Filmnya Timbulkan Kontorversi, Alfonso Cuaron Angkat Bicara

Rabu, 19 Februari 2014 11:41 Penulis: Mahardi Eka
Filmnya Timbulkan Kontorversi, Alfonso Cuaron Angkat Bicara dok. Fameflynet.com
Kapanlagi.com - Alfonso Cuarón memberi tanggapannya mengenai kontroversi kesuksesan film GRAVITY garapannya di ajang BAFTA. Film drama sci-fi tersebut memenangkan sampai enam penghargaan pada ajang penghargaan film Inggris BAFTA. Keberhasilnannya dalam memenangkan nominasi Best British Film telah memunculkan perdebatan panas di internet karena banyak yang menanyakan mengapa film tersebut termasuk ke dalam film Inggris.

Berbicara pada pihak press di belakang panggung, Cuarón mempertanyakan tentang perlunya membedakan gelar Best Film dan Best British Film. "Untuk saya, pertanyaan sebenarnya adalah tentang BAFTA adalah kenapa institusi Inggris seperti BAFTA membuat katagori berbeda untuk gelar Best Film. Maksud saya, kenapa harus ada gelar seperti BestBritish Film? Seharusnya hanya ada gelar Best Film dan Best Non-British Film," tuturnya.

Sebagai seorang sutradara film tersebut, Cuaron membela film GRAVITY sebagai film Inggris karena film tersebut sudah sesuai dengan semua kriteria yang diajukan oleh BAFTA dan British Film Institute untuk dimasukkan sebagai film Inggris. "Kecuali memang ada beberapa orang Meksiko yang datang ke sini – secara legal tentunya! – dan juga beberapa bintang dari Amerika. Tetapi proses syuting dilakukan di Inggris. Selain itu, pengembangan film ini pun juga dilakukan di Inggris dan dibuat dengan teknologi yang dikembangkan oleh para pekerja seni dari Inggris,” jelas Cuaron.

"Saya menyebutkan ‘perkeja seni’ karena saya tidak suka perbedaan antara penghargaan teknis dan penghargaan artistik," tambah sang sutradara tersebut.

Peraturan BAFTA menyatakan bahwa sebuah film harus memiliki keterlibatan kreatif dari Inggris yang sangat besar untuk bisa dimasukkan ke dalam kategori film Inggris oleh BFI yang menggunakan “test kebudayaan” untuk menentukan bahwa film tersebut masuk ke dalam kategori film Inggris atau bukan.  

 

(dig/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING