Sutradara SKYSCRAPER: The Rock Nggak Boleh Terlihat Seperti Superhero Lagi

Rabu, 18 Juli 2018 15:58 Penulis: Mahardi Eka
Sutradara SKYSCRAPER: The Rock Nggak Boleh Terlihat Seperti Superhero Lagi Universal Pictures

Kapanlagi.com - Dwayne 'The Rock' Johnson memang belum pernah membintangi filmnya sebagai sosok superhero. Ia masih baru akan bermain sebagai sosok super sebagai Black Adam. Akan tetapi, rasanya label 'superhero' layak disematkan untuk setiap tokoh yang diperankannya. Dari Luke Hobbs dalam FAST & FURIOUS yang nyaris kebal peluru dan tahan banting, pemadam kebakaran Ray Gaines yang mampu selamat dari bencana dahsyat gempa bumi di SAN ANDREAS, atau bahkan sekadar menjadi penjaga pantai namun sangat kuat dan cekatan Mitch Buchannon dalam BAYWATCH.

Oleh karenanya, sutradara SKYSCRAPER, Rawson Marshall Thurber berupaya memberikan pendekatan berbeda pada Will Sawyer yang diperankan oleh The Rock. Ia tak mau The Rock terlihat sebagai sosok super lagi. Saat kami temui di Ritz Carlton, Hong Kong awal Juli lalu, Rawon menuturkan upayanya untuk memperlihatkan The Rock sebagai sosok yang rentan dan punya keterbatasan.

"Dalam film ini aku ingin kamu benar-benar kerepotan, dan nyaris tak selamat dari bahaya. Aku ingin kamu dihajar, lebam, dan dipukuli tapi kamu tak menyerah demi keluargamu," begitu yang diucapkannya kepada The Rock saat pertama awal penggarapan film SKYSCRAPER. Upayanya itu disambut baik oleh produser dan orang-orang di sekelilingnya. Salah satu momen yang makin membuat Rawson percaya diri adalah ketika dalam sebuah pemutaran terbatas, penonton memuji penampilan The Rock yang berbeda.

"Penonton menikmati filmnya dan terus mengatakan, "Ini terbaik", "Ini penampilannya (Dwayne) yang belum pernah ada sebelumnya". Kau tahu betapa hal tersebut sangat berarti bagiku yang jadi sutradaranya. Aku makin bangga dengan Dwayne dan apa yang telah dia lakukan," ceritanya.

Zhao dan Will Sawyer. Zhao meminta Will untuk pindah ke Hong Kong dan menjadi asesor gedung pencakar langit miliknya.  Zhao dan Will Sawyer. Zhao meminta Will untuk pindah ke Hong Kong dan menjadi asesor gedung pencakar langit miliknya.

Dalam SKYSCRAPER, Dwayne memerankan tokoh Will Sawyer yang adalah pensiunan FBI. Ia terpaksa pensiun karena kedua kakinya diamputasi setelah terkena ledakan bom bunuh diri. Bagi Will, kejadiaan tersebut menjadi duka sekaligus suka. Ia memang harus kehilangan dua kakinya, tapi sebagai gantinya ia bertemu dengan Sarah (Neve Campbell). Dari situ, keduanya menikah dan dianugerahi dua orang anak, Georgia (McKenna Roberts) dan Henry (Noah Cottrell).

Sebagai pensiunan FBI, Will mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan karir menjadi asesor sistem keamanan di Hong Kong. Ia direkrut oleh Zhao Long Ji (Chin Han), seorang miliuner yang membangun gedung pencakar langit The Pearl. Gedung miliknya ini disebut melebihi Burj Khalifa di Dubai, baik dari segi ketinggiannya maupun fasilitas yang ada di dalamnya. Will akhirnya memboyong keluarganya pindah ke sana. Bagi Will, ini adalah tawaran yang tidak bisa ditolaknya demi kebahagiaan keluarga.

Will belum tahu bahwa The Pearl menyimpan misteri yang nantinya bakal melibatkan komplotan teroris internasional. Kelompok ini tak ragu membakar habis gedung pencakar langit super mahal ini demi mendapatkan apa yang mereka mau.

Di Balik Aksi Menegangkan

SKYSCRAPER menjadi pengalaman yang mendebarkan bagi Rawson. Ini menjadi film aksi pertama yang ia garap. Sebuah penantian yang tidak sebentar mengingat dari kecil ia punya ketertarikan sendiri pada film aksi. Ketika momen untuk menggarap film aksi itu akhirnya datang, ia tak mau membuat filmnya ini terlihat buruk. Salah satu yang ditekankannya, ia tak ingin film aksinya ini terlihat dangkal dan hanya jualan adegan seru.

"Dalam sebuah film aksi, ketegangan itu hanyalah kendaraannya. Jika hanya mengandalkan aksinya, baku hantamnya, dan ledakannya, jadinya dangkal dan gampang dilupakan. Banyak film aksi sekarang yang hanya fokus pada 'kendaraannya'. Namun, jika digarap dengan pendalaman karakter, jadinya berbeda. Seperti misalnya, hampir semua orang suka petualangan dalam Indiana Jones atau Star Wars. Kita suka ceritanya, bukan semata adegan aksinya," paparnya.



Oleh karenanya, Rawson menambah porsi drama keluarganya dengan menaruh keluarga Will sebagai pusat cerita. Ia pun tak ingin salah pilih cast demi membangun chemistry keempat tokoh utamanya. "Membangun chemistry harus mulai dipikirkan sejak proses casting. Saat kita memilih aktor/aktris yang tepat, chemistrinya bakal tercipta sendiri. Itu berlaku buat SKYSCRAPER ini. Neve adalah salah satu aktris kesukaanku sepanjang masa. Aku suka dia sejak dalam SCREAM dan HOUSE OF CARDS. Mereka semua mampu berperan dengan sangat baik, terutama untuk McKenna mengingat ini adalah film layar lebar pertamanya," tegasnya.

Rawson berharap SKYSCRAPER bisa dinikmati tidak hanya oleh orang dewasa tapi juga remaja. Terlebih, ada sosok Dwayne Johnson yang disebutnya sebagai aktor paling populer saat ini. "Penonton Indonesia suka film-film Dwayne Johnson. Ini Dwayne dengan penampilannya yang berbeda, tidak seperti kebanyakan filmnya yang lain. Ada kisah drama tentang keluarga di balik adegan-adegan aksinya. SKYSCRAPER bakal pas untukmu," pungkasnya.

SKYSCRAPER tengah tayang di bioskop-bioskop di Indonesia. Segera cek jadwalnya ya KLovers, dan ajak kerabat dan teman-temanmu menonton filmnya bersama-sama.

(kpl/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING