles Morales melintasi berbagai dimensi multiverse bersama Gwen Stacy dan bertemu ratusan versi Spider-Man lainnya dari berbagai dunia. Dalam perjalanan tersebut, Miles menemukan bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi besar dan harus menghadapi keputusan sulit yang dapat mengancam keberadaannya sendiri.
Film ini menghadirkan konsep multiverse melalui pendekatan visual yang berani, animasi eksperimental penuh warna, serta gaya artistik yang berbeda dari film animasi superhero pada umumnya. Dari sisi kreativitas visual dan eksplorasi berbagai realitas, film ini menjadi salah satu tontonan yang paling dekat dengan kegilaan artistik Everything Everywhere All at Once.
6. Dark Matter (2024)
Pemain: Joel Edgerton, Jennifer Connelly, Alice Braga
Sinopsis:
Seorang fisikawan diculik oleh versi lain dari dirinya sendiri dan terjebak dalam perjalanan melintasi berbagai realitas paralel. Ia berusaha menemukan jalan pulang menuju keluarganya sambil menghadapi berbagai kemungkinan hidup yang mungkin saja pernah ia jalani jika mengambil keputusan berbeda.
Perjalanan tersebut membawanya melihat berbagai versi kehidupan alternatif, termasuk pilihan yang selama ini tidak pernah ia ambil. Meski hadir dalam format serial, tema utama tentang "jalan hidup yang tidak dipilih" memiliki kedekatan emosional dengan inti cerita Everything Everywhere All at Once, terutama dalam membahas pilihan, penyesalan, dan makna kehidupan.
7. Pertanyaan Seputar Film Mirip Everything Everywhere All at Once
1. Apa saja film yang mirip Everything Everywhere All at Once?
Beberapa film yang memiliki nuansa mirip Everything Everywhere All at Once antara lain Spider-Man: Across the Spider-Verse, Mickey 17, Dark Matter, Backrooms, Redux Redux, dan Good Luck, Have Fun, Don't Die. Film-film tersebut memiliki elemen seperti multiverse, realitas alternatif, identitas ganda, perjalanan dimensi, atau perpaduan genre yang tidak biasa.
2. Mengapa banyak orang mencari film mirip Everything Everywhere All at Once?
Banyak penonton tertarik mencari film serupa karena Everything Everywhere All at Once menawarkan pengalaman berbeda melalui cerita multiverse, humor absurd, visual kreatif, dan konflik emosional yang kuat. Film dengan konsep serupa biasanya memberikan sensasi menonton penuh kejutan dan ide unik.
3. Apakah ada film tentang multiverse yang mirip Everything Everywhere All at Once?
Ada. Spider-Man: Across the Spider-Verse menjadi salah satu film multiverse paling populer karena menampilkan perjalanan lintas dimensi serta berbagai versi karakter dari dunia berbeda. Selain itu, Dark Matter juga mengeksplorasi realitas alternatif melalui sudut pandang lebih serius.
4. Film apa yang paling dekat dengan konsep Everything Everywhere All at Once?
Spider-Man: Across the Spider-Verse menjadi salah satu film yang paling dekat dari sisi konsep multiverse dan eksplorasi berbagai realitas. Sementara itu, Good Luck, Have Fun, Don't Die memiliki pendekatan mirip melalui kombinasi komedi absurd, fiksi ilmiah, dan energi cerita yang cepat.
(Kabar Bahagia, Gisela Cindy dan James Nguyen resmi menikah!)
(kpl/ses)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Duet Azzio-Rama Raih 3 SO di D'Academy 8 Meski Melly Lee Absen
